Saturday, June 30, 2012

Tuah Warna Kostum di Final Piala Eropa 2012


    Perhelatan akbar sepakbola Eropa tinggal menyisakan partai puncak. Final Piala Eropa  yang ke-14 kalinya sejak pertama kali digelar tahun 1964 ini rencananya akan digelar di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina pada 1 juli, atau 2 Juli pukul 01.45 WIB. Dua tim terbaik Eropa siap bertarung habis-habisan untuk membuktikan diri sebagai jawara. Tim ‘Matador’ Spanyol,  sang juara bertahan sekaligus Juara Piala Dunia 2010 berhadapan dengan tim ‘Azzuri’ Italia, sang juara Piala Dunia 2006.

   Siapa yang bakal memenangi duel pamungkas, rasanya sulit untuk diprediksi. Di atas kertas kedua tim sama-sama tangguh dan berimbang. Dari 30 pertandingan dalam sejarah pertemuan kedua tim, Italia memenangi 10 pertandingan, Spanyol memenangi 9 pertandingan dan 11 di antaranya berakhir imbang. Terakhir kedua tim bertemu pada babak fase grup dengan kedudukan imbang 1-1.

    Konon kabarnya, tuah warna kostum bakal ikut andil sebagai penentu hasil akhir. Selidik punya selidik, ternyata dalam dua putaran terakhir, Piala Eropa 2004 dan 2008 dan Liga Champions Eropa di tahun yang sama, kebetulan ada kemiripan warna kostum tim yang menjadi juara. Mengkait-kaitkan keduanya wajar-wajar saja, apalagi kedua kejuaraan bergengsi itu memang sama-sama bernaung di bawah bendera UEFA.

   Sambil sedikit bernostalgia, FC Porto menjuarai Liga Champions Eropa 2004 setelah di final mengalahkan AS Monaco. Sang juara saat itu mengenakan kostum warna putih bermotif garis biru, kostum yang sama dikenakan tim Yunani beberapa bulan kemudian ketika menjuarai Piala Eropa 2004 setelah di final mengalahkan tuan rumah Portugal 1-0.

13409775972024940020
Tuah warna putih bergaris biru membawa Porto menjadi Juara Liga Champions Eropa 2004 (sumber photo: http: //chaframboesa.blogspot.com/2011_03_01_archive)
1340978144758005029
Yunani menjuara Piala Eropa 2004 berkostum putih garis biru (sumber photo: http://sportige.com/euro-nations)
     Selang empat tahun kemudian, Mancheter United dengan mamakai kostum warna merah sukses memboyong trofi Liga Champions 2008 setelah di final mengandaskan Chelsea. Kostum warna merah juga dipakai Spanyol ketika merebut trofi Piala Eropa di tahun yang sama setelah menumbangkan Jerman 1-0. Kebetulan? Bisa jadi. Sekarang tinggal menunggu hasil satu cerita lagi.

1340978814152958715
'Si iblis merah' MU menjuarai Liga Champions Eropa 2008 (sumber photo: http://www.futbolwins.com/manchester-united-campeon-de-champions-league-20072008)
1340979132285194799
Portugal dengan kostum merahnya menjuarai Piala Eropa 2008 (sumber photo: http://beragamcerita.blogspot.com/2012/04/clickbet88com-agen-bola-terpercaya.html)
    Di tahun 2012 trofi bergengsi Liga Champions Eropa belum lama berhasil direbut ‘The Blues’ Chelsea, setelah di final menaklukkan Bayern Muenchen. Lagi-lagi ‘kebetulan,’ warna kostum sang juara adalah warna biru! Lebih kebetulan lagi, sang pecundang mengenakan kostum berwarna merah. Dan final Piala Eropa 2012 kini juga menyuguhkan warna biru khas Tim ‘Azzuri’ Italia dan warna merah khas tim ‘matador’ Spanyol. Akankah menjadi cerita yang sama dengan warna biru Chelsea melunturkan warna merah Bayern Muenchen?

1340979226893904019
Tuah warna biru membawa Chelsea juara Liga Champions 2012 (sumber photo: http://www.waloetz.com/2012/05/hasil-skor-bayern-munchen-vs-chelsea.html)
134097932069581372
Akankah kembali tuah warna biru membawa tim 'Azzuri' Italia menjadi juara Piala Eropa 2012? (sumber photo: http://www.footballtarget.com/2012/06/spain-italy-preview-euro-2012)
    Akankah tuah warna biru pada kostum tim ‘Azzuri’ Italia akan menjadi pertanda dari simbol jawara Piala Eropa, melunturkan warna merah tim ‘matador’ Spanyol? Apakah Italia akan mengimbangi rekor dua kali Spanyol dalam menjuarai Piala Eropa setelah terakhir meraihnya 44 tahun silam pada 1968, ataukah justru Spanyol yang semakin memantapkan rekor juara Piala Eropa untuk ketiga kalinya setelah 1964 dan 2008, menyamai rekor 3 kali juara tim panser Jerman?

   Mungkin yang bisa menjawab hanya Fernando Torres, jika nanti diturunkan pada pertandingan final. Dialah ikut berperan membawa kostum biru bersama Chelsea merebut trofi Liga Champions beberapa waktu lalu. Tentunya Torres bakal bertarung mati-matian untuk mematahkan mitos tuah warna kostum dengan membuat ’si merah’ Spanyol menumbangkan ‘si biru’ Italia. Sebaliknya, sang pelatih klub tempatnya bermain, Roberto Di Matteo yang kebetulan orang Italia justru mengharapkan tuah warna biru akan berlanjut membawa keberuntungan negaranya, sebagaimana dengan tuah warna biru  ia berhasil membawa Chelsea menjadi juara.

    Bola itu bundar. Apapun prediksinya, semua kemungkinan bisa terjadi. Soal tuah warna kostum apakah hanya sekedar kebetulan, mitos atau memang pertanda, laga final antara kedua tim besar Eropa tetap memiliki daya tarik luar biasa bagi ratusan juta penggemar sepakbola di dunia, termasuk Indonesia. Tunggu saja tanggal mainnya!

Salam…
El Jeffry

No comments:

Post a Comment