Saturday, April 28, 2012

Pancasilais Versus Agamis


Ketika bicara tentang masa depan umat-bangsa negara, nasionalis dan agamis tiba-tiba bersitegang dan bertolak belakang.

Pancasilais bicara dengan bahasa pancasila dengan setumpuk teori akademis, lengkap dengan argumen valid dan logis, tapi ia alergi dan pesimis:

"Agama tak bisa menjawab problem-problem negara,"
padahal dia orang beragama.

Agamis bicara dengan bahasa agama dengan seberkas ilmu lengkap dan dalil-dalil shahih, tapi ia alergi dan pesimis:

"Pancasila tak bisa menjawab problem-problem negara,"
padahal ia hidup bebas beragama selama ini dalam jaminan pancasila.

Seorang anak gembala yang awam dan buta mengenai Pancasila dan agama kecuali hanya beberapa sila dan ayat saja malah lebih bijak dalam menyikapi suasana:

"Tak penting bagiku apakah istilahnya pancasila atau agama, aku ikut keduanya, yang mana keduanya bisa membawa masa depan yang lebih baik bagi orang lemah seperti saya, itulah yang layak saya bela. Tapi jika hanya berdebat kusir tanpa bukti nyata manfaat bagi saya, dua-duanya hanya sia-sia."

Salam…
El Jeffry

No comments:

Post a Comment