Monday, May 14, 2012

Track Record

    Kebanyakan kita memandang track record (rekam jejak) hanya diperlukan bagi mereka yang hendak mempromosikan diri menjadi pejabat penting kenegaraan, sebagai referensi "feet and proper test" (uji kelayakan dan kepatutan). Padahal sesungguhnya rekam jejak itu ada dan selalu ada pada diri setiap manusia sebagai sejarah perjalanan hidupnya, pada saat dibutuhkan untuk tujuan tertentu atau tidak. 

     "Track record" adalah riwayat hidup, itulah gambar film kita yang bisa ditonton hari ini, dan bakal dipertontonkan setelah tamat riwayat kita di dunia, alias mati. Di sidang pengadilan akhirat, mahkamah malaikat di bawah pimpinan Hakim Yang Maha Agung akan memutar "full time" "track record" setiap jiwa kita, setiap episode, tanpa sensor sedikitpun. Tujuannya sama, untuk menempatkan di posisi mana jabatan yang layak bagi kita, sebagai penghuni surga, atau neraka.

     "Track record" akan menjadi saksi dan bukti yang tak dapat dibantah oleh mulut kita, dan tak ada pembela, pengacara atau penasihat hukum, mulut tersumpal, tangan, kaki dan anggota badan yang bicara. Beruntunglah kita yang memiliki "track record" baik, dan merugilah kita yang memiliki "track record" buruk.

     Sepandai-pandai menyimpan bangkai, saat itu bau busuk akan tercium jua. "Becik ketitik, olo ketoro," baik buruk perbuatan menjadi jejak yang terekam sebagai referensi keputusan balasan, meskipun itu sebesar atom, tak ada yang terlewatkan.

     Kata peribahasa, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati (mestinya) meninggalkan kebajikan. Amal kebajikan, itulah sebaik-baik "track record", rekam jejak manusia dalam kehidupan dunia, untuk hari ini, maupun untuk masa depan di akhirat nanti...

Salam…
El Jeffry






1 comment:

  1. eToro is the ultimate forex trading platform for novice and full-time traders.

    ReplyDelete