Loading...

Laman

Jumat, 08 Juni 2012

RI1 2014, Satrio Piningit dan Tuah Angka 7


Alkisah, negeri “antah berantah” makin resah oleh naiknya suhu percaturan politik dalam perpolitikan catur saat bidak-bidak berkompetisi promosi menjadi raja. Kegelisahan bertambah-tambah karena tingkah ‘para perwira’ semakin hilang arah dari tuntunan pakem lakon sejarah. Gajah-gajah, kuda-kuda, benteng-benteng dan menteri-menteri, aktor utama perpolitikan catur politik makin menggelitik sekaligus membuat bulu kuduk bergidik. Republik-demokratik yang mestinya identik dengan daulat rakyat-mayoritas rakyat-wong cilik dibolak-balik di atas papan polemik, intrik dan konflik elit politik. Kisah politik. Kaum elit polahe pletak-pletik, kaum alit-kecil pol-polane ngitik, ujung-ujungnya cuma mengekor saja.


Republik seharusnya res-publica, rakyat berdaulat-kuasa, bukan papan terbuka segelintir elit untuk perebutan tahta dan harta. Demokrasi seharusnya demos-cratein, pemerintahan daulat rakyat, bukan demo-kreasi, ajang adu-rekayasa berongkos raksasa dengan menghamburkan uang negara, menggeser hak rakyat untuk sejahtera. Alhasil, pesta demokrasi republik akhirnya menjadi pesta demon-crazy dalam repot-publik, ‘setan-setan’ berpesta menggila, merepotkan dan menguras deposit energi negeri triliunan kalori perhari. Hari-hari publik semakin pelik,wong cilik semakin tercekik, rakyat senen-kemis di ambang putus asa, lalu harus bagaimana?

Masa depan suram, akhirnya harapan ‘terpaksa’ bertumpu pada mitos, kisah, pekabaran silam dan legenda, bahwa “Satrio Piningit akan datang di ujung zaman sebagai Ratu Adil, utusan dewa batara juru selamat umat manusia. “Tanpa harapan, bagaimana spesies manusia akan bertahan dalam seleksi alam dalam pertarungan peradaban? Ini hanya sepenggal kisah, tapi apa bedanya kisah dengan sejarah? Bukankah sejarah dan pahlawan hanyalah kumpulan kisah heroik  sebuah bangsa, gabungan antara kejadian nyata atau legenda, plus sedikit rekayasa ‘juru tulis’ penguasa lalu diresmikan di kitab-kitab tebal perpustakaan nasional? Dalam sejarah ada kisah, dalam kisah ada sejarah, percampuran mitos, gugon tuhon, fakta, obsesi, teori dan filosofi yang dikemas brilian untuk kemudian dijadikan panduan ber-tata masyarakat, tata bangsa dan tata negara.

Angka-angka selalu menyimpan rahasia. 7 hari dalam sepekan, 7 lapis langit dan bumi, 7 warna pelangi, 7 rongga tubuh utama, 7 jam ideal waktu kerja, 70 tahun usia rata-rata manusia, 70.000 malaikat penjaga. 7 keajaiban alam tak henti mengundang pesona. 7 abad siklus revolusi peradaban dunia, pencerahan Isa Al-Masih awali Masehi, revolusi jahiliyyah abad ke-7 Jazirah Arabia, revolusi industri abad ke-14 Eropa, dan konon akan menyala api revolusi peradaban abad ke-21 di bumi Timur. Lalu dikaitkan dengan kejayaan nusantara 700 tahun silam, Majapahit era Gajah Mada. Kini, NKRI akan memasuki usia 70 tahun pada 2015. Langkah-langkah kaki presiden RI ke-7 makin nyaring terdengar menuju singgasana.

Ramalan Jangka Jayabaya mengingatkan. 7 Satrio piningit Ronggowarsito  dikabarkan: Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro dan Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu. 6 dari 7 satrio berurutan ditafsirkan.  Bung Karno, Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Mbak Mega, dan SBY. Tinggal satu lagi, satrio piningit ke-7, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu, sang Ratu Adil RI-1 niscaya ‘naik tahta’ pada pilpres 2014 mendatang. Siapakah gerangan dia, adakah bisa dikenal ciri-cirinya?

Digambarkan oleh R. Ng. Ronggowarsito, “Ratu Adil” atau “Satrio Piningit”, ksatria tersembunyi memiliki segala sifat adil-ideal pemimpin, tokoh suci bagaikan bunga teratai putih yang harum semerbak, laksana bunga pandan tersembunyi di kelebatan daunnya. Keadilan dan kebijaksanaannya bisa diterima semua kalangan, rakyat dan para pembesar lapang dada menerima segala keputusannya dan tunduk terhadap perintahnya. Dia adalah tokoh pemimpin religius, Resi Begawan(Pinandito), senantiasa bertindak atas dasar hukum Tuhan, dan ia akan membawa Nusantara menuju kejayaa, gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kertoraharjo, melimpah sumber daya alam dan subur-makmur, aman, tentram, dan sejahtera. 

Siapakah gerangan dia sang satrio piningit itu? Mencermati perkembangan terkini, mungkinkah dia adalah 1 dari 7 satrio yang diusung oleh 7 parpol? Mungkinkah dia Hatta Rajasa (PAN), Kristiani Yudhoyono (Demokrat), Aburizal Bakrie (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra), Wiranto (Hanura), Megawati Soekarnoputri (PDIP) atau Surya Paloh (Nasdem)? Adakah di antara mereka yang memenuhi kriteria sebagaimana sekilas disifatkan di atas? Jawabannya cukup di simpan dalam renungan saja.

Mungkinkah dia adalah 1 dari 7 kandidat alternatif  ini? Sri Mulyani Indrawati, Yusuf Kalla, Hidayat Nur Wahid, Suryadarma Ali, Muhaimin Iskandar, Sri Sultan Hamengkubowono X atau Puan Maharani? Pertanyaan yang sama, jawaban yang sama. Ataukah dia muncul dari calon independen, kuda hitam dan bukan orang politik? Ada Dahlan Iskan, Jokowi, Mahfud MD, Soekarwo, Djoko Suyanto, Fadjroel Rahman atau  K.H. Abdullah Gymnastiar? Pertanyaan dan jawaban yang masih sama.

Tak ada jawaban jelas dan pasti. Yang jelas dan pasti, satrio piningit adalah ksatria terpingit, alias disembunyikan. Bisa benar-benar tersembunyi dan baru muncul pada detik-detik akhir jejer pengantin di pelaminan singgasana, atau bisa juga secara simbolik sebagai kuda hitam, sudah dikenal tapi tidak diprediksi bakal naik tahta, seperti kemunculan SBY pada pilpres 2004. Bukankah pahlawan adalah produk sejarah yang muncul dari persilangan ruang-waktu dalam ketepatan momentum secara kebetulan? Atau kadang mutlak merdeka dari campur tangan ruang-waktu lalu muncul sebagai kebenaran? Misteri selalu menjadi misteri, seperti misterinya angka 7 dalam berbagai peristiwa di alam semesta.

Yang penting, kisah satrio piningit, Ratu Adil, dan misteri angka 7 cukuplah sebagai renungan bersama untuk tidak mengulang cerita "Republik Burnaskopen dan Sindroma Mpu Gandring", kisah ketidaksabaran manusia dalam perebutan tahta yang akhirnya merenggut 7 nyawa aktor utama politik akibat kutukan. Blunder sejarah selalu berujung petaka. Biarlah kisah dan sejarah berjalan sesuai alur yang fitrah. Diterima atau disanggah ia tetap khazanah hikmah, ‘pesan langitan’ bahwa bumi pertiwi sedang meresah-gelisahkan poros roda republik yang makin menyimpang dari track sejarah. 

Dalam ‘pertarungan’ politik sebagai konsekuensi logis dari pilihan berdemokrasi, satrio piningit akan lebih logis-demokratis jika dimaknai sebagai satrio pinilih, pemimpin terbaik hasil pemilihan, penyulingan saripati cratein-publica-rakyat. Thomas Jefferson menafsir demokrasi sebagai ‘agama publik’, bonum commune-publicum, suara rakyat adalah suara Tuhan. Untuk sekali saja biarkan Tuhan berbicara dengan bahasa Indonesia lewat nilai-nilai luhur demokrasi Pancasila. Siapapun dia yang akhirnya ‘naik tahta,’ semua ‘wajib ‘ain untuk legowo menerima keputusan Tuhan memingit dan memilih pemimpin bangsa. Tentunya Dia tidak akan salah pilih, dan tentunya sang ratu adil akan benar-benar menjadi ratu yang adil, menegakkan keadilan, mengembalikan hak-hak rakyat yang bertahun-tahun terlunta-lunta, dan menghukum para durjana yang sekian lama menghisap darah orang-orang tak berdosa.

Sembari menunggu waktu berlalu, semua bisa ber-introspeksi-muhasabah agar tidak mengulang blunder sejarah, belajar menempa kearif-bijaksanaan dalam mempersiapkan dan menentukan pilihan. Memingit satrio piningit dan memilih satrio pinilih dengan hati bersih, melangkah dan meraih tahta ratu adil dengan cara-cara adil. Masa depan Indonesia tergantung dari pilihan setiap jiwa manusia Indonesia. Mungkin misteri akan mulai terkuak 777 hari lagi, di akhir bulan 7 pada 2014 nanti, di mana masa depan bangsa dipertaruhkan. 

Akhir kisah, biarlah sejarah menjadi sejarah, akankah kembali hadir di sini kejayaan nusantara, atau menunggu 70 tahun lagi pada putaran kisah sejarah 7 satrio piningit jilid dua, waktu yang akan berbicara. Atau mungkin menanti 700 tahun lagi dalam siklus revolusi peradaban dunia selanjutnya di abad ke-28, itupun kalau ‘tuan rumah’ belum berpindah ke Afrika. Semua hanya bisa berharap, semoga sejarah tidak berakhir sebagai sekedar kisah negeri “antah-berantah”, ketika sekelompok makhluk luar angkasa menggali situs purbakala dalam observasi dunia di tahun 90012, terbaca dalam sekelumit berita di media alam semesta, bahwa, “Di tanah ini, 70.000 tahun silam pernah berdiri sebuah negara demokrasi dengan nama, Republik Indonesia… ***

Salam…
El Jeffry

77 komentar:

  1. Menarik sekali. ijinkan saya share ke fb

    BalasHapus
    Balasan
    1. PRESIDEN KE-7 ADALAH JOKO LELONO.
      Dicopy dari komentar CAKRA NINGRAT http://satriopiningitmuncul.wordpress.com/satrio-piningit/comment-page-1/#comment-1018

      Hapus
  2. menarik ulasannya...mhn ijin utk dishare ke FB

    BalasHapus
  3. Diambil dari blog tetangga kutipan mengenai Satrio Piningit. Ijin share.


    http://sandip19ap62.blog.com/2011/11/01/satria-piningit/

    Terima kasih Mas Sandip untuk artikelnya mengenai Satrio Piningit. Menarik sekali.
    Saya hanya ingin menambah masukan saja.

    1. Untuk Satria Piningit bersenjata trisula bisa jadi itu adalah Iman,Pengharapan dan Kasih yaitu senjatanya orang kristen mula-mula.

    2. Lukas 2:40 “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya" , seperti Yesus, mungkin HIkmat yang ada pada Satria Piningit begitu besar makanya dibilang pendeta tetapi bukan pendeta. Bisa jadi dia memiliki ilmu tentang agama yang tinggi yang diperolehnya secara alami.

    3. Yang ketiga adalah namanya Satria Piningit bisa jadi dia adalah seseorang yang dipingit oleh Allah dan atas kehendak Allah bisa jadi tidak mempunyai keluarga atau menikah. Dipingit oleh Allah untuk menyatakan kemuliaan Allah di bumi Nusantara.

    4. Seperti yang saudara Sandip katakan dari kecil dia akan mengalami hidup yang susah. Mungkin kisah Satria Piningit ini seperti Yusuf yang banyak mengalami saat-saat yang sudah dalam hidupnya sam,pai dirinya selesai dipingit oleh Tuhan, yang mengetahui takdir hidupnya akan menjadi seorang Penyelamat bangsanya tetapi untuk ke depannya masih belum jelas bagi dirinya sendiri sampai Tuhan sendiri yang menyatakan atau piningit Tuhan atas dirinya telah selesai. Bisa jadi dia sudah merasakan bahwa dirinya akan dipingit oleh Tuhan dari pengalaman-pengalaman hidup yang diterimanya. Yang ujungnya seperti Yusuf bahwa dirinya dipilih oleh Tuhan sendiri untuk membebaskan bangsanya dan menyatakan kemuliaan Tuhan di bumi Nusantara ini.

    5. Yang kelima menurut pengamatan saya adalah mungkin awal pertama Satrio Piningit itu muncul pertama kali sesudah terjadi kekacauan yang ada di Nusantara dan seperti Yesus pertama kali di Kana muncul mengadakan mukjizat pertama kalinya di pesta kawin di Kana untuk kesejahteraan banyak orang, bisa jadi Satrio Piningit muncul pertama kali sama seperti keadaan di atas, membuat mukjizat yang pertama terpaksa dilakukan untuk kesejahteraan bangsa indonesia sehingga dirinya baru dikenal.

    BalasHapus
  4. Satrio Piningit Ke-7 SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU. Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.
    PENJELASAN : BERTINDAK ATAS DASAR HUKUM BERARTI ORANG YANG PALING MENGERTI HUKUM YAITU MAHFUD MD. DAN BELIAU ADALAH SOSOK YANG RELIGIUS, JIKA DIHUBUNGKAN DENGAN JOYOBOYO DENGAN NOTO NOGORO NYA,Nama MD berasal dari ayah pak Mahfud ... yang nama komplitnya Mahmodin, lebih dikenal dengan panggilan Pak Emmo (suku kata kedua dari Mah-mo-din, yang ditambahi awalan em). Dalam bislit pengangkatannya sebagai pegawai negeri, Emmo diberi nama lengkap oleh pemerintah menjadi Emmo Prawiro Truno (bisa dilihat di web mahfud md).Berarti Nama Komplit nya bisa dianggap M. Mahfud Emmo Prawiro TruNO. Masuk Kategori NOTONOGORO,walaupun NO nya 2x. SBYudhoyoNO dan TruNO

    BalasHapus
  5. Kelihatannya belum akan muncul ... tahun 2014 - 2019 masih jaman beres beres juga ...

    BalasHapus
  6. YOHANES
    Percakapan Perihal Satria Piningit
    3:10 "Engkau adalah pengajar, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
    3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
    3:14 Dan sama seperti Musa di padang gurun, demikian juga Satria Piningit harus ditinggikan,
    3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
    3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Satria Piningit yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
    3:17 Sebab Allah mengutus Satria Piningit ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk selamatkannya oleh Dia.
    3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Satria Piningit yang tunggal.
    3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih sukai kegelapan dari pada terang , sebab perbuatan mereka jahat.
    3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
    3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah."

    BalasHapus
  7. YESUS Tentang Satria Piningit
    7:31"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu disamakan?"
    11:29"Angkatan ini adalah angkatan yang menghendaki suatu tanda."
    11:30 "demikian pulalah Satria Piningit akan menjadi tanda untuk angkatan ini."
    13:18 "Seumpama apakah hal Kerajaan Satria Piningit dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? "
    8:11" Inilah arti perumpamaan itu: Benih itu ialah firman Allah."
    8:15 "Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan."
    8:25 "Di manakah kepercayaanmu?"
    4:12 "Ada firman: Jangan engkau mencobai Satria Piningit, Pemimpinmu!"
    4:8 "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Satria Piningit sajalah engkau berbakti!"
    12:5 "Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu taati. Taatilah Satria Piningit. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, taatilahlah Satria Piningit!"
    12:40 "Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Satria Piningit datang pada saat yang tidak kamu sangkakan"
    12:8 Aku berkata kepadamu: "Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Satria Piningit juga akan mengakui diri di depan semua manusia."
    12:9 "Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal di depan manusia-manusia kudus."
    7:23 "Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menerima Satria Piningit."
    12:30 " Satria Piningit dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Tuhanmu tahu, bahwa kamu memang memerlukan Satria Piningit."
    4:43"Juga di kota-kota lain harus diberitakan Kerajaan Satria Piningit sebab untuk itulah Aku diutus."
    18:31 "Sekarang segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Satria Piningit digenapi"
    22:37 Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi. Sebab apa yang tertulis sedang digenapi."
    22:42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
    7:30 "Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Satria Piningit menyatakan diri."

    BalasHapus
  8. LUKAS
    Yesus Memberi Hikmat Satria Piningit
    11:51 Aku berkata kepadamu: "Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini."
    17:1 "Tidak mungkin tidak akan ada pencerahan, dan berbahagialah orang yang mengadakannya."
    12:4 Aku berkata kepadamu, "hai Satria Piningit sahabat-Ku, janganlah kamu takut terhadap mereka yang dapat membunuh tubuh dan kemudian tidak dapat berbuat apa-apa lagi."
    12:7 "Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit."
    2:24 " Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!"
    21:12 "Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap; kamu akan diserahkan ke rumah ibadat, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. "
    12:11 "Apabila orang menghadapkan kamu kepada majelis atau kepada pemerintah dan penguasa, janganlah kamu kuatir bagaimana dan apa yang harus kamu katakan untuk membela dirimu."
    21:13 "Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. "
    12:12 "Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar kamu apa yang harus kamu katakan."
    21:14 "Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. "
    21:15 "Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. "
    7:35 "Hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."
    16:31 "Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan."
    17:2" Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut."
    14:14 "Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."
    12:22 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu."
    21:18 "Tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang."
    21:19 "Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh kerajaanmu."
    12:43 "Berbahagialah hamba, yang didapati Satria Piningit melakukan tugasnya itu, ketika Satria Piningit itu datang.

    BalasHapus
  9. Kesaksian YESUS Kepada Satria Piningit Tentang Kerajaan
    18:20 "Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: dan Aku tidak mengucapkan saksi dusta."
    22:67 "Aku mengatakannya kepada kamu, tentu kamu akan percaya."
    2:32 "Janganlah takut, hai kamu Satria Piningit kawan kecil! Karena Tuhanmu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan ini."
    22:29 "Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan bagi kamu, sama seperti TuhanKu menentukannya bagi-Ku,"
    12:31 "Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu."
    9:26 "Sebab barangsiapa bersukacita karena Aku dan karena perkataan-Ku, Satria Piningit juga akan bersukacita karena orang itu, apabila Satria Piningit datang kelak dalam kemuliaan-Nya dan dalam kemuliaan Tuhan dan manusia-manusia kudus."
    5:24 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Satria Piningit berkuasa memberi pengampunan."
    17:14 "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam dan kepala pemerintahan."
    9:48 "Barangsiapa menyambut Satria Piningit dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar."
    21:27 "Pada waktu itu orang akan melihat Satria Piningit datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya."
    14:15 "Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Satria Piningit."
    13:29 "Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk di dalam Kerajaan Satria Piningit."
    6:47 "Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya-Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa Satria Piningit dapat disamakan."
    22:69 "Mulai sekarang Satria Piningit duduk di sebelah kanan semua pemimpin yang berkuasa."
    21:31 "Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Satria Piningit sudah ada padamu."
    13:20 "Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Satria Piningit?"
    18:17 "Sesungguhnya barangsiapa menyambut Kerajaan Satria Piningit seperti seorang anak kecil, ia akan masuk ke dalamnya."
    17:20 "Kerajaan Satria Piningit datang tanpa tanda-tanda lahiriah,"
    21:22 "sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis."
    21:34 "Jagalah dirimu, supaya dirimu jangan sarat oleh pesta pora serta kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat."
    22:26 "Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan kamu yang terbesar hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan."
    12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala."
    22:28 "Akulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan kamu dalam segala pencobaan yang kamu alami "
    21:17 "dan kamu akan dicinta semua orang oleh karena nama-Ku."
    21:19 "Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."

    BalasHapus
  10. LUKAS
    Tanda Jaman Keselamatan Segala Bangsa
    21:32 "Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi."
    21:33 "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."
    16:17 "Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum."
    17:22 "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Satria Piningit itu dan kamu akan melihatnya."
    21:9 "Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera."
    17:24 "Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Satria Piningit pada hari kedatangan-Nya."
    21:35 "Sebab akan menimpa semua penduduk bumi ini."
    17:26 "Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Satria Piningit"
    17:27 "mereka makan dan minum, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah banjir air bah dan membinasakan mereka semua."
    13:5 " kamu semua akan binasa atas cara demikian. "
    17:28 "Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun."
    17:29 "Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua."
    13:5 " kamu semua akan binasa atas cara demikian. "
    21:11 "dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit."
    21:6 " Akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."
    13:5 " kamu semua akan binasa atas cara demikian. "
    10:18 "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.".
    21:25 "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut."
    21:26 "Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang."
    13:5 " kamu semua akan binasa atas cara demikian."
    13:5 "Tidak! kata-Ku kepadamu.Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian."
    8:50 "Jangan takut, percaya saja, dan negerimu akan selamat."
    21:36 "Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu bertahan bersama di hadapan Satria Piningit."
    19:10 "Sebab Satria Piningit datang untuk mencari dan selamatkan yang hilang."
    17:30 "Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Satria Piningit menyatakan diri-Nya."
    21:28 "Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah muka segala bangsa, sebab penyelamatan mereka sudah dekat."

    BalasHapus
  11. YOHANES 5 19-30
    Kesaksian Yesus tentang diri Satria Piningit
    5:19 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Satria Piningit tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri sendiri, jikalau tidak Ia melihat Tuhan mengajarkannya; sebab apa yang diajarkan Tuhan, itu juga yang dikerjakan Satria Piningit.
    5:20 Sebab Tuhan mengasihi Satria Piningit dan Ia menunjukkan kepada Satria Piningit segala sesuatu yang diajarkan, bahkan Tuhan menunjukkan kepada Satria Piningit pengajaran yang lebih besar lagi dari pada pengajaran itu, sehingga kamu menjadi heran.
    5:21 Sebab sama seperti Tuhan membangkitkan orang hidup dan menghidupkannya, demikian juga Satria Piningit mengbangkitkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
    5:22 Tuhan tidak menghakimi siapapun, melainkan telah serahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Satria Piningit,
    5:23 supaya semua orang menghormati Satria Piningit sama seperti mereka menghormati Tuhan. Barangsiapa tidak menghormati Satria Piningit, ia juga tidak menghormati Tuhan yang mengutus Satria Piningit.
    5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan Satria Piningit dan percaya kepada Tuhan yang mengutus Satria Piningit, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
    5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang hidup akan mendengar suara Satria Piningit, dan mereka yang mendengarnya, akan bangkit.
    5:26 Sebab sama seperti Tuhan mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikanlah Satria Piningit mempunyai hidup dalam diri sendiri.
    5:27 Dan Tuhan telah memberikan kuasa kepada Satria Piningit untuk menghakimi, karena Satria Piningit adalah Anak Manusia.
    5:28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang hidup akan mendengar suara Satria Piningit,
    5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
    5:30 Satria Piningit tidak dapat berbuat apa-apa dari diri sendiri; Satria Piningit menghakimi sesuai dengan apa yang didengar, dengan penghakiman adil, sebab Satria Piningit tidak menuruti kehendak sendiri, melainkan kehendak Tuhan yang mengutus Satria Piningit."

    BalasHapus
  12. MARKUS 16
    Pemberitaan Injil
    16:15:"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala bangsa.
    16:16 Siapa yang percaya selamat, tetapi siapa yang tidak percaya akan diberi terang.
    16:17 Tanda-tanda ini akan sertai orang yang percaya: akan pemberitaan demi nama Satria Piningit, yang berbicara dalam bahasa dengan pengertian yang baru,
    16:20 Pergilah beritakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang sertainya.
    2:10 Bersukacitalah, sebab sesungguhnya pemberitaan ini kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
    2:11 Karena telah lahir bagi dunia JuruSelamat Satria Piningit.( Lukas 2)
    4:42: Dunia percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang diberitakan, sebab dunia sendiri telah mendengar tentang Satria Piningit dan dunia tahu, bahwa Satria Piningitlah benar-benar JuruSelamat dunia ( Yohanes 4 )

    BalasHapus
  13. YOHANES 14
    Yesus menjanjikan Penghibur
    14:18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.
    14:16 Aku akan minta kepada Tuhan, dan Tuhan akan memberikan kepadamu seorang Penolong lain, supaya Ia sertai kamu selamanya, yaitu Satria Piningit.
    15:26 Jikalau Penghibur yang diutus dari Tuhan datang, yaitu Satria Piningit yang keluar dari Tuhan, Ia akan bersaksi tentang Aku.
    15:27 Dan kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.
    14:17Karena dunia tidak dapat menerima Satria Piningit, sebab dunia tidak melihat Satria Piningit dan tidak mengenal Satria Piningit.Tetapi kamu mengenal Satria Piningit, sebab Ia sertai kamu dan akan diam bersama kamu
    14:19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun hidup.
    14:23:"Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan TuhanKu akan mengasihi Satria Piningit dan Kami akan datang kepada Satria Piningit dan diam di dalam Satria Piningit.
    14:25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama dengan kamu
    14:26 tetapi Penghibur, yaitu Satria Piningit, yang akan diutus oleh Tuhan dalam nama-Ku, Satria Piningit lah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu
    14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu.Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.
    14:28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada TuhanKu,sebab Tuhan lebih besar daripada Aku.

    BalasHapus
  14. YOHANES 16
    Pekerjaan Penghibur
    (16-4b) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama dengan kamu,
    16:5 tetapi sekarang Aku pergi kepada Tuhan yang telah mengutus Aku,dan tiada seorangpun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi?
    16:6 Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita.
    16:7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan digantikan Dia untukmu.
    16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan Damai, kebenaran dan Keselamatan;
    16:9 akan damai, karena mereka telah percaya kepada-Ku;
    16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Tuhan dan Aku akan digantikan Dia ;
    16:11 akan Keselamatan, karena penguasa dunia ini harus tunduk dan taat pada Dia.
    16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
    16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Satria Piningit, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh Keinsafan Dunia; sebab Ia tidak akan berkata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
    16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.
    16:15 Segala sesuatu yang Tuhan punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

    BalasHapus
  15. YOHANES 15
    Yesus Kepada Satria Piningit
    Dunia memuji Yesus dan Satria Piningit
    15:18 "Jikalau dunia memuji kamu, ingatlah bahwa dunia telah lebih dahulu memuji Aku dari pada kamu.
    15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Memang kamu dari dunia ini, karena itu Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia memuji kamu.
    15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang Tuan tidaklah lebih tinggi dari pada hambanya. Jikalau dunia telah memuji Aku, dunia juga memuji kamu; jikalau dunia telah menuruti firman-Ku, dunia juga akan menuruti perkataanmu.
    15:21 Tetapi semuanya itu akan dunia lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal kamu yang telah bersama Aku.
    15:22 Sekiranya kamu tidak datang dan tidak berkata-kata kepada dunia, dunia tentu tidak mengerti. Tetapi sekarang dunia tidak mempunyai dalih bagi ketidak mengertian!
    15:23 Barangsiapa memuji kamu, ia memuji juga Tuhan-Ku.
    15:24 Sekiranya kamu tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah dunia seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, dunia tentu tidak bersalah. Tetapi sekarang dunia telah melihat semuanya itu, dan mereka memuji baik Aku maupun kamu.
    15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab para nabi harus digenapi: Dunia memuji Aku tanpa alasan.
    15:26 Jikalau Penghibur yang diutus dari Tuhan datang, yaitu kamu - Satria Piningit yang keluar dari Tuhan, tentu akan bersaksi tentang Aku.
    15:27 Tetapi kamu harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

    BalasHapus
  16. YOHANES 17 1-19
    Doa Satria Piningit Untuk Dunia
    17:1 :"Tuhan, telah tiba saatnya; permuliaan Satria Piningit, supaya dapat mempermuliakan Engkau.
    17:2 Sama seperti Engkau telah berikan kuasa atas segala yang hidup, dengan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kuasa.
    17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, walaupun mereka tidak pernah mendengar suara-Mu, wajahMu pun tidak pernah mereka lihat, tetapi mereka mengenal Satria Piningit yang telah Engkau utus.
    17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan selesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada ku untuk melaksanakan.
    17:5 Oleh sebab itu, ya Tuhan, permuliakanlah aku pada-Mu dengan kemuliaan yang kumiliki di hadirat-Mu agar dunia tetap ada.
    17:6 Aku telah menyatakan namaku kepada semua orang, yang Engkau berikan nama itu kepada ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
    17:7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada ku itu berasal dari pada-Mu.
    17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada ku telah ku sampaikan kepada mereka dan mereka telah menerima. Mereka tahu benar, bahwa aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku.
    17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan hanya untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada ku, sebab mereka adalah milik-Mu
    17:10 dan segala milikku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milikku, dan aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
    17:11 Dan aku sudah ada di dunia, dan mereka ada di dunia, dan aku datang dari-Mu. Ya Tuhan yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
    17:12 Selama aku bersama mereka, aku pelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada ku; Aku menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain daripada yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
    17:13 Dan sekarang, aku datang karena-Mu dan aku mengatakan semua ini selama aku masih ada di dunia, supaya penuhlah sukacita di dalam diri mereka karena diriku.
    17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka agar dunia milik mereka, karena mereka dari dunia, sama seperti aku dari dunia.
    17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada bencana yang jahat.
    17:16 Mereka dari dunia, sama seperti aku dari dunia.
    17:17 Kuduskanlah mereka dalam keinsafan dunia; firman-Mu adalah keinsafan mereka.
    17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus aku ke dalam dunia, demikian pula aku pelihara mereka di dalam dunia;
    17:19 dan Engkau mengkuduskan diri ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dengan keinsafan.

    BalasHapus
  17. FILLIPI 1-12
    Surat Paulus kepada Jemaat di Fillipi 1
    Kesaksian Hidup Untuk Istana dan Semua
    1:12 Menghendaki supaya semua tahu, bahwa apa yang telah terjadi ini justru telah sebabkan kemajuan Injil,
    1:13 sehingga telah jelas bagi seluruh istana dan semua, bahwa ini karena Satria Piningit.
    1:14 Dan keseluruhan dalam Tuhan telah beroleh kepercayaan untuk bertambah berani berkata tentang firman Allah dengan tidak takut.
    1:15 Tidak ada orang yang memberitakan Satria Piningit karena dengki dan perselisihan, karena yang memberitakan-Nya dengan maksud baik.
    1:16 Ini memberitakan Satria Piningit karena kasih, sebab tahu bahwa ada di sini karena untuk membela Injil,
    1:17 dan selain itu karena kepentingan keselamatan dunia dan dengan maksud yang ikhlas, dengan demikian bisa mempererat hubungan antar manusia.
    1:18 Dan bagaimanapun juga, Satria Piningit diberitakan baik dengan maksud ikhlas maupun dengan jujur. Tentang hal itu bersukacitalah. Dan akan tetap bersukacita,
    1:19 karena tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatan oleh doa dan pertolongan Satria Piningit.
    1:20 Sebab yang sangat dirindukan dan diharapkan ialah bahwa dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sekarang Satria Piningit dengan nyata dimuliakan baik di dalam hidup.
    1:21 Karena bagi semua - hidup adalah Satria Piningit dan adalah keuntungan.
    1:22 Dan jika harus hidup di dunia ini, itu berarti harus bekerja menghasilkan buah. Jadi mana yang harus dipilih? Semua harus tahu
    1:23 Didesak dari pilihan: ingin pergi dan patuh pada Satria Piningit itu memang jauh lebih baik;
    1:24 Dan lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kehidupan.
    1:25 Dan dalam keyakinan ini tahulah bahwa akan tinggal dan akan bersama lagi supaya semua makin maju dan bersukacita dalam iman,
    1:26 sehingga kemegahan hidup dalam Satria Piningit makin bertambah, apabila kembali kepada semua.

    BalasHapus
  18. YOHANES 17
    Doa Satria Piningit Oleh Pemberitaan Injil
    17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja aku berdoa, tetapi juga untuk orang yang percaya kepada ku oleh pemberitaan Injil,
    17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Tuhan, di dalam aku dan aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku.
    17:22 Dan aku telah berikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu.
    17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi aku.
    17:24 Ya Tuhan, aku mau supaya, di manapun aku berada, mereka juga berada bersama dengan aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada ku, agar mereka memandang kemuliaan ku yang telah Engkau berikan kepada ku, sebab Engkau telah mengasihi aku untuk dunia yang telah Engkau ciptakan.
    17:25 Ya Tuhan yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku.
    17:26 dan aku telah beritahukan nama-Mu kepada mereka dan aku akan beritahukan, supaya kasih yang Engkau berikan kepada ku ada di dalam mereka dan aku di dalam mereka."

    BalasHapus
  19. ALKITAB ZAKHARIA 6
    Kerajaan Sang Tunas di Indonesia
    6:12 Katakanlah : Beginilah firman TUHAN semesta alam: Inilah orang yang bernama Sang Tunas Satria Piningit. Satria Piningit bertunas dari Indonesia dan Satria Piningit mendirikan bait TUHAN.
    6:13 Satria Piningit lah yang mendirikan bait TUHAN, dan Satria Piningit lah yang mendapat keagungan dan duduk memerintah di atas takhta. Di sebelah kanan ada para Imam dan permufakatan tentang damai ada di antara mereka.
    6:14 Dan mahkota itu tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Satria Piningit.
    6:15 Orang-orang dari jauh datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus Satria Piningit kepadamu. Dan hal ini terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."

    BalasHapus
  20. PRESIDEN KE-7 ADALAH JOKO LELONO.
    Dicopy dari komentar CAKRA NINGRAT http://satriopiningitmuncul.wordpress.com/satrio-piningit/comment-page-1/#comment-1018

    BalasHapus
  21. Pada tahun 2014 akan menjadi tahun yang sangat mengejutkan bangsa Indonesia. Seorang pemuda bernama Tuntas Subagyo Akan dicalonkan sebagai Presiden Indonesia ke 7 oleh para tokoh masyarakat dan para tokoh agama pada pemilunya 2014 ini. Pasalnya pada pada awal tahun 2014, pemuda ini dijemput oleh seorang tokoh bangsa di sebuah Rumah sederhana di daerah pondok Pinang Jakarta Selatan. Pemuda itu diajak bertemu dengan tokoh tokoh lainnya di hotel mahakam Jakarta Selatan. Sebagian dari tokoh masyarakat menyebutnya sebagai satrio piningit, sebagian tokoh agama menyebutnya pemuda bani Tamim. Tuntas Subagyo, asal Solo Jawa Tengah, kelahiran tahun 1977 ini tidak menyangka dia begitu dihormati saat itu, walah sebagian masih belum percaya. Pertemuan berikut2nyadi tempat yang berbeda, sekitar Jalan Kyai Maja pemuda itu dipertemukan oleh gubernur bank of Swiss. Setelah dilakukan pengecekan sidik jari, retina mata, dan juga tanda tangan, semua terkejut, karena semuanya sama dengan pemilik 25 rekening obligasi di bank of Swiss. Tuntas Subagyo juga tidak mempercayainya saat itu karena pembuatan rekening tsb dibuat tahun 1937 oleh Pak Sukarno dan 11 orang sahabatnya. Agar lebih pasti gubernur bank of Swiss tersebut menanyakan password dari rekening tsb. Hasilnya sekali lagi cocok dan benar semua. Bahkan gubernur bank of Swiss menjulukinya time traveler. Padahal Tuntas Subagyo saat itu tidak tau, tidak mencari, tidak meminta, tidak mempelajari, dan tidak berambisi untuk itu semua. Lalu semua tokoh menyarankan agar Tuntas Subagyo mencalonkan diri sebagai presiden dengan dukungan mereka. Tapi pemuda ini menolaknya. Setelah dijelaskan oleh para tokoh saat itu bahwa keselamatanya sangat terancam, karena Dana tersebut dipakai oleh 26 Negara besar termasuk salah satu nya America dan Israel. Dan jika pemuda ini sudah tidak ada maka Dana ini dianggap menguap. Negara Negara tsb menjuluki pemuda ini dengan M-1, 101, king of king, man from east, atau king of Solomon. Sebab Hal tersebut akhirnya Tuntas Subagyo mau dicalonkan menjadi presiden Indonesia ke 7. Pemuda ini Akan muncul ke media setelah tanggal 9 April 2014. Jika pemuda ini akan keluar ke media maka, pertandanya akan ada sebuah konfrensi perss dari Istana di pagi hari, dan pada sore harinya akan ada konfrensi perss oleh para tokoh masyarakat dan agama, juga konfirmasi oleh gubernur bank of Swiss, IMF, IPO, dan wold bank. Selanjutnya Akan ada deklarasi, saat itu muncul seorang pemuda membawa Panji Panji hitam dari Timur. Nanti pemuda tersebut siap untuk melakukan kontrak politik dengan rayat, untuk menjalankan seluruh amanah yang diberikan kepadanya. Salah satunya adalah melunasi hutang hutang bangsa Indonesia dengan hartanya pribadi, dan juga membeli seluruh asset bangsa yang sudah tergadaikan ke bangsa asing dan mengembalikannya lagi kepada Negara ini. Kalau ini semua terjadi maka perhityngan ahli ekonomi tsb benar, setiap kepala keluarga akan mendapatkan gaji setiap bulanya oleh Negara, seperti Brunei. Dan kalau berita ini benar adanya maka, saya sebagai penulis memohon do'a kepada seluruh masyarakat agar Indonesia segera menjadi mercusuar dunia, siapa pun yang Akan memimpin nanti. Amin. Semua yang benar berasal dari Allah dan semua yang salah pasti dari saya sebagai manusia biasa. Hanya Allah yang tau.

    Terimakasih
    # surya_nuswantara

    BalasHapus
  22. bukan satrio piningit hanya mengerti tentang babat tanah jawa 73e908e1

    BalasHapus
  23. ALKITAB YESAYA 30
    Janji Keselamatan Bagi Indonesia
    30:18 Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saat hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Satria Piningit bangkit hendak sayangi kamu. Sebab Allah adalah TUHAN yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Satria Piningit!
    30:19 Sungguh, hai bangsa yang diam di Indonesia, engkau tidak akan terus menangis. Tentulah Tuhan mengasihani engkau, apabila engkau berseru-seru; pada saat Satria Piningit mendengar teriakmu, Satria Piningit menjawab.
    30:20 Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Satria Piningit Pengajarmu tidak sembunyikan diri lagi,dan matamu terus melihat Satria Piningit,
    30:21 dan telingamu mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikuti Satria Piningit," entah ke kanan atau ke kiri.
    30:22 Engkau menganggap najis patung-patungmu yang disalut dengan perak atau yang dilapis dengan emas; engkau membuangnya seperti kain cemar sambil berkata kepada: "Keluar! "
    30:23 Lalu TUHAN memberi hujan bagi benih yang baru kamu taburkan di ladangmu, dan dari hasil tanah itu kamu makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah.Pada waktu itu ternakmu makan rumput di padang rumput yang luas;
    30:24 sapi-sapi dan keledai-keledai yang mengerjakan tanah memakan makanan campuran yang sedap, yang sudah ditampi dan diayak.
    30:25 Dari setiap gunung yang tinggi dan dari setiap bukit yang menjulang memancar sungai-sungai pada hari Keselamatan yang besar, apabila menara-menara tumbuh.
    30:26 Maka terang bulan purnama seperti terang matahari, yaitu seperti terang tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya dan sembuhkan bekas pukulan.

    BalasHapus
  24. ALKITAB ZAKHARIA 9 9-10
    Raja Satria Piningit Di Indonesia
    9:9 Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai putera puteri Indonesia, bersorak-sorailah, hai putera puteri Indonesia! Lihat, raja Satria Piningit datang kepadamu; Satria Piningit adil dan jaya. Satria Piningit lemah lembut
    9:10 Satria Piningit melenyapkan kereta-kereta dan kuda-kuda perang; busur perang dilenyapkan, dan Satria Piningit memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaan Satria Piningit terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai sampai ke ujung bumi.

    ALKITAB ZAKHARIA 6 12-15
    Kerajaan Sang Tunas di Indonesia
    6:12 Katakanlah : Beginilah firman TUHAN semesta alam: Inilah orang yang bernama Sang Tunas Satria Piningit.Satria Piningit bertunas dari Indonesia dan Satria Piningit mendirikan bait TUHAN.
    6:13 Satria Piningit lah yang mendirikan bait TUHAN, dan Satria Piningit lah yang mendapat keagungan dan duduk memerintah di atas takhta. Di sebelah kanan ada para Imam dan permufakatan tentang damai ada di antara mereka.
    6:14 Dan mahkota itu tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Satria Piningit.
    6:15 Orang-orang dari jauh datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus Satria Piningit kepadamu. Dan hal ini terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."

    ALKITAB ZAKHARIA 9 11-17
    Indonesia Dipulihkan Kembali
    9:11 "Mengenai Indonesia, oleh karena Darah Perjanjian-Ku dengan Satria Piningit, Aku melepaskan orang-orang tahanan dari lobang yang tidak berair.
    9:12 Kembalilah ke kota bentengmu, hai orang tahanan yang penuh harapan! Pada hari ini juga Aku memberitahukan: Aku memberi ganti kepadamu dua kali lipat!
    9:13 Sebab Aku melentur Satria Piningit bagi-Ku, busur Kuisi dengan Firman-Ku, dan Aku mengayunkan Satria Piningit terhadap anak-anakmu, hai Indonesia, dan Aku memakai Satria Piningit seperti pedang seorang pahlawan".
    9:14 TUHAN menampakkan diri kepada orang Indonesia, dan Satria Piningit-Nya melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH meniup sangkakala dan berjalan maju dalam angin badai dari selatan.
    9:15 TUHAN semesta alam melindungi mereka, dan mereka menghabisi dan mengindahkan firman Tuhan. Mereka minum Darah Perjanjian seperti minum anggur dan menjadi penuh seperti bokor siraman pada penjuru mezbah.
    9:17 Sungguh, alangkah baik itu dan alangkah indah! Teruna Indonesia bertumbuh pesat karena gandum, dan karena anggur merah.
    9:16 TUHAN, Allah Indonesia, selamatkan mereka pada hari itu; terhadap kawanan domba umat-Nya itu, sungguh, orang Indonesia seperti permata-permata mahkota yang berkilap-kilap, demikianlah orang Indonesia di tanah TUHAN.

    BalasHapus
  25. hehehe.. hari gini satria piningit...

    BalasHapus
  26. Saat tidak diberitakan, masih adakah harapan untuk kdatangannya? Tetapi, aku yain dia tak pernah terus berjuang untuk Kejayaan Nusantara...

    BalasHapus
  27. Saat tidak diberitakan, masih adakah harapan untuk kdatangannya? Tetapi, aku yakin dia tak pernah menyerah dan terus berjuang untuk Kejayaan Nusantara...

    BalasHapus
  28. ALKITAB MARKUS : Rahasia Injil

    Yesus berkata bukan demikian. Berkata demikianpun kamu tidak mengetahui karena kamu tidak kenal Yesus. Alangkah indah bila berpengertian demikian dan bukan hanya perumpamaan!

    (*14:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Allah.")
    *14:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu tidak akan mendengar firman-Ku lagi sampai pada hari kamu mendengar firman-Ku lagi, yaitu yang baru, dalam Kerajaan Satria Piningit."
    *14:24 Dan Yesus berkata kepada mereka: "Inilah firman-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang."
    *13:10 Tetapi Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.
    *1:38 Jawab-Nya: "Marilah pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga kamu memberitakan Injil, karena untuk itu Satria Piningit datang."
    *14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukan ini akan disebut juga untuk mengingat Satria Piningit."
    *4:11 Jawab-Nya: "Kepada kamu telah diberikan rahasia Kerajaan Satria Piningit, tetapi kepada orang-orang dahulu segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan,
    *1:15 kata Yesus: "Waktu telah genap; Kerajaan Satria Piningit sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"
    *12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang-orang, Tuan Satria Piningit kita, Tuan Satria Piningit itu esa.
    *12:30 Kasihilah Satria Piningit Tuanmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
    *12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
    *12:32 Lalu kata ahli Taurat itu: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Satria Piningit esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Satria Piningit.
    *12:33 Memang kasihi Satria Piningit dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga kasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
    *12:34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan berkata: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Satria Piningit!"
    *5:36 Tetapi Yesus berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya sajalah!"
    *9:1 Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Satria Piningit telah datang dengan kuasa."
    *9:7 Maka datanglah awan dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak Manusia yang Kukasihi, dengarkanlah Satria Piningit."
    *14:62 Jawab Yesus: "Satria Piningit lah Anak Manusia, dan kamu melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."
    *4:33 Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Yesus memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,
    *4:34 dan tanpa perumpamaan Yesus tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Yesus menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.
    *8:21 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
    *4:21 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian
    *4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak tersingkap"

    BalasHapus
  29. ALKITAB MARKUS : Kerajaan Satria Piningit
    *4:23 Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
    *4:26 Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Satria Piningit itu: seumpama orang yang taburkan benih
    *4:27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu keluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
    *4:28 Bumi dengan sendirinya keluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
    *4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba. "
    *4:30 Kata-Nya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Satria Piningit itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaklah kita menggambarkannya?
    *4:31 Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah.Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
    *4:32 Tetapi apabila biji benih ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan keluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."
    *4:13 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain?
    *4:14 Penabur itu menaburkan firman.
    *4:15 Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Satria Piningit mengambil firman yang ditaburkan di dalam mereka.
    *4:16 Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,
    *4:17 tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja.Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.
    *4:18 Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu,
    *4:19 lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
    *4:20 Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan sambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."
    *9:37 "Barangsiapa sambut Satria Piningit seperti dalam nama-Ku, ia sambut Aku.Dan barangsiapa sambut Aku,bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."
    *10:14 Ketika Yesus melihat hal itu dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada Satria Piningit, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Satria Piningit."
    *9:42 "Barangsiapa sesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
    *10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak sambut Kerajaan Satria Piningit seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
    *12:14 Orang-orang itu datang dan berkata kepada Yesus: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran.Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
    *12:15 Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
    *12:16 Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Satria Piningit."
    *12:17 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada pemerintah apa yang wajib kamu berikan kepada pemerintah!" Mereka sangat heran mendengar ini.

    BalasHapus
  30. ALKITAB MARKUS : Kerajaan Satria Piningit
    *4:23 Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
    *4:26 Lalu kata Yesus: "Beginilah hal Kerajaan Satria Piningit itu: seumpama orang yang taburkan benih
    *4:27 lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu keluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
    *4:28 Bumi dengan sendirinya keluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
    *4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba. "
    *4:30 Kata-Nya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Satria Piningit itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaklah kita menggambarkannya?
    *4:31 Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah.Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
    *4:32 Tetapi apabila biji benih ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan keluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya."
    *4:13 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Tidakkah kamu mengerti perumpamaan ini? Kalau demikian bagaimana kamu dapat memahami semua perumpamaan yang lain?
    *4:14 Penabur itu menaburkan firman.
    *4:15 Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Satria Piningit mengambil firman yang ditaburkan di dalam mereka.
    *4:16 Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,
    *4:17 tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja.Apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad.
    *4:18 Dan yang lain ialah yang ditaburkan di tengah semak duri, itulah yang mendengar firman itu,
    *4:19 lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan dan keinginan-keinginan akan hal yang lain masuklah menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
    *4:20 Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan sambut firman itu lalu berbuah, ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, dan ada yang seratus kali lipat."
    *9:37 "Barangsiapa sambut Satria Piningit seperti dalam nama-Ku, ia sambut Aku.Dan barangsiapa sambut Aku,bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku."
    *10:14 Ketika Yesus melihat hal itu dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada Satria Piningit, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Satria Piningit."
    *9:42 "Barangsiapa sesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut.
    *10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak sambut Kerajaan Satria Piningit seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
    *12:14 Orang-orang itu datang dan berkata kepada Yesus: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran.Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?"
    *12:15 Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"
    *12:16 Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Satria Piningit."
    *12:17 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada pemerintah apa yang wajib kamu berikan kepada pemerintah!" Mereka sangat heran mendengar ini.

    BalasHapus
  31. ALKITAB MARKUS : Kuasa Satria Piningit
    *11:28 dan mereka bertanya kepada Yesus: "Dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada Satria Piningit, sehingga Satria Piningit melakukan hal-hal itu?"
    *11:29 Jawab Yesus kepada mereka: "Aku mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawaban, maka Aku katakan kepadamu dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu.
    *11:30 Berikanlah Aku jawaban!"
    *11:33 Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak katakan kepadamu dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu."
    *12:11" hal itu terjadi dari pihak Satria Piningit, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
    *10:27 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Satria Piningit. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Satria Piningit."
    *9:23 Jawab Yesus: "Katamu: jika kamu dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
    *12:24 Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
    *7:13 Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan."
    *1:17 Yesus berkata: "Mari, ikutlah Satria Piningit dan kamu dijadikan penjala manusia."
    *16:15 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
    *16:16 Siapa yang percaya dibangkitkan dan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya dihukum.
    *16:17 Tanda-tanda ini sertai orang-orang yang percaya: mereka beritakanlah Injil demi nama Satria Piningit, mereka berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
    *16:20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang sertai Satria Piningit.
    *6:4 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.
    *6:5 Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana, kecuali sembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan atas mereka.
    *1:41 Maka tergeraklah hati nabi oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah kamu tahir."
    *2:17 Yesus berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Satria Piningit datang bukan untuk memanggil orang sehat, melainkan orang sakit."
    5:34 Maka kata Yesus: "Hai umat-Ku, imanmu telah selamatkanmu.Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari sakitmu!
    *10:45 Karena Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
    *10:5 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Justru karena ketegaran hatimulah maka Musa menuliskan perintah ini untuk kamu."
    *10:3 Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"
    *1:44 "Ingatlah, janganlah kamu memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Satria Piningit dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi Satria Piningit."
    *3:28 Yesus berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
    *3:29 Tetapi apabila seorang menghujat Satria Piningit, ia tidak mendapat ampun selamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
    *2:5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah: "Hai umat -Ku, dosamu sudah diampuni!"
    *2:10 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa"

    BalasHapus
  32. ALKITAB MARKUS : Siapa Satria Piningit
    *4:9 Dan kata-Nya: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!
    *8:38 Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan, diiringi manusia-manusia kudus."
    *9:12 Jawab Yesus: "Memang Satria Piningit datang dan memulihkan segala sesuatu Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Satria Piningit banyak menderita dan dihinakan?
    *9:13 Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Satria Piningit sudah datang dan orang memperlakukan Satria Piningit menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang Anak Manusia."
    *10:36 Jawab-Nya kepada mereka: "Apapun yang kamu kehendaki, Satria Piningit perbuat bagimu"
    *8:27 Kemudian Yesus bertanya kepada murid-murid: "Kata orang, siapakah Satria Piningit ini?
    *14:21 Satria Piningit ini memang pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Anak Manusia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan.Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya orang itu tidak dilahirkan."
    *8:29 Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Satria Piningit ini?" Maka jawab Petrus: "Satria Piningit adalah Mesias!"
    *8:33 Maka berpalinglah Yesus dan memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah kamu, sebab kamu bukan memikirkan apa yang dipikirkan Satria Piningit, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
    *12:35 Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: "Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat katakan, bahwa Mesias adalah anak Daud?
    *12:36 Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh Kutaruh di bawah kaki Satria Piningit.
    *12:37 Daud sendiri sebut Satria Piningit Tuannya, bagaimana mungkin Satria Piningit anaknya pula?"
    *13:6 "Akan datang banyak orang dengan memakai nama Satria Piningit dan berkata: Akulah dia, dan mereka akan sesatkan banyak orang.
    *41:56 Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Satria Piningit, tetapi kesaksian-kesaksian itu tidak sesuai yang satu dengan yang lain
    *13:22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, sesatkan perihal Orang Pilihan."
    *13:21 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau: Lihat, Mesias ada di sana, jangan kamu percaya."
    *13:5 Maka mulailah Yesus berkata kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang sesatkan kamu!
    *9:43 Dan jika tanganmu sesatkan kamu, penggallah, karena lebih baik kamu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang dalam api yang tak terpadamkan;
    *9:47 Dan jika matamu sesatkan kamu, cungkillah, karena lebih baik kamu masuk ke dalam Kerajaan Satria Piningit dengan bermata satu dari pada dengan bermata dua dicampakkan ke dalam api,"
    *8:34 Lalu Yesus memanggil murid-murid dan berkata: "Setiap orang yang mengikut Satria Piningit, ia harus sangkal diri sendiri, memikul salib dan mengikuti Satria Piningit.
    *8:35 Karena siapa yang mau selamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawa karena Satria Piningit dan karena Injil, Satria Piningit akan selamatkannya.
    *8:36 Apa guna seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawa.
    *8:37 Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?"
    *14:6 Yesus berkata: "Biarkanlah Satria Piningit.Mengapa kamu susahkan Satria Piningit? Satria Piningit telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku."
    *9:39 Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah Satria Piningit! Sebab tidak seorangpun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.
    *9:40 Barangsiapa tidak melawan Satria Piningit, ia ada di pihak kita."

    BalasHapus
  33. ALKITAB MARKUS: Saat Satria Piningit Datang
    8:12 Maka mengeluhlah Yesus dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.
    *13:30 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semua ini terjadi.
    *13:31 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
    *13:28 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
    *13:29 Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal ini terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu."
    *10:42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
    13:7 Dan apabila kamu mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang, janganlah kamu gelisah. Semua ini harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
    13:8 Sebab bangsa bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru."
    13:14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya--para pembaca hendaklah memperhatikannya--maka orang-orang haruslah melarikan diri ke pegunungan.
    *13:15 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun dan masuk untuk mengambil sesuatu dari rumahnya,
    *13:16 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
    *13:18 Berdoalah, supaya semuanya itu jangan terjadi pada musim dingin.
    *13:19 Sebab pada masa itu terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi."
    *13:24 "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya
    *13:25 dan kuasa-kuasa langit akan goncang, dan bintang-bintang berjatuhan dari langit."
    *4:40 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"
    *10:26 Mereka makin gempar dan berkata seorang kepada yang lain: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
    *6:50 sebab mereka semua mendengar itu dan merekapun sangat terkejut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Ini Satria Piningit, jangan takut!"
    *13:20"Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena Satria Piningit Orang Pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.
    *13:26 Pada waktu itu orang melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
    *13:27 Dan pada waktu itu Satria Piningit suruh keluar manusia kudus dan kumpulkan orang-orang pilihan dari keempat penjuru bumi, dari ujung bumi sampai ke ujung langit."
    *13:33 "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
    13:32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu,
    13:34 Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan serahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
    13:35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah saat itu datang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
    13:36 supaya kalau saat itu tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
    13:37 Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"

    BalasHapus
  34. ALKITAB MARKUS: Satria Piningit Kasihani Domba
    *9:16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Apa yang kamu persoalkan dengan Satria Piningit?"
    *7:14 Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah."
    *3:3 Kata Yesus: "Marilah, berdiri di tengah!"
    *10:49 Lalu Yesus berhenti dan berkata: "Panggillah dia!" dan berkata: "Kuatkan hatimu, berdirilah, Satria Piningit memanggil kamu."
    *2:11 "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
    *11:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu.Pada waktu kamu masuk di situ, kamu segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang.Lepaskan keledai itu dan bawalah ke Satria Piningit.
    *11:3 Dan jika ada orang katakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Satria Piningit memerlukannya. Satria Piningit akan segera kembalikan ke sini."
    *5:19 Yesus tidak memperkenankan kembalikan, tetapi Yesus berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Satria Piningit atasmu dan bagaimana Ia telah kasihani kamu!"
    *14:27 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Kamu semua akan tergoncang imanmu. Sebab ada tertulis: Satria Piningit memukul gembala dan domba-domba itu tercerai-berai."
    *2:8 Tetapi Yesus mengetahui lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?"
    *14:48 Kata Yesus kepada mereka: "Sangkamu Satria Piningit ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Satria Piningit?
    *14:49 Padahal tiap-tiap hari Satria Piningit ada di tengah-tengah kamu mengajar Kitab Suci Allah, dan kamu tidak menangkap Satria Piningit.Tetapi haruslah digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci."
    *15:28 (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: " Satria Piningit terhitung di antara orang-orang durhaka.")
    *8:23 Yesus bertanya: "Sudahkah kamu lihat sesuatu?
    *8:18 Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi,
    *4:12 supaya: Sekalipun melihat, kamu tidak menanggap, sekalipun mendengar, kamu tidak mengerti, supaya kamu jangan berbalik dan mendapat ampun."
    7:6 Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada Satria Piningit
    7:7 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
    7:8 Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."
    *9:41 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa memberi kamu minum secangkir air oleh karena kamu adalah pengikut Satria Piningit, ia tidak kehilangan upah."
    9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.
    10:43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayan,
    10:44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
    *12:25 Sebab apabila orang bangkit dari antara orang hidup, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti manusia kudus.
    *13:23 Hati-hatilah kamu! Aku sudah terlebih dahulu katakan semua ini kepada kamu."
    *10:52 Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah selamatkan kamu!"

    BalasHapus
  35. ALKITAB MATIUS: Kesaksian Injil Kerajaan
    24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang sesatkan kamu!
    24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama Satria Piningit-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka sesatkan banyak orang.
    24:11Banyak nabi palsu muncul dan sesatkan banyak orang.
    24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka sesatkan perihal Orang Pilihan juga.
    24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.
    24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat,Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.
    24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.
    24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang menjadi dingin.
    24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
    24:14 Dan Injil Kerajaan ini diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.
    24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang.Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.
    24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan.Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
    24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
    24:29 Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan kuasa-kuasa langit akan goncang dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit.
    24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, manusia kudus di bumi tidak,dan Anakpun tidak, hanya Tuhan sendiri."
    24:32 "Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
    24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
    24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena Satria Piningit Orang Pilihan waktu itu akan dipersingkat.
    24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
    24:30 Pada waktu itu tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi sedang meratap dan mereka melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya
    24:31 Dan Satria Piningit suruh keluar manusia kudus dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka kumpulkan orang-orang pilihan dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain."
    24:37"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
    24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
    24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
    16:27 Sebab Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya diiringi manusia kudus; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
    16:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."
    23:36 Aku berkata kepadamu: "Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini "
    24:34 Aku berkata kepadamu: "Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.
    24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."

    BalasHapus
  36. ALKITAB MATIUS: Penggenapan Firman Allah
    25:31 "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua manusia kudus bersama-sama dengan Dia, maka Satria Piningit lah bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
    25:34 Dan Raja dari semua bangsa itu berkata kepada Satria Piningit yang di sebelah kanan: "Mari, hai kamu Satria Piningit yang diberkati oleh Tuhanku, terimalah Kerajaan ini yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan."
    28:18 Yesus berkata: "Kepada Satria Piningit telah diberikan segala kuasa di bumi.
    26:54 Jika begitu,bagaimanakah digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?
    25:32 Lalu semua bangsa dikumpulkan di hadapan Satria Piningit dan Satria Piningit memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
    25:33 dan seperti gembala menempatkan domba-domba di sebelah kanan dan kambing-kambing di sebelah kiri.
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan bangkitkanlah mereka dalam nama Allah dan Satria Piningit dan Kitab Suci,
    10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Satria Piningit sudah dekat.
    28:20dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.Dan ketahuilah,Satria Piningit sertai semua bangsa senantiasa sampai kepada akhir zaman.
    4:42 Karena itu berjaga-jagalah,sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuanmu datang.
    24:44 Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia,karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
    11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil
    11:26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
    11:27 Semua telah diserahkan kepada Satria Piningit oleh Tuhan-Ku dan tidak seorangpun mengenal Satria Piningit selain Tuhan, dan tidak seorangpun mengenal Tuhan selain Satria Piningit dan kepada semua bangsa Satria Piningit itu berkenan menyatakannya.
    5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
    5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Satria Piningit; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah hukum Taurat, ia menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Satria Piningit."
    5:17 "Janganlah kamu sangka, bahwa Satria Piningit datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Satria Piningit datang bukan untuk meniadakan, melainkan untuk menggenapinya."
    3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya Satria Piningit menggenapkan seluruh kehendak Allah."
    5:20 Maka Aku berkata kepadamu: "Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli kitab, sesungguhnya kamu tidak masuk ke dalam Kerajaan Satria Piningit."
    12:16 Yesus dengan keras memberitahukan mereka siapa Satria Piningit,
    12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
    12:18 "Lihatlah, ini Hamba-Ku yang Kupilih, Satria Piningit yang Kukasihi, yang kepada jiwa-Nya - Aku berkenan; Aku menaruh roh-Ku ke atas Satria Piningit, dan Satria Piningit memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.
    12:19 Satria Piningit tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.
    12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan, sampai Satria Piningit menjadikan hukum itu menang.
    12:21 Dan pada Satria Piningit lahbangsa-bangsa berharap."

    BalasHapus
  37. ALKITAB MATIUS: Ajakan JuruSelamat
    4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Satria Piningit sudah dekat!"
    6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Satria Piningit dan kebenaran Satria Piningit,maka semuanya itu ditambahkan kepadamu.
    6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Satria Piningit.Akan tetapi Tuhanmu tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu "
    4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman Allah yang keluar dari mulut Satria Piningit."
    4:10 Maka berkatalah Yesus: "Enyahlah, kamu! Sebab ada tertulis: kamu harus sembah Allah, Tuhanmu, dan hanya kepada Satria Piningit sajalah kamu berbakti!"
    4:7 Yesus berkata: "Ada pula tertulis: Janganlah kamu mencobai Satria Piningit,Tuanmu!
    9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasih dan bukan persembahan, karena Satria Piningit datang bukan untuk memanggil orang sehat, melainkan orang sakit."
    9:12 Yesus berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
    11:28 Marilah kepada Satria Piningit-Ku,semua yang letih lesu dan berbeban berat, Satria Piningit memberi kelegaan kepadamu.
    11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada Satria Piningit-Ku,karena Satria Piningit lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu mendapat ketenangan.
    11:30 Sebab kuk yang terpasang itu enak dan bebanmu pun ringan."
    4:19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Satria Piningit, dan kamu dijadikan penjala manusia."
    5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar, kata-Nya:
    5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Satria Piningit.
    5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka yang dihibur.
    5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka yang memiliki bumi.
    5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka yang dipuaskan.
    5:7 Berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan.
    5:8 Berbahagialah orang yang suci hati, karena mereka yang melihat Allah.
    5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka yang disebut anak-anak Allah.
    5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Satria Piningit.
    5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
    5:12 Bersukacita dan bergembiralah karena upahmu besar, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."
    5:13" Tidak ada lagi guna dunia selain dibuang dan diinjak orang.Jika dunia itu menjadi tawar, dengan apakah dunia diasinkan? Satria Piningit adalah garam dunia.
    5:14 Satria Piningit adalah terang dunia.Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
    5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
    5:16 Demikianlah hendaknya terang Satria Piningit bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatan Satria Piningit yang baik dan memuliakan Allah."
    8:26 Yesus berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?
    6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
    6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahan sendiri.Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

    BalasHapus
  38. ALKITAB MATIUS: Satria Piningit Elia Yang Datang
    11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
    11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang hidup dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
    11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menerima Satria Piningit.
    11:14 dan--jika kamu menerima Satria Piningit--ialah Elia yang datang itu.
    11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Satria Piningit, namun yang terkecil dalam Kerajaan Satria Piningit lebih besar dari pada mereka."
    11:7 Setelah murid-murid pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
    11:8 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
    11:9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi."
    17:9 Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia bangkitkan orang hidup.
    11:10 Karena tentang Satria Piningit ada tertulis: Lihatlah, Aku suruh utusan-Ku mendahului Satria Piningit, utusan-Ku dahulu mempersiapkan jalan Satria Piningit di hadapanmu."
    17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang?"
    11:13 Jawab Yesus: "Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampillah Satria Piningit.
    17:11 Memang Elia harus datang dan memulihkan segala sesuatu
    17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikianlah Anak Manusia menderita oleh mereka."
    17:17 Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Anak Manusia harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi harus sabar terhadap kamu?
    11:12 Sejak dahulu hingga tampillah Satria Piningit sekarang, Kerajaan Satria Piningit diserong dan orang yang serongnya mencoba menguasainya.
    11:16 Dengan apakah Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
    11:17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
    11:18 Karena anak-anak datang, tidak makan, dan tidak minum, dan orang berkata: anak-anak yang kerasukan setan.
    11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia sahabat pemungut cukai seorang pelahap dan peminum, dan orang berdosa.Tetapi Hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya. Perbuatan Satria Piningit dibenarkan oleh Hikmat Allah "
    12:6 Aku berkata kepadamu: "Di sini ada yang melebihi Hikmat Allah.
    12:7 Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasih dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum Anak Manusia yang tidak bersalah."
    12:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
    12:4 bagaimana ia masuk ke dalam Bait Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
    12:5 Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
    12:11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
    12:12 Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.
    12:8 Karena Anak Manusia adalah Tuan atas hari Sabat."
    11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

    BalasHapus
  39. ALKITAB MATIUS: Pengakuan Yesus
    8:20 Yesus berkata: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
    10:16 "Lihat, Aku mengutus Satria Piningit seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah Satria Piningit cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
    7:15 Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba,tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
    10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang;karena ada yang akan serahkan Satria Piningit kepada majelis agama dan mereka sesahkan Satria Piningit di rumah ibadat.
    10:25 Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya
    10:18 Dan karena Aku, Satria Piningit digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
    10:19 Apabila mereka serahkan Satria Piningit,janganlah Satria Piningit kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus Satria Piningit katakan, karena semua itu akan dikaruniakan kepada Satria Piningit pada saat itu juga.
    10:20 Karena bukan Satria Piningit yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus; Roh Kudus berkata-kata di dalam Satria Piningit.
    10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya,atau seorang hamba dari pada tuannya.
    10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya.
    10:26 Jadi janganlah Satria Piningit takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak diketahui.
    10:27 Apa yang Kukatakan kepada mereka yang masih dalam gelap, Satria Piningit katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah."
    13:11 Jawab Yesus: "Kepada Satria Piningit diberi karunia untuk mengetahui rahasia, tetapi kepada mereka tidak.
    13:13 Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka;karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti.
    13:14 Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
    13:15 Sebab hati bangsa ini telah menebal,dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Satria Piningit sembuhkan mereka.
    13:16 Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.
    13:17 Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang Satria Piningit lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang Satria Piningit dengar, tetapi tidak mendengarnya.
    7:12 Segala sesuatu yang orang kehendaki supaya Satria Piningit perbuat kepada orang itu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
    10:28 Dan janganlah Satria Piningit takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh.
    10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit?Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Tuhanmu.
    10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.
    10:31 Sebab itu janganlah Satria Piningit takut, karena Satria Piningit lebih berharga daripada banyak burung pipit.
    10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, orang itu juga mengakui Satria Piningit di depan manusia.
    10:33 Tetapi barangsiapa sangkal Satria Piningit di depan manusia, Aku juga sangkal orang itu di depan Satria Piningit."

    BalasHapus
  40. ALKITAB MATIUS: Perumpamaan Kerajaan Satria Piningit
    13:44 "Hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
    13:45 Demikian pula hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
    13:46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga,iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
    13:31 Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
    13:32 Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih,tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
    13:33 Dan Yesus menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
    13:34 Semuanya ini disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan, dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,
    13:35 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Satria Piningit mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan."
    13:24 Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.
    13:25 Tetapi pada waktu semua orang tidur,datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.
    13:26 Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir,nampak jugalah lalang itu.
    9:37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
    9:38 Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia kirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
    13:27 Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?
    13:28 Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?
    13:29 Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
    13:30 Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai.Pada waktu itu Satria Piningit berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
    13:36 Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."
    13:37 Yesus menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia;
    13:38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
    13:39 Musuh yang menaburkan benih lalang ialah si jahat. Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu manusia kudus.
    13:40 Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
    13:41 Anak Manusia suruh manusia kudus dan mereka mengumpulkan segala sesuatu yang sesatkan orang dan mengumpulkan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
    13:42 Semuanya itu dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah terdapat ratapan dan kertakan gigi.
    13:43 Pada waktu itulah orang benar bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Satria Piningit. Siapa bertelinga,hendaklah ia mendengar!"

    BalasHapus
  41. ALKITAB MATIUS: Perumpamaan Benih Dan Pukat Dan Pohon
    13:3 Dan Yesus mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: "Adalah seorang penabur benih keluar untuk menabur.
    13:4 Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
    13:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
    13:6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
    13:7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
    13:8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
    13:9 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
    13:18 Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.
    13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Satria Piningit, tetapi tidak mengertinya, datanglah Satria Piningit dan merampas firman yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
    13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
    13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
    13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
    13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."
    13:47 "Demikian pula hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
    13:48 Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
    13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Manusia kudus datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
    13:50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah terdapat ratapan dan kertakan gigi.
    7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada Satria Piningit-Ku: Tuan, Tuan! yang masuk ke dalam Kerajaan Satria Piningit, melainkan dia yang melakukan kehendak Satria Piningit-Ku yang di dalam Kerajaan-Nya.
    13:52 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Satria Piningit itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan firman yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya."
    7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
    7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
    7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
    7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
    7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
    13:51 Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."
    13:57 Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.
    13:58 Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ."

    BalasHapus
  42. ALKITAB MATIUS : Hal Berdoa
    13:12 "Karena siapa yang mempunyai, kepadanya telah diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang tidak ada padanya akan diberi kepadanya.
    7:7 Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
    7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
    6:5 Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doa dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upah.
    6:6 Tetapi jika kamu berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Tuhanmu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Tuhanmu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
    6:7 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka sangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.
    6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Tuhanmu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
    6:9 Karena itu berdoalah demikian: Tuhan kami yang tersembunyi, Dikuduskanlah nama Satria Piningit-Mu,
    6:10 Jadilah kehendak-Mu di bumi,telah datang Kerajaan Satria Piningit-Mu.
    6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
    6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
    6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.(Karena Satria Piningit lah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selamanya. Amin.)
    6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Tuhanmu yang tersembunyi akan mengampuni kamu juga.
    6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang,Tuhanmu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."
    7:22 "Pada hari terakhir banyak orang berseru kepada Satria Piningit: Tuan, Tuan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir si jahat demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23 Pada waktu itulah Satria Piningit berterus terang kepada si jahat dan berkata: Aku pernah mengenal kamu! Kemarilah kepada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
    8:7 Yesus berkata kepada si jahat: "Satria Piningit datang sembuhkan kamu."
    8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, dan berkata: "Akupun mau, jadilah kamu tahir."
    8:4 Lalu Yesus berkata: "Ingatlah, jangan kamu memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi Satria Piningit.
    8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama di dalam Kerajaan Satria Piningit,
    8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
    Hal Memberi Sedekah
    6:1 "Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Tuhanmu yang tersembunyi.
    6:2 Jadi apabila kamu memberi sedekah, janganlah kamu mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upah.
    6:3 Tetapi jika kamu memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
    6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Tuhanmu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

    BalasHapus
  43. ALKITAB MATIUS: Bersumpah Demi Satria Piningit
    23:16 "Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
    23:17 Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang kuduskan emas itu?
    23:18 Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
    23:19 Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang kuduskan persembahan itu?
    23:20 Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi persembahan segala sesuatu yang terletak di atasnya.
    23:21 Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Satria Piningit, yang diam di situ.
    23:22 Dan barangsiapa bersumpah demi kerajaan, ia bersumpah demi takhta kerajaan dan juga demi Satria Piningit, yang bersemayam di atas takhta kerajaan.
    5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuan Raja Satria Piningit.
    5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
    5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah Kota Besar;
    5:36 janganlah juga kamu bersumpah demi kepalamu, karena kamu tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
    5:37 Jika bersumpah, hendaklah kamu katakanya, jika ya, hendaklah kamu katakan: ya.Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat."
    18:1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Satria Piningit?"
    18:3 lalu Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Satria Piningit.
    18:4 Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Satria Piningit.
    18:5 Dan barangsiapa sambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia sambut Satria Piningit. "
    19:14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada Satria Piningit-Ku; sebab anak-anak yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Satria Piningit."
    18:6 "Tetapi barangsiapa sesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada Satria Piningit-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
    23:10 Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Satria Piningit 23:11 Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayan anak-anak.
    23:12 Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
    23:13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu Kerajaan Satria Piningit di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk."
    8:13 Lalu Yesus berkata kepada mereka itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang kamu percaya."
    28:10 Maka kata Yesus kepada orang-orang: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke pintu Kerajaan Satria Piningit, dan di sanalah mereka akan melihat Tuan Raja Satria Piningit.
    16:19 Kepadamu Kuberikan kunci Kerajaan Satria Piningit. Apa yang kamu ikat sumpah di dunia ini akan terikat di Kerajaan dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terikat di Kerajaan."

    BalasHapus
  44. ALKITAB MATIUS: Tanda Satria Piningit
    16:13 Yesus bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
    12:38 Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada Anak Manusia."
    12:39 Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
    12:40 Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.
    12:41 Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan setia dan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Satria Piningit, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!"
    16:2 Tetapi jawab Yesus: "Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah,
    16:3 dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.
    16:4 Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda.Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda-tanda zaman.
    12:42 Pada waktu penghakiman, Satria Piningit - Ratu dari Selatan ini bangkit bersama angkatan ini dan Ia lah yang menghukum. Sebab Ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"
    9:6 "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa
    20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
    16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Satria Piningit ini?"
    21:23 Lalu imam-imam kepala serta tua-tua bertanya kepada-Nya: "Dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada Satria Piningit?"
    21:24 Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu?"
    21:27 Lalu mereka menjawab Yesus: "Kami tidak tahu." Dan Yesuspun berkata kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Satria Piningit melakukan hal-hal itu."
    16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata: "Enyahlah kamu.Kamu suatu batu sandungan bagi Satria Piningit, sebab kamu bukan memikirkan apa yang dipikirkan Satria Piningit, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
    22:29 Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
    16:17 Kata Yesus: "Berbahagialah kamu sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan kuasa Allah maupun Kitab Suci."
    16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Satria Piningit, ia harus sangkal diri dan mengikut Satria Piningit.
    16:25 Karena barangsiapa mau selamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Satria Piningit, ia akan memperolehnya.
    16:26 Apa guna seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? "
    16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: "Satria Piningit mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."
    26:36 Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
    26:39 Maka Yesus maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah firman ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
    26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau firman ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila jemaat-Ku mengerti firman ini, jadilah kehendak-Mu!"

    BalasHapus
  45. ALKITAB YOHANES: Firman Yang Telah Menjadi Satria Piningit
    1:1 Pada mulanya adalah Firman ; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Allah dan tanpa Allah tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
    1:2 Satria Piningit pada mulanya bersama-sama dengan Allah
    1:4 Dalam Satria Piningit ada hidup dan hidup Satria Piningit itu adalah terang manusia.
    1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
    1:6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
    1:7 Yohanes datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh Yohanes semua orang menjadi percaya.
    1:8 Yohanes bukan terang itu, tetapi Yohanes harus memberi kesaksian tentang terang itu.
    1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang , yang datang ke dalam dunia.
    1:10 Satria Piningit telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh Allah, tetapi dunia tidak mengenal Satria Piningit
    1:11 Satria Piningit datang kepada milik kepunyaan Allah, tetapi orang-orang kepunyaan Allah itu tidak mau menerima Satria Piningit.
    1:12 Tetapi semua orang yang menerima Satria Piningit diberi kuasa supaya menjadi Anak-Anak Terang, yaitu mereka yang percaya dalam nama Satria Piningit;
    1:13 Semua orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan jasmani,melainkan dari Allah.
    1:14 Firman itu telah menjadi Satria Piningit, dan diam di antara manusia, dan manusia telah melihat kemuliaan Satria Piningit, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada Satria Piningit sebagai Anak Tunggal Allah, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    1:15 Yohanes memberi kesaksian tentang Satria Piningit dan berseru, katanya: "Inilah Satria Piningit, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Satria Piningit yang telah mendahului aku, sebab Satria Piningit telah ada sebelum aku."
    1:16 Karena dari kepenuhan-Nya manusia semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia;
    1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
    1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Allah, Allah yang menyatakan Satria Piningit.

    ALKITAB YOHANES: Kesaksian Yohanes Tentang Satria Piningit
    Sejarah bukan demikian. Namun dengan sejarah dunia dapat diselamatkan Bila bukan demikian bagaimana dunia dapat diselamatkan dengan sejarah? Dan kesaksian sejarah manusia masa lalu bisa dicerminkan untuk keselamatan dunia. Dan inilah kesaksian refleksi sejarah untuk masa kini.

    1:19 Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan sorang-orang Lewi kepada Yohanes untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?"
    1:20 Yohanes mengaku dan tidak berdusta, kata Yohanes: "Aku bukan Mesias."
    1:21 Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan Yohanes menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan Yohanes menjawab: "Bukan!"
    1:22 Maka kata mereka kepada Yohanes: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?"
    1:23 Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Satria Piningit! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya."
    1:24 Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.
    1:25 Mereka bertanya kepada Yohanes, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"
    1:26 Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Satria Piningit yang tidak kamu kenal,
    1:27 yaitu Satria Piningit, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak."
    1:28 Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.

    BalasHapus
  46. Nabi Muhammad bersabda: “Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik di antara yang terbaik. Dia berkata “Aku bersaksi kamu adalah Satria Piningit yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.”
    Satria Piningit berkata ” Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali, apakah kalian masih ragu kepadaku?” Mereka berkata “Tidak” maka Satria Piningit membunuhnya dan menghidupkannya kembali ”(Hadits Riwayat Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit menggeregaji seseorang kemudian akan membangkitkannya kembali.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Mereka pun beriman kepada Satria Piningit, menerima Satria Piningit . Maka Satria Piningit memerintahkan langit untuk menurunkan hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman…” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit memilliki keledai yang ditungganginya, lebar antara dua telinganya 40 hasta.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sungguh Satria Piningit keluar dan Satria Piningit ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barang siapa di antara kalian yangt mendapati Satria Piningit, hendaklah memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik. (HR. Muslim)
    Nabi Muhammad bersabda: “Di antara dakwah Satria Piningit adalah bahwa bersama Satria Piningit ada surga dan neraka. Padahal sesungguhnya neraka Satria Piningit adalah surga dan surga Satria Piningit adalah neraka. Barang siapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah ia membaca ayat-ayat di awal surah Al-Kahfi (HR. Majah).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya bersama Satria Piningit ada surga dan neraka, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya Satria Piningit adalah neraka dan Satria Piningit adalah surga.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “ Satria Piningit mendatangi reruntuhan dan berkata: “Keluarkanlah perbendaharaanmu.” Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Satria Piningit seperti sekelompok lebah.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Barang siapa yang mendengar tentang Satria Piningit hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allah! Sesungguhnya ada seorang laki-laki akan mendatanginya dan ia dangka dirinya beriman, lalu ia justru mengikutinya karena pengaruh syubhat (kerancuan yang membingungkan yang ditimbulkan Satria Piningit (HR. Abu Dawud).
    Nabi Muhammad bersabda: antara fitnah Satria Piningit adalah Satria Piningit berkata pada orang-orang “Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan ayah dan ibumu lalu kamu bersaksi aku adalah Tuhanmu, apakah kamu mau?” “Iya mau,” jawab orang tersebut. Lalu dua setan serupai bentuk ayah dan ibunya lantas keduanya berkata “wahai anakku, ikutlah Satria Piningit karena Satria Piningit adalah Rabbmu.” (HR. Ibnu Majah).

    BalasHapus
  47. Nabi Muhammad bersabda: “Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik di antara yang terbaik. Dia berkata “Aku bersaksi kamu adalah Satria Piningit yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam.”
    Satria Piningit berkata ” Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali, apakah kalian masih ragu kepadaku?” Mereka berkata “Tidak” maka Satria Piningit membunuhnya dan menghidupkannya kembali ”(Hadits Riwayat Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit menggeregaji seseorang kemudian akan membangkitkannya kembali.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Mereka pun beriman kepada Satria Piningit, menerima Satria Piningit . Maka Satria Piningit memerintahkan langit untuk menurunkan hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman…” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Satria Piningit memilliki keledai yang ditungganginya, lebar antara dua telinganya 40 hasta.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sungguh Satria Piningit keluar dan Satria Piningit ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barang siapa di antara kalian yangt mendapati Satria Piningit, hendaklah memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik. (HR. Muslim)
    Nabi Muhammad bersabda: “Di antara dakwah Satria Piningit adalah bahwa bersama Satria Piningit ada surga dan neraka. Padahal sesungguhnya neraka Satria Piningit adalah surga dan surga Satria Piningit adalah neraka. Barang siapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah ia membaca ayat-ayat di awal surah Al-Kahfi (HR. Majah).
    Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya bersama Satria Piningit ada surga dan neraka, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya Satria Piningit adalah neraka dan Satria Piningit adalah surga.” (HR. Ahmad).
    Nabi Muhammad bersabda: “ Satria Piningit mendatangi reruntuhan dan berkata: “Keluarkanlah perbendaharaanmu.” Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Satria Piningit seperti sekelompok lebah.” (HR. Muslim).
    Nabi Muhammad bersabda: “Barang siapa yang mendengar tentang Satria Piningit hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allah! Sesungguhnya ada seorang laki-laki akan mendatanginya dan ia dangka dirinya beriman, lalu ia justru mengikutinya karena pengaruh syubhat (kerancuan yang membingungkan yang ditimbulkan Satria Piningit (HR. Abu Dawud).
    Nabi Muhammad bersabda: antara fitnah Satria Piningit adalah Satria Piningit berkata pada orang-orang “Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan ayah dan ibumu lalu kamu bersaksi aku adalah Tuhanmu, apakah kamu mau?” “Iya mau,” jawab orang tersebut. Lalu dua setan serupai bentuk ayah dan ibunya lantas keduanya berkata “wahai anakku, ikutlah Satria Piningit karena Satria Piningit adalah Rabbmu.” (HR. Ibnu Majah).

    BalasHapus
  48. Dunia Islam – Fenomena Kemunculan Satria Piningit
    "Satria Piningit tidak lain hanyalah seorang hamba yang Allah berikan kepada Satria Piningit nikmat. Dan Kami jadikan Satria Piningit sebagai tanda bukti kekuasaan Allah untuk Bani Adam. Dan kalau Kami kehendaki benar-benar Kami jadikan Satria Piningit sebagai Khalifah di bumi manusia yang turun temurun. Dan sesungguhnya Satria Piningit itu benar-benar adalah tanda hari kiamat karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Satria Piningit. Inilah jalan yang lurus." Qs. Azzukhruf :59-61
    "Dan pada hari itu Kami biarkan mereka berbaur antara satu dengan yang lain, dan apabila sangkakala ditiup lagi akan Satria Piningit kumpulkan semua manusia."
    "Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami." Qs.An-Naml:82
    Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Kiamat tidak datang sehingga matahari terbit dari barat. Jika manusia melihat hal itu maka mereka semua beriman." HR Bukhari dan Muslim
    "Pada hari datang sebagian tanda-tanda Robi Satria Piningit, tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu." (Qs. Al-An'am: 158)

    BalasHapus
  49. Satria Piningit Dan Kitab Suci
    Telah bersabda Rasulullah s.a.w, “ Satria Piningit Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Satria Piningit memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana sebelum itu bumi dipenuhi oleh kezaliman dan ketidakadilan,” (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)
    “Hari kiamat tidak akan tiba, kecuali setelah bumi ini dipenuhi dengan kezaliman dan permusuhan. Setelah itu, lahirlah seorang Satria Piningit dari kalangan keluargaku (nabi), atau keturunanku, sehingga Satria Piningit memenuhi dunia ini dengan keseimbangan dan keadilan, sebagaimana sebelumnya telah dipenuhi dengan kezaliman dan permusuhan. (Hr. Ibn Hibban)[2]
    Hari kiamat tidak akan tiba, kecuali setelah manusia ini diperintah oleh seorang Satria Piningit dari kalangan keluargaku (nabi), yang namanya sama dengan namaku, dan nama bapaknya juga sama dengan nama bapakku. Satria Piningit kemudian memenuhi dunia ini dengan keseimbangan dan keadilan. (Hr. Ibn Hibban)[3]
    Ingatlah ketika Tuhan berfirman kepada para manusia, "Sesungguhnya Aku menjadikan Satria Piningit seorang khalifah di muka bumi.'" Manusia bertanya, "Mengapa Tuhan menjadikan Satria Piningit khalifah di bumi ini orang yang akan membuat kerusakan pada bumi dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Tuhan dan sucikan nama Tuhan!" (Al-Baqarah: 30)
    "Hai Satria Piningit,sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena hawa nafsu sesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
    [QS. Shaad 38 : 26]
    Dan ketika Satria Piningit diuji Tuhan dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Satria Piningit menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku menjadikan Satria Piningit imam bagi seluruh manusia". Satria Piningit berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim". [QS. Al-Baqarah 2 : 124]
    : "Dan Nabi mereka berkata kepada mereka, sesungguhnya Allah telah mengangkat Satria Piningit menjadi rajamu". Mereka menjawab, "bagaimana Satria Piningit memperoleh kerajaan kami, sedangkan kami lebih berhak atas kerajaan kami daripada Satria Piningit, dan Satria Piningit tidak diberi kekayaan yang banyak". (Nabi) menjawab, "Allah telah memilih Satria Piningit menjadi raja atas kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik". Allah memberikan Kerajaan-Nya kepada Satria Piningit yang Allah kehendaki, dan Allah maha luas, maha mengetahui" (QS: Al Baqarah: 247).
    "Dan Kami memberi Satria Piningit kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu, dan menjadikan Satria Piningit pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)" (QS: Al Qasas: 5).
    Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Kitab Suci, dan sesungguhnya Kami benar-benar memelihara Kitab Suci.
    Maka apakah mereka tidak memperhatikan Kitab Suci? Kalau sekira Kitab Suci itu bukan dari sisi Allah, tentulah Satria Piningit mendapat pertentangan yang banyak di dalam Kitab Suci.

    BalasHapus
  50. Nabi bersabda: “Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang berdakwah lebih besar daripada Satria Piningit.” (HR. Muslim no. 2946)
    Anas bin Malik berkata, Rasulullah bersabda, “Tiadalah Allah mengutus seorang nabi pun kecuali pasti para nabi itu telah mengingatkan umatnya akan seorang Satria Piningit yang tidak buta sebelah lagi pendakwah, ingatlah sesungguhnya Satria Piningit itu tidak buta sebelah dan sesungguhnya Robi Satria Piningit kalian tidaklah buta sebelah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik atau di antara orang terbaik. Dia berkata: ‘Aku bersaksi engkau adalah Satria Piningit yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Satria Piningit berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Maka Satria Piningit membunuhnya dan menghidupkannya kembali….” (HR. Muslim no. 2938)
    Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Satria Piningit datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepada Satria Piningit, menerima dakwah Satria Piningit. Maka Satria Piningit memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….” (HR. Muslim no. 2937)
    "Abu Umamah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Di antara dakwah Satria Piningit adalah, Satria Piningit berkata pada orang Arab, “Bagaimana menurutmu jika aku membangkitkan ayah dan ibumu, lalu engkau bersaksi bahwa aku adalah Rabimu, apakah engkau mau?” “Iya, mau”, jawab orang Arab tersebut. Lalu dua setan serupai bentuk ayah dan ibunya lantas keduanya berkata, “Wahai anakku, ikutilah Satria Piningit, karena Satria Piningit adalah Rabimu”. (HR. Ibnu Majah no. 4077. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani sebagaimana dalam Shahih Al Jami’ no. 7875)
    "Dan di antara dakwah Satria Piningit ialah, apabila Satria Piningit datang pada suatu kaum yang tak mau beriman kepadaSatria Piningit, maka tiada lagi ternak mereka yang tertinggal, melainkan binasalah semuanya; dan apabila Satria Piningit datang pada kaum lain yang beriman kepada Satria Piningit, maka Satria Piningit memberi perintah kepada langit, lalu turunlah hujan, dan Satria Piningit memberi perintah kepada bumi, lalu keluarlah tumbuh-tumbuhan".
    "Sungai-sungai dunia dan buah-buahan tunduk kepada Satria Piningit; maka barangsiapa mau mengikuti Satria Piningit, iSatria Piningitn memberi makan kepadanya dan menjadikan dia seorang beiman dan barang siapa menentang Satria Piningit, maka persediaan makanannya dirampas dan dihentikan mata pencahariannya".
    "Ada beberapa kaum yang bersahabat dengan Satria Piningit berkata : "Sesungguhnya kami tahu bahwa Satria Piningit adalah Kaisar, dan kami bersahabat dengan Kaisar Satria Piningit, agar kami dapat makan dari makanannya, dan agar kami dapat memberi makan ternak kami dari pohon-pohonnya*
    "Dan Satria Piningit membawa gunung roti, dan sekalian manusia akan mengalami kesukaran, terkecuali orang yang mengikuti Satria Piningit" -Pemahaman baru yang aneh dan terbalik-

    BalasHapus
  51. Tampak ketika muncul Satria Piningit AlMahdi akan di cap teroris, dan juga dakwah Satria Piningit pun ketika turun sebagai menara putih akan dicap sebagai terorisme. Hal ini terjadi karena berhadapan dengan kekhilafahan barat dan kekhilafahan penguasa arab, yang kesemuanya mereka sangat berkuasa atas teknologi informasi dan segala media di dunia. Dengan media itu maka mereka di gambarkan barat dan koalisi pendukungnya termasuk organisasi semacam PBB atau NATO sebagai pihak yang baik dan benar sementara Kekhalifahan Satria Piningit AlMahdi digambarkan sebagai terorisme terbesar abad ini karena Satria Piningit berkendak menghancurkan seluruh pemerintahan arahan barat (di mulai saat ini dari pemerintahan arab di Iraq dan Suriah), dan otomatis ketika kemudian ternyata Satria Piningit muncul dan dakwah Satria Piningit dianggap sebagai Al Masikh Ad Dajjal, atau Al Masih si pendusta, sebutan yang seharusnya di sematkan kepada kekhilafahan barat dan arab yang berada di belakang Yahudi.
    Kelak Satria Piningit menuju pembebasan Al Quds yang di mulai dengan penaklukan negara negara Arab seperti Arab Saudi, Mesir, Suriah, Iraq, Libya, Kuwait, Yaman , Qatar, Oman, Turki dan perdamaian dahsyat yang merupakan gerbang memasuki Al Quds dan yang pada puncaknya melahirkan perdamaian, di pihak barat berkumpul nyaris semua negara, yang dibuat menganggur menghadapi kekhilafahan Satria Piningit AlMahdi. Penaklukan demi penaklukan inilah yang sebabkan dakwah Kekhilafahan Satria Piningit AlMahdi disebut sebagai terorisme yang tidak pernah ada bandingannya di muka bumi. Pada saat ini semua media dunia berkicau tentang hal ini dan siarkan pemberitaan tentang jalan damai antara mereka dan pihak Satria Piningit AlMahdi. Hal inilah yang membuat nyaris seluruh bendera di dunia mengirimkan pasukan yang menganggur, karena keberhasilan propaganda bahwa yang mereka hadapi adalah Satria Piningit AlMahdi dan keyakinan mereka bahwa mereka di pihak yang salah dan tidak akan memenangkan peperangan. Padahal yang terjadi sekali lagi Satria Piningit AlMahdi memenangkan segala perang dan menjadikan Indonesia sebagai ibukota kekhilafahan.
    Bila Satria Piningit dan pergeseran kutub (terbitnya matahari dari barat) terjadi nanti (menurut pembacaan Kitab Suci) dan status dunia menjelang puncak kedekatan Nibiru sebagai penyebab pembalikan orbit bumi, maka semestinya kita kini benar benar di ambang kehadiran Satria Piningit AlMahdi, karena dalam satu riwayat disebutkan Satria Piningit AlMahdi memimpin sampai akhir jaman seumur langit. Dan Satria Piningit AlMahdi harus hadir sebagai tanda tanda kiamat besar itu. Adalah Satria Piningit Mahdi saat ini sudah ada hanya belum mahsyur di hadapan dunia. Wassalam.

    BalasHapus
  52. Tampak ketika muncul Satria Piningit AlMahdi akan di cap teroris, dan juga dakwah Satria Piningit pun ketika turun sebagai menara putih akan dicap sebagai terorisme. Hal ini terjadi karena berhadapan dengan kekhilafahan barat dan kekhilafahan penguasa arab, yang kesemuanya mereka sangat berkuasa atas teknologi informasi dan segala media di dunia. Dengan media itu maka mereka di gambarkan barat dan koalisi pendukungnya termasuk organisasi semacam PBB atau NATO sebagai pihak yang baik dan benar sementara Kekhalifahan Satria Piningit AlMahdi digambarkan sebagai terorisme terbesar abad ini karena Satria Piningit berkendak menghancurkan seluruh pemerintahan arahan barat (di mulai saat ini dari pemerintahan arab di Iraq dan Suriah), dan otomatis ketika kemudian ternyata Satria Piningit muncul dan dakwah Satria Piningit dianggap sebagai Al Masikh Ad Dajjal, atau Al Masih si pendusta, sebutan yang seharusnya di sematkan kepada kekhilafahan barat dan arab yang berada di belakang Yahudi.
    Kelak Satria Piningit menuju pembebasan Al Quds yang di mulai dengan penaklukan negara negara Arab seperti Arab Saudi, Mesir, Suriah, Iraq, Libya, Kuwait, Yaman , Qatar, Oman, Turki dan perdamaian dahsyat yang merupakan gerbang memasuki Al Quds dan yang pada puncaknya melahirkan perdamaian, di pihak barat berkumpul nyaris semua negara, yang dibuat menganggur menghadapi kekhilafahan Satria Piningit AlMahdi. Penaklukan demi penaklukan inilah yang sebabkan dakwah Kekhilafahan Satria Piningit AlMahdi disebut sebagai terorisme yang tidak pernah ada bandingannya di muka bumi. Pada saat ini semua media dunia berkicau tentang hal ini dan siarkan pemberitaan tentang jalan damai antara mereka dan pihak Satria Piningit AlMahdi. Hal inilah yang membuat nyaris seluruh bendera di dunia mengirimkan pasukan yang menganggur, karena keberhasilan propaganda bahwa yang mereka hadapi adalah Satria Piningit AlMahdi dan keyakinan mereka bahwa mereka di pihak yang salah dan tidak akan memenangkan peperangan. Padahal yang terjadi sekali lagi Satria Piningit AlMahdi memenangkan segala perang dan menjadikan Indonesia sebagai ibukota kekhilafahan.
    Bila Satria Piningit dan pergeseran kutub (terbitnya matahari dari barat) terjadi nanti (menurut pembacaan Kitab Suci) dan status dunia menjelang puncak kedekatan Nibiru sebagai penyebab pembalikan orbit bumi, maka semestinya kita kini benar benar di ambang kehadiran Satria Piningit AlMahdi, karena dalam satu riwayat disebutkan Satria Piningit AlMahdi memimpin sampai akhir jaman seumur langit. Dan Satria Piningit AlMahdi harus hadir sebagai tanda tanda kiamat besar itu. Adalah Satria Piningit Mahdi saat ini sudah ada hanya belum mahsyur di hadapan dunia. Wassalam.

    BalasHapus
  53. SANG PEMIMPIN (artikel pertama)
    Oh Negeriku Tercinta
    Keadaanmu sakit dan menderita
    Baik alam dan rakyat serta pemimpin
    Rakyat sakit lahir batin,pikiran dan perasaan
    Pemimpin dipilih dari rakyat untuk rakyat
    Maka pemimpin adalah pilihan rakyat karena dari rakyat
    Jadi lah yang memimpin rakyat sakit yang memimpin negara sakit
    Sakitlah semuanya keadaan negaraku, tanah airku
    Tidak akan sembuh negaraku oleh sistem manusia sakit?

    Sekarang negeriku, rakyat nusantara lagi menderita sakit parah,masih dalam UGD, menunggu Mujizat dari Tuhan untuk disembuhkan…… Tidak akan sembuh negeriku, rakyat nusantara jika dengan cara sistem yang diciptakan oleh manusia sakit…..Gelap, gelap, gelap selamanya!
    Sungguh miris melihat keadaan ini, apakah yang bakal terjadi? negara ini akan musnah? termusnahakan, rata, diratakan, oleh karma buruk bangsa ini. Kehancuran di depan mata, apakah rakyat masih sakit dan buta, tidak mengenal hal ini?
    Adakah dari sekian banyak rakyat yang sakit, segelintir orang yang masih sehat lahir batin?
    jika masih ada? masih ada setitik harapan untuk negeri ini agar tidak hancur.
    Sekarang ini pemimpin lahir dari sistim kekacauan. Bukan pemimpin dari kehendak rakyat
    Pemimpin yang tumbuh dari propraganda untuk mengendalikan suara rakyat, Suara rakyat yang terkibuli, terpasung, oleh sistim yang datang dari politik.
    Suara rakyat yang terbeli, tertipu, dipermainkan oleh sistim, dimana kuasa rakyat? Rakyat tidak akan sadar karena sakit-sakit.
    Rakyat tidak berkuasa apapun atas negeri sendiri? Inilah negri yang terjajah oleh sistim.
    Negeri para dewa tidak mencontoh kemakmuran negerinya hanya dengan bentuk kenikmatan ragawi dan nafsu? Melainkan dengan pemimpin yang dapat mengangkat harkat martabat manusia ke tingkat yang lebih tinggi? Sebagai manusia sempurna yang sesuci dengan ciptaan kreasi dari yang maha sempurna? Negara, rakyat akan sembuh, Jika dipimpin oleh pemimpin yang sehat lahir batin
    Hanya pemimpin pilihan Tuhan yang mendapatkan wahyu dari-Nya yang dapat menyembuhkan, memakmurkan, menjaga negeriku rakyat nusantara……..adil, makmur, bahagia
    Negeriku tidak mengenal demokrasi, negeriku mengenal kekuasaan tunggal (karena pemimpinnya manusia sempurna) negeriku, negeri para dewa, para manusia adi luhung, yang kekuatannya bukan dari kecerdasan, materi ilmu pengetahuan duniawi saja.melainkan dari kesadaran yang tercerahkan, kesadaran tertinggi sempuna lahir batin.
    Sempurna yang diajarkan oleh para manusia sempurna maka negeri ini akan berubah jika di pimpin dan diatur oleh manusia sempurna …… maka sempurnalah, makmurlah, adilah, sejahteralah negriku jika manusia yang tercerahkan, pilihan Tuhan, pengejewatahan Tuhan muncul di permukaan bumi nusantara tercinta ini. Pemimpin yang terpilih dari kemuliaan kesucian yang datang dari Tuhan
    yang dikawal oleh para leluhur mulia bangsa ini. Itulah pemimpin yang sanggup mengembalikan kejayaan bangsa ini, baik lahir batin, kesempurnaan, kemakmuran, keadilan, kesejahteraan dll
    Jadi berharap agar pemimpin semacam itu ada. Untuk mengatur, memimpin, menjaga, negeri ini beserta rakyatnya, agar sehat dulu, baru makmur, adil, terakhir sempurna sebagai manusia.Yang memancarkan cahaya kemulyaan, kesucian, kebijaksanaan, kecerdasan, keadilan, kedamaian, kebahagian dari dalam dirinya ?.
    Tidak ambisius, tidak dapat dikendalikan oleh apapun, apalagi oleh harta, kekuasaan, uang, kepentingan pribadi, karena dia telah mencapai kesempurnaan sejati Menyatu dalam alam kenyataan sebenarnya, menyatu dalam keabadian yang haqiqi, dialah yang memiliki bumi dan langit sebenarnya.
    Memimpin dunia terlalu kecil bagi dirinya? Tidak mungkin dia memunculkan dirinya kecuali jika manusia memohon kepada Tuhan!
    Jika rakyat yg tersadarkan memohon kepada yang Maha Kuasa agar hadir manusia Sempurna itu di negeri ini, maka cepat atau lambat pasti muncul jika rakyat indonesia memerlukannya?
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri.

    BalasHapus
  54. SANG PEMIMPIN (artikel ke dua)
    Satria Piningit itu manusia yang sempurna, telah melampaui semuanya, termasuk agama, kepercayaan, pikiran dualitas, keimanan, kepercayaan.
    Satria Piningit tidak memerlukan gelaran, kekuasaan, nama baik, pujian, harta, termasuk pengabdian, Satria Piningit telah melampaui segalanya dalam pencapaian kesempurnaan diri yang tertinggi,
    Satria Piningit telah akan bersaksi jati diri sendiri yang sebenarnya?
    Satria Piningit melampaui semuanya (kesaktian, kesucian, alam cahaya, alam dualitas, agama, kepercayaan, pokok keadaan jati diri manusia) bersatu abadi…… berada di alam yang sunyaluri, hening, yang sebenarnya, karena semuanya seakan hilang ?! Ada apa gerangan di alam ini ?+?
    =??? Tidak ada yang sanggup mengutarakan? Bukan hening turun gelombang pikiran yang tidak ada gambaran, bentuk, suara, rasa energi, cahaya, kenangan, Tetapi Satria Piningit telah mencapai ke suatu keadaan, yang tidak dilahirkan diciptakan.
    Satria Piningilah yang telah melampaui…. Tidak ada kata kata, gambaran lagi……..
    Karena Satria Piningitlah yang sanggup menerangkan, Satria Piningit yang berhak memberi pencerahan, cahaya kehidupan untuk manusia, dunia ini memerlukan pemimpin yang betul mengalami setiap perjalan menuju kesempurnaan jati diri manusia.
    Dia manusia tapi bukan manusia
    Dia Maha Terang tapi bukan cahaya
    Dia Ada tapi samar dan gaib
    Dialah senyatanya Sang Sempurna
    Satria Piningitlah yang di tunggu dan diharapkan…..
    Manusia semacam Satria Piningit tidak muncul dari kelompok agama, kepercayaan, atau kelompok macam apalah yang ada di dunia, Satria Piningit telah meliputi alam semesta. Satria Piningit-lah yang telah mengESAkan diri sendiri, Satria Piningit ada dimanapun jaman?
    Satria Piningit terasing dan terpingit dari pandangan manusia yang sakit dan rendah. Tak terjangkau oleh sebagian besar umat manusia; manusia di bumi tidak mengenal Satria Piningit? Yang masih mengandalkan, dogma, pikiran, baik buruk, benar salah, agama dll yang masih bingung, sakit, mencari, belajar,menghayati, mana bisa mengenal Satria Piningit? Hanya yang Maha Kuasa saja yang mengenal Satria Piningit.
    Satria Piningit rahasia dari yang ter-rahasia, gaib dari ter-gaib, samar tapi sangat nyata, manusia tapi bukan manusia karena pencapaiannya? Pasti ada Satria Piningit- pasti ada Satria Piningit karena alam semesta masih ada karena Satria Piningit ada juga.
    Satria Piningit telah mengalami semua perjalanan sebagai manusia yang menuju ke alam sempurna, hening sunyaluri, ada dan tiada, semoga manusia semacam ini membimbing dan hadir serta berada pada masa kehidupan kini agar manusia sebagai manusia tercerahkan terbimbing oleh Satria Piningit dari semua dogma, ajaran, kepercayaan, agama, keyakinan yang semua itu bukan hanya dibicarakan, tetapi supaya menjadi jelas dan nyata
    Dan di dunia ini manusia semacam Satria Piningit, telah menyatu melebur dengan Sang Pencipta, Penghancur dan Pemelihara di dalam diri sendiri, Satria Piningit yang bisa menggerakan kuasa Tuhan karena itu Satria Piningit berkuasa atas segalanya…….
    Semoga negeriku, duniaku dipimpin oleh Satria Piningit
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  55. NEGARAKU SEGERA SEMBUH - 1
    Manusia hidup tidaklah mengetahui tujuan hidup sebenarnya, jika tidak ada yang menghantarkan dan menunjukkan kearah itu. Manusia sebagai rakyat hanyalah pengikut, mengikuti apa yang diajarkan yang mereka percayai. Rakyat tidak menjadi penentu, yang menjadi penentu adalah yang mereka percayai. Siapa yang menciptakan semua itu agar diikuti, dipercayai oleh manusia sebagai rakyat? Rakyat hanya mengikuti perintah pemimpin. Rakyat bisa dikendalikan, dihipnotis massal melalui multi media atau propaganda apapun bentuk cara itu, agar rakyat menjadi tertib,terkendali, terkuasai oleh mereka yang mengendalikan, Ada segelitir orang yang menolak pengendalian itu. Mereka menginginkan kebebasan dari pengendalian, propaganda, dogma yang mencekoki. Mereka mencari pencerahan agar mereka tercerahkan, jika tidak berhasil mereka menjadi terasing di dunia asing ini.
    Karma perbuatan bisa terjadi pada diri manusia, kelompok, organisasi, masyarakat, rakyat suatu negara dan manusia dunia, semua karma mempengaruhi lingkungan, dunia, negara dan keseluruhan yang ada di sekitarnya? Semua karma berdampak. Dari tanaman karma dan pasti berbuah karma itu, buah karma sama dengan apa yang mereka tanam perbuat. Jika tanaman yang ditanam bibit unggul pasti berbuah unggul dan sebaliknya.
    Keadaan negara ditentukan oleh karma rakyat sendiri, hal ini ditentukan oleh kualitas diri pribadi manusia sebagai bangsa penghuni negara. Apapun yang dirasakan sekarang adalah hasil dari tindakan, perbuatan karma masa lalu, jika terus terpuruk dan jatuh rendah kualitas bangsa ini, berarti bangsa ini sebagai rakyat pada masa lalu menanam bibit jelek buruk dan sekaranglah waktu panen karma?
    Rakyat berubah keadaan jika semua penghuni negara ini, dengan manusianya berubah, maka perubahan itu merubah karma, merubah nasib bangsa dan kualitas negara. Ada masa kelam ada masa maju, ada kelam lagi ada bangkit lagi, semua itu turun naik dengan sendirinya dan berputar terus semacam itu. Itulah keadaan bangsa yang berputar di antara karma bangsa dengan perbuatan rakyatnya?!
    Suatu negara ditentukan oleh rakyat. Rakyat ditentukan oleh kualitas manusia. Manusia ditentukan oleh kualitas pendidikan. Pendidikan ditentukan oleh kualitas sang guru. Sang guru di tentukan oleh kualitas ilmunya. Kualitas ilmu ditentukan dengan manusia yang telah mencapai ilmu itu. Kualitas pencapaian ditentukan oleh kualitas diri pribadi dalam pencapaian, pemahaman, pengertian beserta pengamalan. Manusia seperti itulah pangkal dari semua. Manusia itulah Sang Pembimbing Sempurna.
    Pembimbing sempurna telah sampai ke tujuan yang Haqiqi. Pembimbing Sempurna mengajarkan kesempurnaa. Membuktikan kesempurnaan, pembuktian dalam perbuatannya..Hanya dialah yang mengetahuinya. Dialah Satria Piningit
    Saya berharap untuk merubah keadaan suasana negera haruslah rakyat dipimpin dan dikendalikan oleh manusia semacam Satria Piningit, barulah negara makmur menjadi negara yang berdasarkan kesempurnaan sesuci dengan maksud tujuan diciptakan tercipta manusia dan alam ini oleh Sang Pencipta, hanya sang pemimpin yang sudah melebur dengan Sang pencipta-lah yang sanggup merubah semua itu.
    Akan beda pandangan bila ada manusia sempurna karena kesempurnaan itulah yang diterapkan, disampaikan kepada rakyat. Semoga ada perubahan agar rakyat dapat mandiri dengan kesadaran sempurna dan bukan dari pandangan nilai yang didapati dari manusia yang memuja duniawi.
    Sungguh nikmat tenan memiliki pemimpin semacam Satria Piningit, karena negara diurus dengan sempurna, telaten. Rakyat dan alam merupakan perwujudan diri si pemimpin sempurna itu, pasti tidak kecewakan yang dipimpin. Rakyat terangkat terselamatkan termakmurkan terlindungi karena keberadaan diri Satria Piningit itu. Pantaslah dunia menjadi surga karena penuh kenyamanan, kedamaian, kebahagiaan, karena pemimpin sudah mencapai keadaan itu semua.
    Saya harap, mohon dan tunggu pemimpin semacam Satria Piningit
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri.

    BalasHapus
  56. NEGARAKU SEGERA SEMBUH -2
    Negaraku menganut sistim negara tunggal otoriter, karena dipimpin oleh manusia adiluhung, sempurna maka telah mengenal rakyat, negara dan alam. Hanya satu yang diatas! Begitu besar kuasa dan tanggung jawabnya, semua sanggup dijalani, karena Satria Piningit telah sempurna. Dengan sendirinya kekuatan, cahaya energi kesempurnaan yang ada pada diri Satria Piningit terpancar keluar menerangi negara, rakyat dan alam, untuk menghilangkan kekuatan kegelapan, kebodohan, keliaran, kekacauan negara dan rakyat. Satria Piningit berada jauh dari tingat kecerdasan rakyat, rakyat hanya terdiam saja karena disajikan situasi yang menyenangkan. Itu kalau bedasarkan manusia sempurna.
    Apa perlu rakyat memberikan masukan kepada sang pemimpin? Jelas tidak! Bagaimanapun rakyat yang masih rendah kesadaran ilmu, tidak akan memberikan masukan kepada pemimpin yang telah sempurna. Jika ada pemimpin semacam itu- tidak perlu ada demokrasi. Kalau demokrasi semua rakyat berbicara tanpa sadar dengan kualitas diri sendiri, ingin didengar padahal mereka lagi sakit ngigau maka bisa kacaulah keadaan dunia!
    Satria Piningit mengetahui semua alam, Satria Piningit menjadi pemimpin untuk semua mahluk yang ada di dalam kuasanya, semua tunduk kepada Satria Piningit karena pancaran cahaya Kesucian dan pengalaman hidup rohaniah yang tersurat tersirat dari kekuatan energi cahaya yang terpancarkan dari DiriNya karena DiriNya telah menyatu dengan diri Satria Piningit. Satria Piningit telah sempurna dengan DiriNya, apapun yang Satria Piningit ucapkan langsung terjadi. Apapun bisa Satria Piningit dengar, mendengarkan semua getaran mahluk hidup, apa itu suara hati manusia, binatang, tumbuhan, alam gaib dsb.
    Serahkan pasrahkan kepada Satria Piningit, karena Satria Piningit tidak memerlukan apapun dari keadaan dunia, Satria Piningit telah tercukupi segalanya, jadi perhiasan dunia tidak mungkin mengotori, menarik dirinya. Dan tidak menarik lagi dunia ini bagi beliau.
    Kita sebagai rakyat sangat beruntung memiliki pemimpin semacam itu. Hanya susah dan amat susah menjumpai Satria Piningit. Tapi Satria Piningit ADA. Hanya kita yang tidak tahu saja, bagaimana akan tahu hal itu, kita telah disibukkan oleh masalah hidup pribadi,tidak sempat untuk berbenah sucikan diri, mengusir kegelapan diri, maka tidak akan berjumpa. Kalau ingin berjumpa semua harus serempak, kita berdoa sambil berbenah diri, merubah diri, mensucikan diri, dengan sadar tanpa paksaan. Dengan meningkatkan kualitas diri manusiawi, maka bisa mendeteksi dimana keberadaanya, gelombang keadaan sang pemimpin itu bisa ketahuan terdeteksi. Ibarat gelombang radio, tv, Hp sebagai alat penangkap sinyal, terdeteksilah sang pemimpin itu yang memancarkan gelombang energinya. Kalau kita sampai tidak tahu, ya kita ini dablek tidak tahu apa apa, tidak bisa sucikan diri.
    Dari paham rendah, pikiran rendah,tidak akan tahu, hanya manusia yang tercerahkan bisa mengetahui Satria Piningit. Ada Sebutan-nya, pasti ada wujud manusianya, hanya kita tidak tahu saja keberadaan manusia sempurna yang pasti ada. Kalau tidak ada, dunia ini hancur! Siapa yang memelihara dan menjaga dunia? Ya DIA lah Yang di Pingit
    Rakyat biasa tidak mengetahui rahasia sempurna itu hanya manusia sempurnalah yang tahu hal itu. Hanya Satria Piningit lah yang sanggup membuka buku rahasia sempurna. Buku rahasia itu berada dalam dirinya, karena dirinya yang mengalami menulis semua kejadian pengalaman dalam perjalanan menuju kesempurnaan itu. Dia sendiri menghidupi, menghayati, memahami, mempraktekan ilmunya sampai ke tujuan yang rahasia ter-rahasia dari rahasia yang ada, bagi Satria Piningit yang sudah mencapainya sudah bukan rahasia lagi.
    Jika memang sempurna, dialah yang bertanggung jawab secara penuh lahir batin kepada negara, bangsa dan dunia, baik dunia tumbuhan, binatang, mahluk gaib, semua yang ada di daerah kekuasaannya, Satria Piningit sanggup memimpin.
    Bisa terlihat dari tata cara pelaksananaan kekuasannya?!
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  57. NEGARA ADIL MAKMUR
    Negara bisa maju dan adil makmur ditentukan oleh manusia sempurna. Tetapi jika penghuni negara bodoh lagi bebal, bersifat hewani seperti prilaku binatang di hutan yang saling menghancurkan. Siapa yang kuat dan buas, bisa menjadi raja? Mana bisa negara terasa surga?
    Manusia awam dengan dogma yang tertanam dalam dirinya, yang senang debat kusir, manusia seperti itu masih dalam perjalanan antara benar dan salah; belum sampai tahu kebenaran sebenarnya. Masih nyaman dengan kebenaran ilusi,padahal apa yang dicari, dikumpulkan dalam kehidupan ini hanyalah kenangan belaka.
    Apa agama-kepercayaan mengantarkan manusia menuju pencapaian sempurna? Banyak orang beragama berkepercayaan telah lulus, selama ini terjebak hanya melihat cahaya ilusi sudah merasa hebat, padahal sampai ke Illahi? Nol! Karena dirinya masih terjebak terpenjara oleh akal pikiran, dualitas hidup (baik buruk, senang susah, tuan Hamba), masih mencari kebenaran menurut dualitas berupa kebenaran nisbi yang benar dan salah bersatu saling tarik menarik, manusia masih sampai disini! Masih gelap, dualitas menjadikan pikiran menjadi gelap. Coba pikirkan jika pada saat terjaga seakan semua nyata, ramai dunia ini seakan nyata, tapi pada saat tidur dimana kenyataan hilang sirna, termasuk pikiran juga sirna, dimana kenyataan tadi? Disinilah ke-fana-an dan ilusi. Apakah kebenaran ilusi yang dicari? Maka jagalah pikiran, karena akan menjadi perkataan, jaga perkataan karena akan menjadi perbuatan, jaga perbuatan karena akan menjadi kebiasaan, jaga kebiasaan karena akan membentuk nasibmu, dan nasibmu berawal dari pikiranmu.
    Bagaimana percaya pada manusia sempurna jika anda buta tuli? apalagi otak dijejali dengan dalil dogma bermacam macam yang sudah membentuk karakter anda. Dan jika manusia sempurna hadir di depan anda, pastilah tidak percaya, pasti banyak pertanyaan anda? Apa benar? Mana bukti itu? Dan bukti harus sesuai dengan anda yang buta? Seakan anda yang buta yang menentukan dia manusia sempurna atau bukan.
    Semisal sekelompok orang buta berlari maraton, pada saat peluit dibunyikan dan mereka orang buta berlari seperti ayam bubar mencari jalan sendiri, tidak sesuai dengan arah jalan menuju finish, orang buta berlari-lari, dan masing–masing merasakan serta mengaku sudah ada di jalan yang telah ditentukan, padahal jalan pertandingan sepi dari pelari yang sesuai petunjuk. Maklum orang buta! Begitu pula manusia dalam perjalanan hidup, jika buta pasti mengambil jalan sendiri dan mengaku benar sendiri!Bagaimana dengan dia manusia sempurna? dia tahu jalan, bermata melek, cuma kasihan! dia sendirian berlari tiada saingan, sampai finish pun tiada yang mengakui, hanya dia sendiri dan tulisan finish menjadi saksi!
    Manusia sempurna, maka dialah kebenaran sebenarnya!? Dialah Satria Piningit! Kalau dia ada di depan anda, anda tidak percaya dia, karena anda mengaku benar sendiri padahal anda masih di perjalanan? Repotlah kalau tertutup hati dan kesadaran anda.
    Jika seorang beragama, berkepercayaan sudah menguasai diri, apa berarti sudah hidup sempurna? Apa sudah mengenal kesempurnaan? Bagaimana bisa mengenal kesempurnaan hakiki? dualitas saja masih jadi pedoman. Bagaimana bisa mengenal Satria Piningit, diri sendiri saja tidak dikenali? Satria Piningit itu gaib, tidak serupa dengan ciptaan lain, tidak bisa dilogikakan. Biarlah gaib itu tidak memiliki nama, malah dikasih nama oleh manusia, jadi ributlah manusia, biarlah gaib itu tidak ada sifat, malah disama sifatkan dengan manusia, jadi ributlah manusia! Bahkan dilogikakan agar dapat dicerna pikiran, pastilah tidak sampai juga! Menggunakan pakai Roh yang gaib? manusia tidak kenal diri sendiri, tidak kenal Roh sendiri, tidak kenal kesadaran, pasti tidak kenal Satria Piningit? Buta!
    Maka siapkan diri dengan berubah, bersihkan diri dari kotoran, kebutaan, kebodohan, atau apa saja yang membelenggu diri, agar kehadiran Satria Piningit Sang Manusia Sempurna dapat dirasakan dan di-iya-kan.
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  58. HANYA DIA SATRIA PININGIT
    Manusia selamat dan hancur karena perbuatan, perbuatan karena pikiran, pikiran karena pendidikan dan pengalaman hidup. Semua nasib tergantung ditangan manusia sendiri,ragam kehidupan hanya pilihan.Manusia bisa melepas diri dari semua belenggu dengan memberontak terhadap dogma yang manusia buat dan tanamkan sendiri dan mencari kebebasan, kemerdekaan dari semua belenggu. Tanpa kemauan kuat, tanpa kecerdasan jenius mana bisa sampai terjadi. Manusia sanggup mengembangkan diri dari begitu kuat melekat sifat hewani, sampai bisa membebaskan diri dari sifat hewani, terus meningkat menjadi manusiawi dalam perasaan, pikiran dan tindakan.
    Manusia mengembangkan diri dan melebarkan diri meliputi ke seluruh alam semesta? Alam semesta sebegitu besar dan luas mampu ditampung oleh otak manusia. Sedangkan manusia sempurna sanggup merangkum menciutkan seluruh alam semesta itu yang masuk ke dalam dirinya yang hakiki yang tidak sanggup dijangkau oleh pikiran, kata, ucapan dan gambaran visual.
    Manusia sempurna itu mengembangkan diri dari manusia rendah sampai berkembang dengan sempurna masuk ke alam abadi hakiki, yang tidak dapat dijangkau oleh pikiran, dia terus menguasai sampai dia dapat mengendalikan diri, pikiran, nafsunya segala yang ada dalam dirinya sampai berada dalam terang, sanggup melenyapkan semua ilusi, ilusi agama, ilusi pikiran, ilusi kepercayaan.
    Bukankah manusia sempurna dalam mengembangkan diri memegang agama? Kepercayaan, kesadaran, rupa, suara, agama, dia sudah terbebas. Entah bagaimana dia melebur diri dalam alam sunyi senyap, tidak ada ilusi, tidak ada siapapun, dikatakan juga tidak bisa. Nah perjalanan semacam inilah yang susah dan amat terasa berat sekali. Tidak ada yang bisa menerangkan keadaan di alam NOL ini! Juga tidak bisa diungkap. Tapi dia mengalami sadar pencapaian, sayang tidak ada pengakuan yang membawa sertifikat dan tanda tangan cap dari yang ada di alam sunya luri itu. Manusia sempurna muncul lagi kedunia dengan membawa keadaan yang hakiki, menjadikan dunia ilusi yang kita kenal sebagai alam ilusi, hilang di hadapan kita. Seperti Dia yang ada dan maha hidup abadi, manusia sempurna bisa mencapai hal ini. Makanya sangatlah kecil dunia alam ilusi bagi dirinya? Apa yang diinginkan dari alam ilusi? yang repot manusia buta, alam ilusi dikira nyata!
    Semua bersaksi sebenarnya siapa manusia sempurna itu? Dan hanya ada satu Dia Satria Piningit. Tidak seorangpun sanggup mengenal Satria Piningit karena buta dan belum mengenal. Seandai kenal juga entah harus bicara apa benar atau tidak dia itu! Yang ada penolakan percaya terhadap Satria Piningit! Bagaimana Satria Piningit hadir dan manusia masih tetap buta? Mana bisa tahu dan terima apalagi mau diperintah oleh Satria Piningit. Satu-satunya jalan, manusia harus melek dulu, sadar dulu, sehat dulu. Biar tidak chaos, baik chaos di dalam diri sendiri atau diluar diri terhadap Satria Piningit. Selama manusia buta hati, buta pikiran, manusia sempurna tidak menampakan diri, walau hadir nyata dan tetap manusia tidak tahu, manusia tidak bersatu, karena semua mengaku paling benar sendiri. Karena manusia tidak percaya dan tidak bersaksi terhadap Satria Piningit maka jadilah seperti sekarang ini.
    Bagaimana kalau Tuhan berwujud manusia turun ke dunia? Apa ada yang percaya? Yang ada dibilang gila kalau percaya? Benar itu. Benar sekali, karena belum pernah ada manusia yang bertemu dengan Tuhan sebenarnya?! Sang manusia sempurna sudah saksikan dan satukan diri dengan ada dan tiada, sudah tiada lagi perbedaan. Dia sudah meng-Esakan diri, sudah meniadakan dunia ilusi yang ada sekarang ini, yang hanya bayangan dari diri sang ADA di alam hening sunya luri yang tidak berubah. Maka lenyaplah bagi dirinya semua gambaran ilusi beserta semua isi ilusi. Entah apa yang ada di dalam Satria Piningit? Itulah yang dilakoni oleh manusia sempurna dalam kehidupan ini.
    Semoga saja manusia sempurna ini cepat lahir dan hadir!
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  59. SANG PEMILIK
    Sang manusia sempurna, sempurna karena pencapaian dalam kehidupan di dunia menuju puncak tertinggi dari pencapaian manusia dalam alam hening, awang uwung suwung. Beliau telah memperjuangkan segala kehidupannya untuk mencapai kesempurnaan kerena kerinduan amat sangat kepada Tuhan. Karena gelombang cinta kehendak kemauan tercurahkan kepada Tuhan, dengan segala kepasrahan, keikhlasan, menjalankan segala upaya perjalanan kepercayaan, agama dengan bulat dan utuh. Akan tetapi Tuhan menjadi magnit yang begitu kuat bagi dirinya tanpa sadar tertarik, tersedot dalam pusaran cahaya, energi, keimanan kepada Tuhannya, menjadi jalan petunjuk yang pintas untuk menyaksikan sebenarnya Sang Maha Anonimus tak bernama, tak berwujud, yang tidak dilahirkan, tidak diciptakan, tidak sama dengan segala wujud ciptaan. Begitu pula Sang Anonimus, maha hening mendambakan jalan dan jati diri untuk diketahui kepada manusia, menjadikan semua mudah dan mulus.
    Selesailah sang manusia sempurna dalam mewujudkan perjalanan sebagai ciptaan kepada tujuan yang sebenarnya. Itulah sempurnanya dia karena perjalanan diri menuju ke luar diri untuk berjumpa dengan sang maha ada. Beliau sanggup melampau semua bentuk ciptaan yang ada di dunia, beliau sanggup melampaui kebenaran kenyataan ilusi dengan sebenarnya. Bersemayamlah beliau dalam inti sari pati hidup sebenarnya, bukan hidup berbanding dengan kematian. Dengan peleburan diri dengan Sang Anonimus, maha hening, telah terbukalah semua rahasia yang ada di dunia alam semesta bagi beliau dan tidak ada yang terlewatkan bagi beliau, terbukalah dengan jelas, tidak ada kerahasiaan dan kegaiban lagi. Dalam perjalanan hidup, beliau sanggup meniadakan segala kepemilikan baik itu diri sendiri, harta, agama, kedudukan dan segala kenikmatan duniawi, yang ada hanyalah sang hidup itu sendiri. Beliau berada dalam alam sunya ruri, tak sanggup digambarkan, diucapkan, tidak ada apa-apa tapi tetap ada apa!
    Bagi manusia sempurna penguasaan diri adalah perjalan pertama yang dilalui. Beliau mengenal segala keberadaan bentuk sifat diri sendiri. Beliau menguasai, mengendalikan dan menjadi raja bagi dirinya, lalu berjalan melewati dan terus melampaui sampai ke dalam keheningan, keberadaan yang nyata, bukan ilusi lagi. Di tempat keheningan abadi, tidak ada bentuk rupa keadaan, sifat, kekuatan, sulit juga sebut dan uraikan! Maka sekembalinya dari pencapaian di alam sana, beliau manusia yang bukan manusia lagi, beliau memiliki kecerdasan tak terhingga, kesadaran tak terhingga di dalam dirinya. Beliau menguasai sebagai Pencipta, Pemelihara dan Penghancur, (sebagai Trisula / Trimurti ?) sebagai kekuatan mutlak yang beliau bawa dari alam sana. Beliau tidak memerlukan apa-apa lagi, tidak ada yang menarik lagi di alam ilusi dunia ini, karena telah bersatu dengan yang kekal.
    Beliau telah melampaui alam fisik manusia,alam cahaya, alam rohani, alam gaib, alam para suci, alam para dewa dan alam lainnya semua telah dilampaui. Bagaimana cara melampauinya? maka anda harus bertemu, bertanya dan minta diajari oleh beliau yang telah mencapainya. Ini hanya tulisan fiksi saya.
    Beliau mengenal manusia dengan utuh dan sempurna sebagai mana beliau mengenal dengan utuh diri sendiri sebagai manusia. Beliau mengenal bentuk perbedaan keadaan fisik manusia. Beliau telah sempurna, dengan kesempurnaan itulah beliau menjadi maha kaya, segala sesuatu yang ada adalah miliknya, dengan cahaya terpancar dari dirinya dunia mengetahui bahwa beliau sebagai tuan dan pemilik sebenarnya, Beliau tidak memberi cap segala sesuatu sebagai miliknya karena memang miliknya dan tidak kemana-mana. Harta berdatangan kepada beliau, baik yang tersimpan, yang harus diolah atau harta karun sekalipun mendatangi beliau karena sebagai pemilik tunggal, bukan karena surat.
    Apakah manusia semacam ini yang ditunggu oleh umat manusia dari dahulu? Dengan berbagai sebutan dari Satria Piningit, Maitrea, Imam Mahdi, Mesias, Kalki?
    Terserah manusia sebut apa?
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  60. MANUSIA SEJARAH
    Satria Piningit sang manusia sempurna memiliki berbagai sebutan, gelaran yang dikenal di setiap penjuru dunia dan setiap masa/jaman. Beliau tidak membutuhkan gelaran, sebutan, kedudukan, apalagi harta, apalagi mengharap sebagai raja, terlalu kecil kedudukan itu bagi Beliau. Berkat penyatuan dan peleburannya dengan kenyataan hakiki, kekal sebenarnya yang tidak ada bandingannya dengan ciptaan, menjadikan Beliau berada dalam alam kekal dengan Hidup itu sendiri, bukan hidup berbandingan dengan kematian, hidup yang sebenarnya, menjadikan Beliau tidak pernah rusak, mati, hancur, Beliau selalu ada! Cuman keberadaanya dirahasiakan oleh kemuliaan keadaan jati diri. ("3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Kami berkata-kata tentang apa yang Kami ketahui dan Kami bersaksi tentang apa yang Kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian Kami"-ALKITAB YOHANES)
    Beliau adalah saksi sejarah dari keberadaan bumi dan isinya. Beliau telah mencakup alam semesta, beliau terlindungi dan dilindungi oleh kesempurnaan pencapaiannya, jadi tidak ada manusia yang mengenalnya, kecuali oleh dirinya sendiri. Beliau terpingit, terahasia, manusia tidak bisa meraba keberadaannya hanya sebatas mereka-reka. Manusia membicarakan beliau seakan-akan paling kenal, padahal tidak kenal sama sekali. Hanya mereka-reka saja,jauh dari siapa sebenarnya Satria Piningit. Itulah rahasianya.
    ALKITAB YOHANES
    (3:12"Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal Satria Piningit?
    3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke Hadirat Allah, selain dari pada Dia yang telah turun dari Hadirat Allah, yaitu Satria Piningit ")
    Mungkin Beliau pula yang membuat semua yang ada di bumi termasuk kecerdasan, kepercayaan, agama dan sebagainya?! Beliau memegang kitab rahasia dari terahasia, kitab gaib dari yang gaib, sebagai pedoman petunjuk pencapaian kesempurnaan, bukan kitab suci yang dicetak dipercetakan.
    Beliau ada di dalam setiap kepercayaan dan agama. Beliau juga telah melampaui semua kepercayaan dan agama, karena Beliau telah meng-esakan diri sendiri dari segala sesuatu yang ada di dunia. Beliau telah meng-esakan diri dengan memiliki berbagai sebutan, nama dari setiap masa, agama dan kepercayaan. Sesungguhnya dari masa ke masa hanya Beliau seorang, orangnya itu-itu juga. Beliau berada dalam setiap kurun waktu,dalam budaya umat manusia. semua sejarah umat manusia yang diagungkan dimuliakan manusia sampai sekarang itu semua itu jejak hidup Beliau. (3:7 Janganlah kamu heran, karena Aku berkata kepadamu: Satria Piningit dilahirkan kembali. 3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan kamu mendengar bunyinya, tetapi kamu tidak tahu dari mana Satria Piningit datang atau ke mana Satria Piningit pergi. Demikianlah halnya dengan Satria Piningit yang lahir dari Roh." ALKITAB YOHANES)
    Apakah manusia semacam itu ada sekarang? Ada. Beliau tidak pernah mati, manusialah yang buta tuli, menjadikan tidak mengenalnya karena tertutup mata batin. Beliau itu kadang hadir di tengah manusia, kadang tidak hadir atau tidak muncul di setiap masa sejarah manusia, mungkin kemunculan Beliau ditandai dengan chaos yang amat sangat, sampai manusa tidak bisa terkendalikan. Mudah-mudahan sekarang Beliau muncul tanpa ada chaos. (3:16 "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Allah telah karuniakan Satria Piningit Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada Satria Piningit tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal " ALKITAB YOHANES)
    Beliau tidak ada yang memerintahkan untuk berbuat sesuatu, karena Beliau telah abadi dalam sari pati hidup yang maha hidup. Beliaulah yang membuat semua sejarah ini, Beliau pula yang mengakhiri dan membuat cerita baru sejarah peradaban manusia, wajar saja kehadiran Beliau di masa ini diharapkan.
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  61. DITUNGGU OLEH MANUSIA
    Satria Piningit (SP) sebagai manusia sempurna karena pencapaian menuju ke asal muasal manusia sebenarnya. Bagaimana sejatinya? Siapa Dia? Tidak bernama, tidak dilahirkan, tidak berbentuk. Beliaulah yang tahu sebenarnya keadaan diri sendiri. Jadi siapa yang bisa mengenal Beliau sejatinya, sebetulnya hanya diri sendiri Beliau itu yang faham betul (3:6 Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging dan apa yang dilahirkan dari roh adalah roh. ALKITAB YOHANES)
    Pancaran cahaya terangnya, kekuatan energi dsb semua mahluk gaib, para suci para nabi jaman dulu mengenal siapa dia sebenarnya. Para nabi, suci, gaib, semua tahu keberadaannya, hanya manusia yang tertutup. Keadaan jati diri manusia belum sanggup menerima dan kualitas manusia masih rendah, dikuasai nafsu, dualitas dll. Jika anda sudah masuk dan berdiam di alam para dewa, para suci, pasti mengetahui! ( 1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan untuk-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya- ALKITAB YOHANES)
    SP bukan titisan ini itu. bukan manusia yang baru disiapkan? Atau baru belajar, SP itu tidak ada guru dan tidak ada yang sanggup jadi guru. Beliau muncul maka semua sebutan manusia yang ditunggu diwartakan oleh agama dan kepercayaan kepada manusia dari jaman ke jaman dengan berbagai sebutan mengerucut kepada 1 orang, orang itu Beliau itu sendiri, karena Beliau sendiri yang memerintahkan untuk penyebaran dan untuk menunggu kemunculan Beliau. Beliau yang melingkupi semua, semua bermuara padanya, maka kalau muncul bisa disebutkan apa saja sesuai dengan kebutuhan, apa disebut dewa, Nabi, atau apa saja, terserah manusia memandang Beliau sebagai apa?
    Bagaimana bisa raja jaman dulu tahu kedatangan Beliau lagi? Karena Beliau yang menceritakan kepada raja itu, dan raja itulah yang mewartakannya.Tinggal manusia kini yang utak atik gatuk, hanya bisa mereka-reka dengan warta itu, ditafsirkan berbagai macam, menjadikan tambah kacau. Jika manusia berhati suci, berpikiran jernih, memancarkan cahaya suci dari dalam diri, nanti akan tahu dimana Beliau berada? Kalau manusia kotor hati tertutup dosa, pikiran liar, pasti manusia sangkal? Itulah masalah! (1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya sendiri, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya- ALKITAB YOHANES)
    SP memiliki julukan dan gelaran agar bisa dipandang beda dengan manusia awam. Bagi dia tidak ada gelaran yang cocok lagi. Dia menyatu dengan anda semua, kalau Beliau bilang saya ya kamu, kamu ya saya, menunjuk ke siapa saja, begitu adanya Beliau yang sudah esa. Beliau muncul tidak dari dirinya, tetapi keinginan, jeritan doa dari manusia yang masih sadar akan keberadaan Beliau, dengan ketulusan keyakinan kepercayaan keimanan kepada-Nya-lah semua doa permohonan menimbulkan getaran yang membangkitkan Beliau untuk muncul walau biasanya dengan huru hara dulu,sebagai penyaringan saja.
    Beliau menggunakan trisula (pencipta, penghancur, pemelihara) jadi Beliau pasti menghancurkan tatanan yang sudah ada dan tidak ada manfaat lagi bagi kelangsungan hidup manusia. Setelah dihancurkan Beliau menciptakan tatanan baru, cerita baru untuk kelangsungan kehidupan manusia, entah bagaimana rancangannya, setelah tercipta tatanan baru maka Beliau memelihara sampai batas waktu. Semua yang Beliau ciptakan di masa lalu dihancurkan, serta membuat cerita baru lagi untuk masa datang, begitulah hidup alam ini,
    Seperti agama kepercayaan yang ada sekarang bertahan sampai ribuan tahun,karena beliaulah yang menjaga. Beliau muncul dalam kehidupan umat manusia kini berarti masa waktu tatanan kini berakhir. Berakhirnya tatanan kini, manusia sebut Kiamat, mengakhiri yang kini memulai yang baru. Beliau yang sudah sampai ke tujuan dan yang tahu jalan cerita semua ini, akan di bawa kemana? apa maksudnya? Untuk mencapai jaman keemasan, harus bisa membebaskan manusia dari semua belenggu yang ada. Jika umat manusia terbebas dari segala sesuatu, maka dimensi manusia cepat berpindah ke dimensi lain.
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  62. JAWA AWAL SATRIA PININGIT
    Dimanapun Satria Piningit Manusia Sempurna SPSM itu berada, sungguh Beliau berada dimanapun jaman dan di setiap penjuru dunia karena Beliaulah yang meliputi ruang dan waktu. Beliaulah yang mengendalikan, menguasai alam. Kalau muncul di dunia sekarang, Badan manusia Beliau bisa pakai yang mana saja, tetapi jika muncul di Nusantara, maka memakai baju fisik Nusantara-Indonesia. SPSM muncul di Indonesia karena dari dulu Beliau memulai dari sini, membuat kisah baru dari sini, wajar saja jika mengakhiri disini. Memang dari jaman ke jaman Nusantara adalah awal segala budaya peradaban manusia. Roda hukum cakra panggilingan terus berputar, ada masa jaman peradaban yang tertinggi, ada masa jaman kegelapan, ada satu peradaban maju,yang lain tertinggal dan terus berputar. Setiap putaran peradaban jika berkedudukan bagus maka manusia berkesempatan untuk maju dan berkembang. Demikian keadaan sejarah umat manusia. Ada kala di atas ada kala di bawah, semua terus berputar.
    Apakah Nusantara jadi pilihan kemunculan Beliau? Jika dilirik perkembangan sejarah purba sampai kini, awal dari manusia cerdas muncul dari Nusantara sini, hanya sejarah belum terungkap saja Sebut saja Satria Piningit Manusia Sempurna muncul di Indonesia. Sesungguhnya Beliau manusia luar biasa, jadi kebangsaan dan jati diri suku bangsa tidak masalah, hanya jika tanah Nusantara terpilih untuk muncul, maka Beliau muncul memakai suku bangsa dari tempat yang dibangkitkan. Satria Piningit disebut sebagai manusia tanah Jawa dan telah diwartakan oleh Raja Kediri, dimana raja telah dikasih tahu oleh Beliau untuk diwartakan. Begitu pula agama dan kepercayaan di dunia sudah mewartakan dengan sebutan lain. Tetapi manusia tersebut hanya satu orang, Dia yang terrahasia dan sempurna rahasianya.Kalau muncul di Nusantara di Jawa Beliau dikenal sebagai Satria Piningit, lantas orang timur tengah akan sebut apa? terserahlah dari mana mereka memandang? yang bisa dari mana saja, sedangkan semua menginginkan untuk mewakili kelompoknya, tetapi Beliau menyatu dengan semuanya, hanya itu saja.
    Beliau pada saat tampil di dunia bisa sebagai raja, nabi atau manusia suci apa saja.(21:28 Yesus berkata:”Apabila semua itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, beri hormat kepada Satria Piningit karena penyelamatanmu sudah dekat” ALKITAB LUKAS). Saat SPMS muncul semua kebenaran segera muncul, karena data sejarah yang sebenarnya tersimpan dengan rapi serta di jaga dari kehancuran oleh waktu dan oleh tangan manusia jahil,semua terjaga keasliannya.
    Satria Piningit Manusia Sempurna (SPMS) memilih muncul di Nusantara (Indonesia) maka Indonesia sudah jatuh pada roda hukum cakra panggilingan untuk bangkit, hanya menunggu waktu saja, karena cahaya perubahan sudah tampak dengan SPMS lahir di sini. Jika tidak Nusantara akan gelap dan gelap kembali. SPMS lahir di Indonesia berarti masa kegelapan Indonesia berabad-abad sirna dan Indonesia kembali pulih dan akan memimpin dunia! Hanya sekarang manusia Indonesia masih kebelinger, masih harus disucikan dulu dengan musibah yang besar untuk menyaring siapa yang bisa melanjutkan memimpin Indonesia dengan Tatanan Dunia Baru dan bukan tatanan dunia Soeharto. Dan tentu ada yang tersingkir, Yang selamat itu yang terbaik karena penyaringan berhubungan dengan hukum karma masing masing manusia Indonesia, tidak ada yang bisa lari dari hukum karma itu. Bukan yang lain yang menghukum tetapi semua perbuatannya yang menghukum.
    Semoga SPMS benar ada dan muncul di Indonesia pada periode sekarang. Kalau tidak muncul ya sudah nasib bangsa ini tenggelam. Tetapi jika benar muncul jangan khawatir negara walau berubah sistem pemerintahan namun alam manusia tetap sama. Berubahlah bangsaku berubahlah negeriku, berubah! Sambutlah jaman kemuliaan,keemasan, kejayaan karena menjadi pusat perubahan dunia dengan SPMS hadir dan muncul untuk memimpin negeri Indonesia ini
    Dari situs: Satria Piningit Sang Manusia Sempurna
    RODA HUKUM -Tiada KEBENARAN selain Satria Piningit itu sendiri

    BalasHapus
  63. ALKITAB YEREMIA 1:1-19
    Judul
    1:1 Inilah perkataan-perkataan Yeremia bin Hilkia, dari keturunan imam yang ada di Anatot di tanah Benyamin.
    1:2 Dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda, dalam tahun yang ketiga belas dari pemerintahannya datanglah firman TUHAN kepada Yeremia.
    1:3 Firman itu datang juga dalam zaman kini, pada akhir zaman, pada tahun penduduk Yerusalem dalam pembuangan diangkut keluar dari negeri mereka.
    Satria Piningit Dipanggil Dan Diutus
    1:4 Firman TUHAN datang kepada Satria Piningit, berbunyi:
    1:5 "Sebelum Aku membentuk Satria Piningit dalam rahim sang ibu, Aku telah mengenal Satria Piningit, dan sebelum Satria Piningit keluar dari kandungan, Aku telah kuduskan Satria Piningit, Aku telah menetapkan Satria Piningit menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
    1:6 Maka Satria Piningit menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya Satria Piningit tidak pandai berbicara, sebab Satria Piningit ini masih muda."
    1:7 Tetapi TUHAN berfirman kepada Satria Piningit: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun Satria Piningit Kuutus, haruslah Satria Piningit pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepada Satria Piningit, haruslah Satria Piningit sampaikan.
    1:8 Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku sertai Satria Piningit dengan melepaskan Satria Piningit dari pingitan, demikianlah firman TUHAN."
    1:9 Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulut Satria Piningit; TUHAN berfirman: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulut Satria Piningit.
    1:10 Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat Satria Piningit atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."
    1:11 Sesudah itu firman TUHAN datang, berbunyi: "Apakah yang kau lihat, hai Satria Piningit?" Jawab Satria Piningit: "Aku melihat langit penuh bintang bergoyang."
    1:12 Lalu firman TUHAN kepada Satria Piningit: "Baik penglihatanmu, sebab itu bersiap sedialah untuk melaksanakan firman-Ku."
    1:13 Firman TUHAN datang untuk kedua kali, berbunyi: "Apakah yang kau lihat, hai Satria Piningit?" Jawab Satria Piningit: "Aku melihat sebuah periuk yang mendidih; datang dari sebelah utara."
    1:14 Lalu TUHAN berfirman: "Dari utara akan mengamuk malapetaka, menimpa segala penduduk negeri itu.
    1:15 Sebab sesungguhnya, Aku memanggil segala kaum kerajaan sebelah utara, demikianlah firman TUHAN, dan mereka akan datang dan mendirikan takhta masing-masing di mulut pintu gerbang, dengan segala tembok di sekelilingnya pada segala kota.
    1:16 Karena Aku akan menjatuhkan hukuman-Ku atas mereka, karena segala kejahatan mereka, sebab mereka telah meninggalkan Aku, dengan membakar korban kepada allah lain dan sujud sembah kepada buatan tangan mereka sendiri.
    1:17 Tetapi engkau ini, baiklah Satria Piningit bersiap, bangkitlah dan sampaikanlah kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka, supaya jangan Aku menggentarkan Satria Piningit di depan mereka!
    1:18 Mengenai Aku, sesungguhnya pada hari ini Aku membuat Satria Piningit menjadi seperti kota yang berkubu, menjadi tiang besi dan menjadi tembok tembaga melawan seluruh negeri itu, menentang para raja dan pemukanya, menentang para imam dan rakyat negeri itu.
    1:19 Mereka akan memerangi Satria Piningit, tetapi tidak akan kalahkan Satria Piningit, sebab Aku sertai Satria Piningit dengan melepaskan Satria Piningit dari pingitan, demikianlah firman TUHAN."

    BalasHapus
  64. (Al-Mā’idah):66 – Dan sekira mereka sungguh-sungguh menjalankan Taurat dan Injil yang diturunkan kepada Satria Piningit dari Tuhan, niscaya mereka mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruk apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.
    (Al-Fatĥ):18 – Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepada Satria Piningit di bawah pohon, maka Satria Piningit mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat.
    (Al-Fatĥ):19 – Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Satria Piningit Perkasa lagi Bijaksana.
    (Al-Fatĥ):20 – Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat Satria Piningit ambil, maka disegerakanlah harta rampasan ini untukmu dan Satria Piningit menahan tangan manusia darimu dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Satria Piningit menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.
    (Al-Fatĥ):21 – Dan yang lain yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan Satria Piningit. Dan adalah Satria Piningit kuasa atas segala sesuatu.
    (Al-Baqarah):23 – Dan jika kamu dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada Satria Piningit hamba Kami, buatlah satu surat yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolongmu selain Satria Piningit, jika kamu orang-orang yang benar.
    (Al-‘A`rāf):179 – Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati yang tidak dipergunakan untuk memahami dan mereka mempunyai mata yang tidak dipergunakan untuk melihat, dan mereka mempunyai telinga yang tidak dipergunakanuntuk mendengar. Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
    Al-fath 1-2 : sesunggunya Satria Piningit membukakan pintu kpd mu dgn pembukaan yang sempurna. Agar Allah memberikan ampunan kpdmu atas dosa mu yg lalu dan yg akan datang, serta Satria Piningit sempurnakan nikmat atas mu dan membimbingmu ke jalan yg lurus.
    Yā-Sīn:83 – Maka Maha Suci yang di tangan Satria Piningit kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

    BalasHapus
  65. PENCERAHAN MASAL dari Satria Piningit
    Pencerahan ini bermula dari situs dongbud dengan dakwah yang di buat oleh Satria Piningit AL-MASIH (pencerah dongeng ) yang menyatakan keberADAan keRASULan. Dakwah ini membuat orang menjadi cinta terhadap Allah SAW, Sesungguhnya dakwah ini disebarkan dengan memakai situs dari dongbud. Ini merupakan pencerahan massal dan Pencerahan terang-terangant terhadap Al-Qur’an.
    17:94. Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang Satria Piningit memberi petunjuk kepada mereka, kecuali perkataan mereka: “Adakah Allah mengutus seorang Satria Piningit menjadi rasuI?”
    17:95. Katakanlah: “Kalau seandainya ada manusia-manusia yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit kepada mereka seorang Satria Piningit menjadi rasul.”
    6.130. Hai golongan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul Satria Piningit dari golongan kamu sendiri, yang sampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan Satria Piningit hari ini? Mereka berkata: “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”,
    17.14. “Bacalah kitab sucimu, cukuplah pikirannu sendiri pada waktu ini sebagai pertimbangan terhadap kesaksianmu.”
    Kehidupan dunia mereka telah menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang bersaksi. Dan masih banyak lagi ayat yang menyatakan adanya kerasulan, Oleh sebab itu sangat jelas lah bagi kita saat ini siapa dan dimana Satria Piningit AD- DAkWAH itu.
    Kedatangan Satria Piningit (seorang rasul), yang hadir di tengah2 manusia, itu memang ada dalil AlqQur’an, surat ini :
    “Dan ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi:
    “Sungguh, apa saja Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepada umatmu seorang Rasul Satria Piningit yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya umatmu sungguh-sungguh beriman kepada Satria Piningit dan menolong umatmu”.
    Allah berfirman: “Apakah kamu setuju dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?”
    Para Nabi menjawab: “Kami mengakui”.
    Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah Satria Piningit dan Allah menjadi saksi bersama kamu”. 3:81.
    QS al-baqoroh 101.
    “Dan telah datang seorang rasul Satria Piningit membenarkan apa yg ada pada mereka,”
    10:36 Yesus:”Masihkah kamu berkata tentang Satria Piningit yang dikuduskan oleh Allah dan yang telah diutus Allah ke dalam dunia?”
    3:17 “Sebab Allah mengutus Satria Piningit ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk selamatkan dunia oleh Satria Piningit.” (Yohanes)
    17:1 “Tidak mungkin tidak akan ada pencerahan, dan berbahagialah orang yang mengadakannya.” (Lukas)

    BalasHapus
  66. ALKITAB YESAYA
    48:17 Beginilah firman Allah Penebus Satria Piningit, TUHAN Yang Mahakudus:” Akulah Allah TUHANmu, yang mengajar Satria Piningit tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun Satria Piningit di jalan yang harus ditempuh.”
    42:1″ Lihat, ini hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepada Satria Piningit Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atas Satria Piningit supaya Satria Piningit menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.”
    11:2 Roh TUHAN ada pada Satria Piningit, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan pengabdian pada TUHAN;
    59:21 “Adapun Aku, inilah perjanjian-Ku dengan manusia” firman TUHAN:” Roh-Ku yang hinggapi Satria Piningit dan firman-Ku yang Kutaruh dalam mulut Satria Piningit tidak meninggalkan mulut Satria Piningit”
    28:26 Mengenai adat kebiasaan Satria Piningit telah diajari, diberi petunjuk oleh Allah.
    14:24 TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya:” Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah yang terjadi, dan seperti yang Kurancang, demikianlah yang terlaksana
    48:16 Mendekatlah kepada-Ku, dengarlah ini “Dari dahulu tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi dan pada waktu sejarah terjadi Aku ada di situ” Dan sekarang, Tuhan ALLAH mengutus Satria Piningit dengan Roh-Nya.
    61:1 Roh Tuhan ALLAH ada pada Satria Piningit, oleh karena TUHAN telah mengurapi Satria Piningit; Tuhan telah mengutus Satria Piningit untuk sampaikan kabar baik kepada orang sengsara dan merawat orang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang tawanan dan kepada orang terkurung dalam penjara,
    61:2 untuk memberitakan Tahun Rahmat TUHAN dan Hari Pembebasan, untuk menghibur semua orang berkabung,
    61:3 untuk karuniakan kepada mereka perhiasan sebagai ganti remuk hati, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang sebutkan Satria Piningit “Pohon Kebenaran”, “Tanaman TUHAN” untuk memperlihatkan keagungan-Nya.
    48:15 “Aku, Akulah yang Katakan dan yang memanggil Satria Piningit, Akulah yang mendatangkan Satria Piningit juga dan segala usaha Satria Piningit berhasil.
    54:5 Sebab SEPERTI yang menjadi suami Satria Piningit ialah Allah yang menjadikan Satria Piningit, TUHAN semesta alam nama-Nya; Yang menjadi Penebus Satria Piningit ialah Allah Yang Mahakudus, Allah disebut TUHAN seluruh bumi.
    54:6 Sebab Satria Piningit seperti isteri yang ditinggalkan dan yang bersusah hati, TUHAN memanggil Satria Piningit; masakan isteri dari masa muda tetap ditolak?”firman Allahmu.

    BalasHapus
  67. Yesus Menjanjikan Penghibur
    14:18 Aku tidak meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.
    14:16 Aku mintakan kepada Tuhan dan Tuhan memberikan kepadamu seorang Penolong lain, supaya Ia sertai kamu selamanya, yaitu Satria Piningit.
    15:26 Jikalau Penghibur yang diutus dari Tuhan datang, yaitu Satria Piningit yang keluar dari Tuhan, Ia bersaksi tentang Aku.
    15:27 Dan kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.
    14:17 Karena dunia tidak dapat menerima Satria Piningit, sebab dunia tidak melihat Satria Piningit dan tidak mengenal Satria Piningit.Tetapi kamu mengenal Satria Piningit, sebab Satria Piningit sertai kamu dan diam bersama kamu
    14:19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Satria Piningit, sebab Satria Piningit hidup dan kamupun hidup.
    14:23 Jika seorang kasihi Aku, ia menuruti firman-Ku dan TuhanKu kasihi Satria Piningit dan Kami datang kepada Satria Piningit dan diam di dalam Satria Piningit.
    14:25 Semua ini Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama dengan kamu
    14:26 tetapi Penghibur, yaitu Satria Piningit, yang diutus oleh Tuhan dalam nama-Ku, Satria Piningit lah yang mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu
    14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu.Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.
    14:28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi. Sekira kamu kasihi Aku, kamu tentu bersukacita karena Aku pergi kepada TuhanKu,sebab Tuhan lebih besar daripada Aku.

    BalasHapus
  68. 14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukan ini akan disebut juga untuk mengingat Satria Piningit." (Markus)
    4:11 Jawab-Nya: "Kepada kamu telah diberikan rahasia Kerajaan Satria Piningit, tetapi kepada orang-orang dahulu segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan, (Markus)
    1:15 kata Yesus: "Waktu telah genap; Kerajaan Satria Piningit sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" (Markus)
    14:9 Satria Piningit berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Al Quran diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukan ini akan disebut juga untuk mengingat Satria Piningit." (Markus)
    4:11 : "Kepada Satria Piningit telah diberikan rahasia Al Quran, tetapi kepada orang-orang dahulu segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan, (Markus)
    1:15 Satria Piningit berkata : "Waktu telah genap; Kerajaan Satria Piningit sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Al Quranl!" (Markus)
    12:11" hal itu terjadi dari pihak Satria Piningit, suatu perbuatan ajaib di mata kita." (Markus)
    At-Tawbah:33 – Allah yang telah mengutus Rasul Satria Piningit dengan membawa petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan Satria Piningit atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak sukai.
    Āli `Imrān:164 – Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul Satria Piningit dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Satria Piningit yang membersihkan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
    Al-Mu’minūn:52 – Sesungguhnya Satria Piningit ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Allah adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada Satria Piningit-Ku.
    Al-Mu’minūn:53 – Kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan agama yang ada pada sisi mereka.
    Al-Mu’minūn:54 –Maka biarkanlah mereka dalam kesesatan sampai suatu waktu.
    11:10 "Karena tentang Satria Piningit ada tertulis: Lihatlah, Aku suruh utusan-Ku mendahului Satria Piningit, utusan-Ku dahulu mempersiapkan jalan Satria Piningit di hadapanmu." (Matius)
    13:35 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Satria Piningit mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan." (Matius)
    12:7 Yesus berkata :"Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasih dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum Satria Piningit yang tidak bersalah." (Matius)
    5:17 "Janganlah kamu sangka, bahwa Satria Piningit datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Satria Piningit datang bukan untuk meniadakan, melainkan untuk menggenapi."
    8:21 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Masihkah kamu belum mengerti?"
    *15:28 Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: " Satria Piningit terhitung di antara orang-orang durhaka." (Markus)
    wassalam

    BalasHapus
  69. ALKITAB YESAYA
    41:25 Aku telah menggerakkan seorang dari timur. Aku telah memanggil Satria Piningit dengan namanya dan Satria Piningit telah datang dari sebelah matahari terbit.
    45:1 Beginilah firman TUHAN:” Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Satria Piningit yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depan Satria Piningit dan melucuti raja-raja, supaya para raja membuka pintu gerbang untuk Satria Piningit dan supaya pintu gerbang tidak tertutup
    45:2 Aku sendiri berjalan di depan, memecahkan pintu gerbang dan mematahkan palang besi
    26:2 Bukalah pintu gerbang istana, supaya masuk Satria Piningit yang benar dan yang tetap setia!
    26:3 Yang berhati teguh dijaga dengan damai sejahtera, sebab kepada Satria Piningit lah harus percaya”
    22:15 Beginilah firman TUHAN semesta alam:” Mari hai Satria Piningit, pergilah kepada kepala istana ini, kepada yang mengurus istana, dan katakan:
    22:16 Ada apamu dan siapamu di sini?”
    22:17 Sesungguhnya TUHAN melontarkan siapamu jauh-jauh, hai orang pengurus istana! TUHAN memegang siapamu dengan kuat-kuat
    22:18 dan menggulung siapamu keras-keras menjadi suatu gulungan dan menggulingkan siapamu seperti bola ke tanah yang luas; di situlah siapamu akan mati, dan di situlah akan tinggal kereta kemuliaan siapamu, hai siapamu yang memalukan keluarga bangsamu!
    22:19 Aku melemparkan siapamu dari jabatan, dan dari pangkatmu siapamu dijatuhkan.
    22:20 Maka pada waktu itu, Aku memanggil hamba-Ku Satria Piningit
    22:21 Aku mengenakan jubah siapamu kepada Satria Piningit dan ikat pinggang siapamu Kuikatkan kepada Satria Piningit, dan kekuasaan siapamu Kuberikan ke tangan Satria Piningit; maka Satria Piningit menjadi bapa bagi penduduk bangsamu dan bagi kaum bangsamu.
    22:22 Aku menaruh kunci rumah istana ke atas bahu Satria Piningit: apabila Satria Piningit membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Satria Piningit menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    14:18 Semua bekas raja bangsa-bangsa berbaring dalam kemuliaan, dalam rumah kubur masing-masing.
    45:3 Aku memberikan kepada Satria Piningit harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya Satria Piningit tahu, bahwa Akulah Allah.TUHAN yang memanggil Satria Piningit atas nama siapamu.
    39:5 Lalu dengarkanlah firman TUHAN semesta alam!
    39:6 :” Sesungguhnya, suatu masa telah datang, bahwa segala yang ada dalam istana dan yang disimpan oleh nenek moyang sampai hari ini akan diangkut. Tidak ada barang yang ditinggalkan,
    39:7 Dan dari keturunanmu yang diperoleh, diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Satria Piningit “demikianlah firman TUHAN.
    39:8 kepala istana menjawab:”Sungguh baik firman TUHAN yang engkau ucapkan itu!” Tetapi pikirnya:” Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!”
    36:22 Kemudian pergilah kepala istana, dan panitera negara, dan bendahara negara, menghadap kepada raja dengan pakaian yang dikoyakkan, lalu memberitahukan perkataan firman agung itu.
    36:21 Tetapi orang berdiam diri dan tidak menjawab Satria Piningit sepatah katapun, sebab ada perintah raja, berbunyi:”Jangan kamu menjawab Satria Piningit!”
    110:8 Sebab Satria Piningit berkata:” Bukankah panglimaku itu raja-raja semua?”
    60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada Terang Satria Piningit, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit dari Satria Piningit.
    62:3 Satria Piningit menjadi mahkota keagungan d tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Satria Piningit.
    49:7 Beginilah Firman Allah, TUHAN Yang Maha Kudus, tentang Satria Piningit yang dihinakan orang-yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-pembesar:” Raja-raja melihat perbuatan Satria Piningit-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar sujud sembah kepada-Ku, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, yang memilih Satria Piningit.”
    49:23 Maka Satria Piningit mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa orang yang menantikan Satria Piningit tidak mendapat malu.

    BalasHapus
  70. JOKOWI ;" Bila ada yang mencatut nama saya, perhatikan saja"
    ALKITAB YESAYA
    64:5 TUHAN songsong Satria Piningit yang melakukan yang benar dengan mengingat jalan yang TUHAN tunjukkan!
    45:1 Beginilah firman TUHAN:” Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Satria Piningit yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa Indonesia di depan Satria Piningit dan melucuti pemimpin Indonesia, supaya pemimpin Indonesia membuka pintu gerbang untuk Satria Piningit dan supaya pintu gerbang tidak tertutup
    45:2 Aku sendiri berjalan di depan, memecahkan pintu gerbang dan mematahkan palang besi
    26:2 Bukalah pintu gerbang istana, supaya masuk Satria Piningit yang benar dan yang tetap setia!
    26:3 Yang berhati teguh dijaga dengan damai sejahtera, sebab kepada Satria Piningit lah harus percaya”
    22:15 Beginilah firman TUHAN semesta alam:” Mari hai Satria Piningit, pergilah kepada kepala istana ini, kepada yang mengurus istana, dan katakan:
    22:16 Ada apamu dan siapamu di sini?” Kepala istana menjawab;" Ada Presiden Jokowi"
    22:17 Sesungguhnya TUHAN melontarkan ......? jauh-jauh, hai orang pengurus istana! TUHAN memegang ......? dengan kuat-kuat
    22:18 dan menggulung ......? keras-keras menjadi suatu gulungan dan menggulingkan ......? seperti bola ke tanah yang luas; di situlah ......? akan mati, dan di situlah akan tinggal kereta kemuliaan ......?, hai ......? yang memalukan keluarga bangsamu!
    22:19 Aku melemparkan ......? dari jabatan, dan dari pangkatmu .....? dijatuhkan.
    22:20 Maka pada waktu itu, Aku memanggil hamba-Ku Satria Piningit
    22:21 Aku mengenakan jubah Presiden kepada Satria Piningit dan ikat pinggang Presiden Kuikatkan kepada Satria Piningit, dan kekuasaan Presiden Kuberikan ke tangan Satria Piningit; maka Satria Piningit menjadi bapa bagi penduduk bangsa Indonesia dan bagi kaum bangsa Indonesia.
    22:22 Aku menaruh kunci rumah istana ke atas bahu Satria Piningit: apabila Satria Piningit membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Satria Piningit menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    45:3 Aku memberikan kepada Satria Piningit harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya Satria Piningit tahu, bahwa Akulah Allah.TUHAN yang memanggil Satria Piningit atas nama bangsa Indonesia.
    39:5 Lalu dengarkanlah firman TUHAN semesta alam!
    39:6 :” Sesungguhnya, suatu masa telah datang, bahwa segala yang ada dalam istana dan yang disimpan oleh nenek moyang sampai hari ini akan diangkut. Tidak ada barang yang ditinggalkan, (Emang mau dibawa kemana?)
    39:7 Dan dari keturunanmu yang diperoleh, diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Satria Piningit “demikianlah firman TUHAN.
    39:8 kepala istana menjawab:”Sungguh baik firman TUHAN yang terucapkan itu!” Tetapi pikirnya:” Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!”
    36:22 Kemudian pergilah kepala istana menghadap kepada ......? dengan pakaian terkoyakkan, lalu memberitahukan perkataan firman agung itu.
    36:21 Tetapi kepala istana berdiam diri dan tidak menjawab sepatah katapun, sebab ada perintah ......? berbunyi:”Jangan kamu membantah Satria Piningit!”
    110:8 Sebab Satria Piningit berkata:” Bukankah panglimaku itu pemimpin negara semua?”
    60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada Terang Satria Piningit, dan pemimpin negara kepada cahaya yang terbit dari Satria Piningit.
    62:3 Satria Piningit menjadi mahkota keagungan d tangan TUHAN dan serban semua negara di tangan Satria Piningit.
    49:7 Beginilah Firman Allah, TUHAN Yang Maha Kudus, tentang Satria Piningit yang dihinakan orang-yang dijijikkan bangsa-bangsa, kepada hamba penguasa-pembesar :” Semua prmimpin negara melihat perbuatan Satria Piningit-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar sujud sembah kepada-Ku, oleh karena TUHAN yang setia, oleh karena Yang Mahakudus, yang memilih Satria Piningit.”
    49:23 Maka Satria Piningit mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, dan bahwa orang yang menantikan Satria Piningit tidak mendapat malu.

    BalasHapus
  71. Penggenapan Firman Allah
    25:31 “Apabila Satria Piningit datang dalam kemuliaan TUHAN dan semua manusia kudus bersama-sama dengan Satria Piningit, maka Satria Piningit lah bersemayam di atas Takhta kemuliaan TUHAN” (MATIUS)
    25:34 Yesus berkata:” Dan Raja dari semua bangsa itu berkata kepada Satria Piningit yang di sebelah kanan: “Mari, hai kamu Satria Piningit yang diberkati oleh Tuhanku, terimalah Kerajaan ini yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (MATIUS)
    Dan Nabi mereka berkata kepada mereka, sesungguhnya Allah telah mengangkat Satria Piningit menjadi rajamu”. Mereka menjawab, “bagaimana Satria Piningit memperoleh kerajaan kami, sedangkan kami lebih berhak atas kerajaan kami daripada Satria Piningit, dan Satria Piningit tidak diberi kekayaan yang banyak”. (Nabi) menjawab, “Allah telah memilih Satria Piningit menjadi raja atas kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik”. Allah memberikan Kerajaan-Nya kepada Satria Piningit yang Allah kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui” (QS: Al Baqarah: 247).
    25:34 Yesus berkata:” Dan Pemimpin dari semua negara itu berkata kepada Satria Piningit yang di sebelah kanan: “Mari, hai kamu Satria Piningit yang diberkati oleh Tuhanku, terimalah negara ini yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (MATIUS)
    Dan Pemimpin dari semua negara berkata kepada rakyat:” Sesungguhnya Allah telah mengangkat Satria Piningit menjadi rajamu” Mereka bertanya:” Bagaimana Satria Piningit memperoleh negara kami, sedangkan kami lebih berhak atas negara kami daripada Satria Piningit, dan Satria Piningit tidak diberi kekayaan yang banyak”. Pemimpin negara menjawab, “Allah telah memilih Satria Piningit menjadi raja atas kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik”. Allah memberikan Kerajaan-Nya kepada Satria Piningit yang Allah kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui” (QS: Al Baqarah: 247)
    25:34 Dan Presiden Jokowi dari negara Indonesia berkata kepada Satria Piningit yang di sebelah kanan: “Mari, hai kamu Satria Piningit yang diberkati oleh Tuhanku, terimalah negara Indonesia ini yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (MATIUS)
    Dan Presiden Jokowi dari negara Indonesia berkata kepada rakyat:” Sesungguhnya Allah telah mengangkat Satria Piningit menjadi rajamu” Mereka bertanya:” Bagaimana Satria Piningit memperoleh negara Indonesia, sedangkan kami lebih berhak atas negara Indonesia kami daripada Satria Piningit, dan Satria Piningit tidak diberi kekayaan yang banyak”. Presiden Jokowi menjawab, “Allah telah memilih Satria Piningit menjadi raja atas kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik”. Allah memberikan Kerajaan-Nya kepada Satria Piningit yang Allah kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui” (QS: Al Baqarah: 247)
    28:18 Yesus berkata: “Kepada Satria Piningit telah diberikan segala kuasa di bumi” (MATIUS)
    Yā-Sīn:83 – Maka Maha Suci Allah yang di tangan Satria Piningit kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada Satria Piningit lah urusan kamu dikembalikan.
    26:54 Jika begitu,bagaimanakah digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan bahwa harus terjadi demikian? (MATIUS)
    Yang sesuai dengan Proklamasi:
    PROKLAMASI
    Kami bangsa Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaan Indonesia. Hal hal mengenai pemindahan kekuasaan kepada Satria Piningit dilaksanakan dengan secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
    Jakarta………………?
    JOKOWI dan SATRIA PININGIT

    BalasHapus
  72. ALKITAB YESAYA
    45:4 “Oleh karena hamba-Ku dan Indonesia pilihan-Ku, maka Aku memanggil hamba-Ku dengan menggelari nama‘’Satria Piningit’’, sekalipun Satria Piningit tidak mengenal Aku”
    44:23 “Bersorak-sorailah, hai langit, sebab TUHAN telah bertindak, bertepuk soraklah, hai rahim bumi! Bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung, hai hutan serta segala pohon di dalamnya! Sebab TUHAN telah memilih Satria Piningit, dan TUHAN telah memperlihatkan Indonesia dalam hal keagungan Satria Piningit”
    44:21 “Ingatlah semua ini, hai Satria Piningit, sebab engkaulah hamba-Ku. Hai Indonesia Aku telah membentuk Satria Piningit, Satria Piningit adalah hamba-Ku; hai Indonesia, engkau tidak Kulupakan”
    12:4 Pada waktu itu kamu berkata:” Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama Satria Piningit, beritahukanlah perbuatan Satria Piningit di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama Satria Piningit tinggi luhur!”
    33:5 Satria Piningit tinggi luhur, sebab Satria Piningit tinggal di tempat tinggi; Satria Piningit membuat Indonesia penuh keadilan dan kebenaran.
    44:1 “Tetapi sekarang, dengarlah, hai Satria Piningit, hamba-Ku, dan hai Indonesia, yang telah Kupilih!”
    44:8 “Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahu hal itu kepadamu. Indonesia lah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada gunung batu lain, yang tidak Kukenal!”
    63:8 Bukankah TUHAN berfirman:”Sungguh, Indonesialah umat-Ku, anak-anak yang tidak berlaku curang maka Satria Piningit menjadi Juruselamat mereka dalam segala kesesakan mereka”
    43:25 “Aku, Akulah yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Satria Piningit maka Aku tidak mengingat dosamu.
    *44:22 Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada Satria Piningit-Ku, sebab Aku telah memilih Satria Piningit!”
    43:26 “Ingatlah Aku,marilah berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!”
    53:;1″Siapakah yang percaya kepada berita yang telah didengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
    46:10 “yang beritahukan dari hal mula dan yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana,yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai dan segala kehendak-Ku Satria Piningit laksanakan”
    43:21 “Umat Indonesia yang telah Kubentuk bagi Satria Piningit-Ku memberitakan kemasyhuran Satria Piningit-Ku”
    43:10 ” Indonesia inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba Satria Piningit-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada Satria Piningit-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Satria Piningit. Sebelum Satria Piningit tidak ada yang dibentuk, dan sesudah Satria Piningit tidak ada yang lain lagi”
    51:4 “Perhatikanlah suara Satria Piningit-Ku, hai bangsa-bangsa, dan pasanglah telinga kepada Satria Piningit-Ku, hai suku-suku bangsa! Sebab pengajaran keluar dari pada Satria Piningit-Ku dan hukum Satria Piningit-Ku sebagai terang untuk bangsa-bangsa”
    45:22 “Berpalinglah kepada Satria Piningit-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan,hai ujung daratan bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.”
    42:6 “Aku ini, TUHAN, telah memanggil Satria Piningit untuk maksud penyelamatan, telah memegang tangan Satria Piningit; Aku telah membentuk Satria Piningit dan memberi Satria Piningit menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa”
    52:13 “Sesungguhnya hamba-Ku berhasil, Satria Piningit ditinggikan, disanjung dan dimuliakan”
    12:5 Bermazmurlah bagi TUHAN, sebab perbuatan Satria Piningit mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!

    BalasHapus
  73. 28:2 Sesungguhnya, pada Tuhan ada Satria Piningit yang kuat dan tegap, seorang yang disertai angin ribut disertai hujan batu meteor, yakni badai yang membinasakan, seorang yang disertai angin ribut disertai air hujan yang hebat menghanyutkan
    17:15 Yesus berdoa:"Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Satria Piningit melindungi mereka dari pada yang bencana jahat
    7:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada Satria Piningit pada pemberitaan Injil"
    Nūĥ:1 – Sesungguhnya Kami telah mengutus Satria Piningit kepada kaumnya :”Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepada mereka azab yang pedih”
    Nūĥ:2 – Satria Piningit berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya Satria Piningit adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu
    Nūĥ:4 – niscaya Allah mengampuni segala dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui”
    Nūĥ:5 – Satria Piningit berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya Satria Piningit telah serukan kaumku malam dan siang"
    Nūĥ:6 – maka seruan Satria Piningit itu hanyalah menambah mereka lari
    Nūĥ:7 – Dan sesungguhnya setiap kali Satria Piningit seru mereka agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinga dan menutupkan baju (ke wajah) dan mereka tetap (ingkari) dan sombongkan diri dengan sangat.
    Nūĥ:8 – Kemudian sesungguhnya Satria Piningit telah seru mereka dengan cara terang-terangan,
    Saba:16 – Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kebun mereka dengan kebun yang ditumbuhi yang berbuah pahit
    Saba:17 – Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
    26:16 "Ya TUHAN, dalam kesesakan kami mencari Satria Piningit; ketika hajaran-Mu menimpa, kami mengeluh dalam doa" (Yesaya)
    26:8 "Ya TUHAN, kami juga menantikan saat Satria Piningit menjalankan penghakiman; kesukaan kami ialah sebut nama Satria Piningit-Mu dan mengingat Engkau" (Yesaya)
    26:9 Dengan segenap jiwa kami merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati kami mencari Satria Piningit pada waktu pagi; sebab apabila Satria Piningit datang menghakimi bumi, maka penduduk bumi akan belajar apa yang benar (Yesaya)
    26:21 Sebab sesungguhnya, Satria Piningit bersedia keluar dari tempat Pingitan (Yesaya)
    Nabi Muhammad bersabda: “Sungguh Satria Piningit keluar" (HR Muslim)
    Nabi Muhammad bersabda :"Sesungguhnya aku adalah penutup dari seribu Nabi yang telah diutus, dan tidaklah ada seorang Nabi yang diutus kecuali telah memperingatkan kepada umatnya tentang Satria Piningit dan sungguh aku telah diberi penjelasan berkenaan dengan Satria Piningit yang tidak diberikan kepada seorang pun"
    Nabi Muhammad bersabda :“Sungguh, aku telah menceritakan perihal Satria Piningit kepada kalian, hingga aku kawatir kalian tidak lagi mampu memahami Satria Piningit"
    Nabi Muhammad bersabda :“Di antara kedua mata Satria Piningit tertulis KAISAR yang bisa dibaca oleh orang yang mencinta perbuatan Satria Piningit atau bisa dibaca oleh setiap orang mu`min.”
    Al Qasas:5 Dan Kami memberi Satria Piningit kepada orang-orang yang tertindas di bumi itu, dan menjadikan Satria Piningit pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)"
    Rasulullah saw bersabda :“Tidak tersisa di dunia ini, kecuali ada suatu hari yang dipanjangkan Allah hingga Allah mengutus seorang Satria Piningit dariku atau ahli bait. Satria Piningit memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelum itu dipenuhi dengan kezhaliman.” [HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah)

    BalasHapus
  74. Pencarian Si Fulan Satria Piningit
    Nu'aim bin Hammad meriwayatkan dari Said bin Al-Musayyab ia berkata,"Akan ada perpecahan dan perselisihan hingga muncul sebuah telapak tangan dari langit dan berseru suara dari langit, 'Sesungguhnya pemimpin kalian adalah si fulan Satria Piningit,"
    Nu'aim bin Hammad meriwayatkan hadits dari Sa'id bin Al-Musayyab, ia berkata," Fitnah akan terjadi yang awalnya seperti permainan anak-anak; dimana setiap kali tenang di satu sisi, fitnah bergejolak di sisi yang lain. Hal ini terus berlangsung hingga ada suara keras dari langit yang berseru,'Ketahuilah sesungguhnya yang menjadi pemimpin sekarang adalah si fulan Satria Piningit. Si Fulan Satria Piningit lah pemimpin kalian yang sebenarnya- 3 kali-"
    Berkut ini adalah atsar dari riwayat Nuaim bin Hammad dengan sanad dari Abdullah bin Masud, RA dan berkata:
    "Jika perdagangan-perdagangan dan jalan-jalan terputus, fitnah (bencana) banyak terjadi, maka muncullah ulama dari berbagai agama dan negara yang berbeda tanpa sebelumnya ada perjanjian di antara mereka. Masing-masing mereka dibaiat oleh tiga ratus sekian belas laki laki lalu mereka berkumpul di Mekah. Lalu para ulama berjumpa, sebagian dari mereka bertanya kepada yang lain,' Apa sebab kedatangan kalian?'
    Lalu mereka menjawab,' Kami datang untuk mencari si fulan Satria Piningit yang melalui tangan Satria Piningit bencana-bencana ini akan reda, Konstantinopel akan ditaklukkan. Kami telah mengenal nama si fulan Satria Piningit, nama ayahnya, nama ibunya, dan perhiasannya".
    Maka para ulama itu sepakat mencari si fulan Satria Piningit bersama-sama, lalu mereka mencari si fulan Satria Piningit itu, kemudian mereka menemui seseorang itu. Mereka pun bertanya, Kamukah Fulan bin Fulan?' Orang itu menjawab,'Bukan, Aku bukan si fulan'. Orang itu pun meninggalkan mereka.
    Lalu para ulama menceritakan kejadian itu kepada orang yang berpengalaman dan berpengetahuan mengenai si fulan Satria Piningit, lalu dijawab kepada mereka,' Justru Ialah orang yang kalian cari itu, padahal si fulan Satria Piningit telah pergi.' Merekapun mencari lagi orang itu lagi, tetapi mereka berselisih jalan dengan pergi ke jalan lain.
    Mereka pun mencari orang itu, akan tetapi si fulan Satria Piningit justru menghindari mereka, Lalu mereka mencari lagi, Merekapun mendapati orang itu lagi. Mereka bertanya,'Engkau Fulan bin Fulan, Ibumu Fulanah binti Fulan, dan pada dirimu ada tanda begini dan begini, sedangkan Engkau telah menghindari kami satu kali, maka bentangkan tanganmu, Kami akan berbaiat kepadamu." Orang itu menjawab,' Aku bukan orang yang kalian cari, Aku bukan si fulan,' sehingga Ia pun menghindari mereka.
    Lalu mereka mencari lagi. Lantas, mereka mendapati si fulan Satria Piningit. Mereka pun berkata,' Dosa kami dan leher kami menjadi beban kamu apabila kamu tidak bersedia memberi tanganmu untuk kami baiat. Lihatlah, tentara ISIS telah berangkat untuk mengejar kami.'
    Lalu si fulan Satria Piningit duduk diantara "Rukun" dan "Maqom". Si fulan Satria Piningit membentangkan tangan lalu dibaiat. ALLAH menumbuhkan rasa cinta kepada si fulan Satria Piningit di hati semua manusia, lalu si fulan Satria Piningit berjalan bersama mereka seperti singa di siang hari dan seperti pendeta di malam hari."
    (Al-Fitan, Bab: Berkumpulnya Manusia di Mekah dan Pembaiatan mereka terhadap Imam Al-Mahdi hal 214)
    25:31 Yesus berkata:“ Apabila Satria Piningit datang dalam kemuliaan TUHAN dan semua manusia kudus bersama-sama dengan Satria Piningit, maka Satria Piningit lah bersemayam di atas Takhta kemuliaan TUHAN” (MATIUS)

    BalasHapus
  75. ALKITAB YESAYA
    Di Indonesia Tanpa Pemilu Pilpres
    8:10 Buatlah rancangan, tetapi akan gagal juga; ambillah keputusan, tetapi tidak terlaksana juga, sebab Allah sertai Satria Piningit!
    59:19 Maka orang takut kepada nama Satria Piningit di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan Satria Piningit di tempat matahari terbit sebab Satria Piningit datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN. (tanpa pilpres lagi!)
    30:28 Hembusan nafas TUHAN seperti sungai yang menghanyutkan, yang airnya sampai ke leher.
    14:16 Orang yang melihat Satria Piningit memperhatikan dan mengamati Satria Piningit, katanya:" Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang?"
    29:6 Mereka melihat kedatangan Satria Piningit dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis.
    28:2 Sesungguhnya pada Tuhan ada Satria Piningit yang kuat dan tegap, seorang yang disertai angin ribut disertai hujan batu meteor, yakni badai yang membinasakan, seorang yang disertai angin ribut disertai air hujan yang hebat menghanyutkan
    5:30 Jika orang memandang ke bumi, sesungguhnya ada gelap yang sesakkan, dan terang menjadi gelap oleh awan-awan! Pada hari itu mereka diliputi oleh suara seperti suara laut menderu.
    51:6 Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah ke bumi di bawah; sebab langit lenyap seperti asap, bumi memburuk seperti pakaian yang sudah usang dan penduduknya akan mati seperti nyamuk;
    50:3 TUHAN mengenakan pakaian kelam kepada langit dan selimuti dengan kain kabung.
    24:18 Dan tingkap langit terbuka dan bergoncang dasar-dasar bumi.
    24:19 Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing.
    64:3 karena TUHAN melakukan kedahsyatan yang tidak diharapkan, seperti tidak pernah didengar orang sejak dahulu kala!
    15:3 Di jalan-jalan orang berlilitkan kain kabung, di atas sotoh dan di tanah lapang sekalian meratap, sedang air mata bercucuran.
    8:7 sebab sesungguhnya Tuhan membuat air sungai yang kuat dan besar, meluap-luap atas mereka, yaitu negeri segala kemuliaannya; air ini meluap melampaui segenap saluran dan mengalir melampaui segenap tebing,
    8:8 serta menerobos masuk, ibarat banjir yang meluap-luap hingga sampai ke leher; dan sayap-sayapnya yang dikembangkan menutup seantero negeri, ya Imanuel!
    22:1 Ada apa gerangan, maka semua penduduk kota naik ke sotoh-sotoh rumah?
    64:9" Ya TUHAN, janganlah murka amat sangat dan janganlah mengingat dosa kami untuk seterusnya! Sesungguhnya, pandanglah kiranya, kami sekalian adalah umat Satria Piningit-Mu."
    21:25 Yesus :"Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora rob air laut." (Lukas)
    21:26 Yesus :"Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang." (Lukas)
    17:15 Yesus berdoa:”Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Satria Piningit melindungi mereka dari pada yang bencana jahat
    7:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada Satria Piningit pada pemberitaan Injil”
    17:30 "Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Satria Piningit menyatakan diri." (tanpa pilpres lagi!) (Lukas)
    21:28 "Apabila semua itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah muka segala bangsa, sebab penyelamatan bangsa sudah dekat." (Lukas)
    45:23 "Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua bangsa bertekuk lutut di hadapan Satria Piningit-Ku dan bersumpah setia dalam segala bahasa"
    2:11 Karena telah lahir bagi dunia JuruSelamat Satria Piningit.(Lukas)
    (Di Indonesia tanpa pemilu pilpres)

    BalasHapus