Monday, May 7, 2012

Universitas Kehidupan Nyata


(Kamus Besar Alam Semesta)

kutemukan kata cinta dan pengorbanan,
pada seekor induk ayam yang mati terkapar,
dalam pertarungan melindungi anak-anaknya dari serangan elang lapar.

kutemukan kata keserakahan,
pada seekor kera yang menggenggam empat pisang pada seluruh tangan dan kakinya,
sementara mulutnya tengah asyik mengunyah dengan lahapnya.

kutemukan kata keadilan,
pada seorang pemain sirkus yang berjalan meniti tali di ketinggian,
tongkat kayu panjang melintang terus melangkah dalam keseimbangan,
lentur bergerak oleng sedikit kiri kanan,
tapi akhirnya berhasil sampai tujuan.

kutemukan kata kekuasaan,
pada seekor singa yang mengaum di tengah rimba dengan sombong dan bangga,
tanpa seekor binatangpun berani menatap sorot matanya di atas singgasana.

kutemukan kata kesabaran,
pada seekor katak yang berpuasa selama musim kemarau menunggu saat hujan tiba.

kutemukan kata kebuasan,
pada sekawanan serigala yang berebut domba,
lalu saling memangsa sesama mereka ketika tak ada lagi korban yang dimangsa.

kutemukan kata kebersamaan,
pada diri ini, 
sepanjang perjuangan mempertahankan tubuh dari kematian,saat panca indera bekerja dengan potensi masing-masing,
mata melihat, telinga mendengar,  lidah mengecap, hidung mencium, kulit meraba,
anggota badan, tangan dan kaki bekerja patuh dalam gerak dan diam,
organ bekerja rampak-rancak dalam sadar dan di bawah sadar,
jantung berpacu memompa darah, paru-paru menghirup udara segar,
metabolisme berlangsung tanpa henti,
hingga saat berakhir nyawa ini...[][][]

Robby J S

No comments:

Post a Comment