Friday, July 6, 2012

19:38:55



13415463091575097118

Jarum waktu penunjuk pengulangan angka 19:38:55 (sumber photo: httppolitik.kompasiana.com20091111tempo)
    Saat kutulis naskah ini, waktu menunjukkan tepat pukul 19:38:55. Kemarin juga ada angka yang sama. Pekan lalu, bulan lalu, tahun lalu, seratus tahun lalu atau sejak pertama kali teknologi jam ditemukan di dunia pasti tak pernah lupa menunjukkan angka yang sama. 19:38:55.


      Besok pagi juga pasti, atau mungkin akan muncul angka yang sama. Pekan depan, bulan depan, tahun depan, seratus, seribu, sejuta tahun lagi sampai kiamat tiba selama belum ada perubahan aturan waktu di dunia pasti akan muncul angka yang sama pula.
19:38:55.


   Pengulangan angka dalam siklus waktu 24 jam. Dunia berubah, waktu berjalan membentuk sejarah. Angka-angka mencatat peristiwa berbeda. Beda angka, beda susunan, beda waktu, beda cerita, beda sejarah dunia. 19:38:55.


      Apa yang akan terjadi di sini, di tempat aku duduk menulis naskah saat ini pada 19:38:55 tepat 19 atau 38 tahun mendatang? Atau pada 19:38:55 tepat 55 tahun mendatang ? Atau pada 19:38:55 tepat 193.855 tahun mendatang?


    Tak ada yang tahu, yang pasti angka-angka selalu berulang sepanjang waktu. Namun manusia tak pernah bisa mengulang peristiwa, kecuali hanya menjadikannya sebagai kenangan indah penuh suka cita, atau kenangan buruk penuh duka cita karena kalah berkelahi dengan angka-angka. ***


Salam…
El Jeffry

No comments:

Post a Comment