Saturday, June 30, 2012

69 Karakter Misterius



       Di atas papan ketik ada 26 tombol huruf, 10 angka dan 32 tanda baca dan simbol-simbol tulisan utama. Jika di tambah dengan satu spasi, semuanya berjumlah 69 karakter. Jumlah yang tak seberapa dan tiada artinya sebelum tangan seorang manusia menyentuh dan memainkannya. Anehnya, hanya dengan membolak-balik susunannya, mengatur besar kecilnya huruf dan spasi, terciptalah sebuah karakter baru yang berbeda.

     Artikel, risalah, pesan, kabar-berita, nasehat, ajakan, perintah, himbauan hingga ancaman, teror dan berbagai karakter baru lainnya. Berbeda efek yang ditimbulkan dari hasil susunan satu orang dengan lainnya meski semua berasal dari bahan baku yang sama, jumlah yang sama, 69 karakter.

      69 karakter misterius. Jumlah yang sama, alat yang sama, tapi beda sentuhan, beda hasil, beda nilai, beda pula efek yang di timbulkannya. Seseorang menyusun karakter dan mengirimkannya ke media baca, jutaan orang memuji dengan penuh kekaguman dan rasa hormat. Tapi orang lain, dengan bahan baku karakter yang sama dan mengirimkannya ke tempat yang sama, jutaan orang mencaci penuh penuh kebencian dan rasa mual.

     69 karakter misterius. Di satu saat orang melihat susunannya lalu tertawa terbahak-bahak hingga keluar dahak. Di saat yang lain orang dibuat menangis tersedu-sedu hingga lidah kelu. Novel, cerpen, puisi, syair dan berbagai karya sastra lainnya, kumpulan karakter tersusun rapi seperti ‘bernyawa,’ membawa ragam cerita yang bisa mengaduk-aduk emosi manusia. Padahal jumlahnya selalu sama, tak lebih dari 69 karakter.

       69 karakter misterius. Seseorang bisa menyusunnya menjadi sebuah energi positif yang menyebarkan kebaikan, kedamaian, cinta dan persaudaraan antar manusia. Lain orang bisa juga menyusunnya menjadi sebuah energi negatif yang menyebarkan kejahatan, keresahan, kebencian dan permusuhan antar manusia. Bahan baku yang sama, alat yang sama, hanya tersusun berbeda.

     Seorang penulis profesional mahir memainkan 69 karakter dengan susunan tertentu sesuai dengan keahliannya. Terciptalah artikel opini 1.000 karakter. Dikirimkan ke media cetak, bisa dihargai Rp. 1 juta. Rp. 1.000,- per karakter. Luar biasa. Jika ia rutin memainkan 69 karakter dengan hingga terkumpul 1 juta karakter dengan susunan berbeda, Rp. 1 miliar didapat hanya dengan mengutak-utik susunan karakter.

   Benarlah kata orang. “Menulis bisa membuatmu jadi kaya.” Kekayaan intelektual tersimpan di balik tulisan. Berapa kayanya penulis novel terkenal J.K. Rowling yang mendulang uang dari royalti penjualan novel Harry Potter? Tak terhitung! Meski bahan bakunya sama dengan yang ada dalam tulisan ini, tak lebih dari 69 karakter, tapi efek yang dihasilkan antara keduanya sungguh jauh-jauh berbeda.

     Di sisi lain, “Menulis juga bisa membuatmu bangkrut bahkan masuk penjara!” Cobalah susun 1.000 karakter yang berisi fitnah kepada orang penting dan jangan kaget bila sewaktu-waktu mendapat tuntutan hukum atas dasar pencemaran nama baik seseorang. Siapkan saja sejumlah uang sebagai tebusan bila gagal menempuh jalur kekeluargaan.
69 karakter misterius. Seorang pejabat penting menulis selembar surat tak lebih dari 1.000 karakter ditujukan kepada seorang pengusaha yang sedang berburu proyek negara. Ia bisa mendapat imbalan Rp. 1 miliar. Artinya, Rp. 1 juta per karakter!

    Lebih luar biasa lagi jika seorang presiden membuat tulisan khusus sebanyak 1.000 karakter juga  yang dikirimkan kepada alamat yang tepat, lalu dari tulisannya berefek menyelamatkan uang negara sejumlah Rp. 100 triliun dari tangan koruptor. Rp. 100 milyar per karakter! Bahan bakunya sama, 69 karakter, hanya ditulis oleh orang berbeda dengan susunan berbeda.

      69 karakter misterius. Seperti misteriusnya penemuan karakter dalam simbol-simbol dan tanda yang menjadi catatan sejarah manusia sepanjang peradaban. Jika dalam tulisan hanya ada 69 karakter berbeda, maka dalam diri manusia, sejumlah penduduk bumi pada abad ini, setidaknya ada 7 milyar karakter yang tak pernah sama antara satu manusia dengan manusia lainnya. 

    Lebih misterius lagi bagaimana Sang Pencipta menghubungkan milyaran karakter manusia dengan kemampuan berbahasa, saling mengenal dan saling memahami via simbol tak lebih dari 69 karakter hanya dengan cara menulis dan membaca. ***



Salam...
El Jeffry

No comments:

Post a Comment