Sunday, May 6, 2012

IKLAN, IKLAN, IKLAN...


(Kapitalisme dan Peradaban)
 
gelombang kapitalisme menggulung spiritualisme
obsesi kebendaan menjerat idealisme
fisik materi duniawi menjadi simbolisme

menciut standar nilai tukar
pada rupiah, real dan dollar
harga manusia semakin murah dan rendah daya tawar
pintu-pintu hati terkunci mati
ruh, ruhiyah, ruhaniah, terpenjara di balik gerbang besi
ke mana lagi ditemui arti kehidupan hakiki?

wajah-wajah tertutup di balik topeng
mengkamuflase pigmen hitam, borok dan koreng
otak dan dijejali pesan setan
iklan, iklan dan iklan...
di bawah kesadaran, di mana akal sehat akan bertahan?

krim pencerah, pemutih kulit, penghitam rambut,
pengkilat gigi, pewangi nafas, penjernih mata,
pemanis bibir, pengharum tubuh,
citra-citra di tawarka penuh rekayasa

pencerdas isi kepala, antiseptik, bebas kolesterol,
nutrisi rendah kalori, obat batuk flu dan pilek,
pembasmi kutu air, anti mencret, energi ekstra, cuci telinga
hantu penyakit dihadirkan dengan dalih kesehatan

pengharum ruangan, pemangi pakaian,
pewarna kuku, semir sepatu, rak buku,
kenyamanan berkendara, kemudahan aktivitas rumah tangga,
komunikasi dan transportasi, kehebatan dan gengsi seorang pria 
kemewahan dan kesombongan gaya
ditempa dengan daya pikat luar biasa

iklan, iklan, iklan...
yel-yel dikobarkan
jargon-jargon dikabarkan
slogan-slogan dikibarkan
propaganda disebarkan
indoktrinasi ditebarkan

audio visual dan media cetak mencuci otak
korban-korban berjatuhan tak bisa mengelak
pemirsa, pendengar dan semua penerima
mulut menganga, kucuran pesan tertelan sebulat-bulatnya
tak ada waktu tersisa mencerna dan bertanya

Tuhan tersingkir ke masjid, pura, wihara, candi dan gereja
agama tinggal nama, dogma dan lembar-lembar wacana
kafir dan fakir, kufur dan ghurur, mungkar dan mangkir
batas garis hitam putih menjadi sumir
remang-remang, abu-abu, bukan kegelapan, bukan pula cahaya
di mana para manusia?

neokolonialisme dan neo imperialisme
penjajahan modernisasi dan westernisasi
setan sukses bermutasi
menyatu dalam jasad-jasad mati suri
geriap sains, gemerlap industri, gejolak teknologi
kemanusiaan terganti mummi dan zombi
di mana para manusia?

iklan, iklan, iklan...
tersisa sebaris pertanyaan
masihkan ada yang percaya pada Tuhan?

Robby JS

No comments:

Post a Comment