Friday, April 20, 2012

KATAKAN TIDAK !

Katakan tidak pada korupsi !
Katakan tidak pada kolusi !
Katakan tidak pada nepotisme !
Katakan tidak pada suap !
Katakan tidak pada sogokan !
Katakan tidak pada "wani piro?" !
Katakan tidak pada pelicin !
Katakan tidak pada pembajakan !
Katakan tidak pada pembalakan liar !
Katakan tidak pada pencontekan !
Katakan tidak pada pencurian !
Katakan tidak pada penipuan !
Katakan tidak pada "black market' !
Katakan tidak pada "salam tempel" tilang !
Katakan tidak pada "mark up" !
Katakan tidak pada miras dan narkoba !
Katakan tidak pada zina dengan segala bentuknya !
Katakan tidak pada judi dan sejenisnya !
Katakan tidak pada bicara dusta !
Katakan tidak pada ingkar janji !
Katakan tidak pada khianat !
Katakan tidak pada putus asa !
Katakan tidak pada lemah semangat !
Katakan tidak pada penipuan !
Katakan tidak pada keserakahan !
Katakan tidak pada ketakutan !
Katakan tidak pada kebingungan !
Katakan tidak pada kecerobohan !
Katakan tidak pada perbudakan !
Katakan tidak pada penjajahan !
Katakan tidak pada penindasan !

Katakan tidak pada pelanggaran hak-hak orang !
Katakan tidak pada pelanggaran hak-hak alam !
Katakan tidak pada pelanggaran hak-hak Tuhan !

Hanya katakan "Tidak !", apa susahnya?

Jangan pernah kita meremehkan kata-kata.
Perubahan, perbaikan dan penyempurnaan selalu diawali dengan kata-kata.
Kata-kata selalu diawali dengan niat kuat dan itikad.
Kata-kata adalah "akad" jiwa, pengikat hati dan lisan untuk melahirakn perbuatan.
Kata-kata adalah energi, power, kekuatan dalam jiwa.
Bila ia terucap terus-menerus pasti akan membangkitkan raga.

Katakan saja, tak perlu pikirkan berhasil atau tidak.
Jika kita telah meyakini semua itu adalah kebaikan, jangan pernah ragu untuk selalu mengucapkan.

Kesabaran, kesungguhan, keyakinan.
Seperti tetesan air melubangi sebongkah batu.
Hati yang keras bila saatnya tiba pasti akan melunak.
Hari ini gagal, mungkin esok berhasil.
Esok gagal mungkin lusa berhasil.

Lusa gagal mungkin pekan depan, tahun depan, dua puluh tahun lagi,
atau mungkin saat kematian menjelang baru berhasil.
Bila saat kematian masih gagal, setidaknya kita sudah berniat dan berbuat.
Sesungguhnya itulah yang dinilai keberhasilan sesungguhnya.
Keberhasilan memperjuangkan perubahan dan perbaikan hidup kita.
Setidaknya "spirit perjuangan" akan kita tinggalkan sebagai sebuah warisan berharga.
Untuk kebaikan generasi anak cucu kita, dunia kebaikan dunia berikutnya.

 
El Jeffry

No comments:

Post a Comment