Friday, March 30, 2012

LINGKARAN SETAN

Aneka permasalahan tumpang tindih bertumpuk-tumpuk bergumul menjadi kemelut saling berkait saling memperumit melingkar tanpa ujung-pangkal bagai serabut kusut tanpa bisa diurai dan diurut. Formasi lingkaran hitam dan misterius. Sebab akibat tak lagi jelas, semuanya samar-samar. Tak ada hulu dan muara. Tak terang akar, cabang dan daunnya. Tak ketahuan mana yang lebih dulu ada, telur, atau ayam. Serba membingungkan. Itulah lingkaran setan.

Kebingungan, kelimpungan, kelabakan, keraguan. Maju salah mundurpun salah. Bergerak susah diampun susah. Dilema. Simalakama. Semua jadi serba salah. Skeptis. Apatis. Pesimis. Akhirnya putus asa. Lingkaran setan adalah derita, bencana dan petaka. Seperti tali yang siap menjerat leher, kehidupan terancam bahaya. Tiang gantungan terpancang, tinggal tunggu waktu, eksekusi terakhir, kematian.

Kehidupan adalah rangkaian permasalahan. Ketika manusia terbiasa mengabaikan dan meremehkannya, secara akumulatif masalah-masalah kecil-sederhana-remeh-temah tiba-tiba membesar-menggelembung-meraksasa. Horor dan teror perusak ketenangan dan kedamaian. Awan gelap menutup hari depan. Tak ada jalan keluar. Tak ada solusi. Kebuntuan. Stagnasi.

Setan memang cerdik dan licik memasang perangkap, jerat-jerat setan tersebar dalam kegelapan. Tanpa disadari. Saat senja seakan semua baik-baik saja, sejenak terlena dalam tidur di tengah malam, pagi- pagi semua berubah suram. Lingkaran setan. Lingkaran permasalahan tak terpecahkan.

Masih adakah jalan keluar? Mestinya ada. Manusia adalah makhluk berakal. Hanya akal satu-satunya jalan melepaskan diri dari jeratan setan. Selama masih ada akal, selama itu pula manusia mampu mempertahankan kelangsungan kehidupan. Dengan akal manusia memimpin bumi, khalifah atas dunia, makhluk terpilih yang paling mulia.

Dengan akal manusia menangkap pengetahuan. Dengan pengetahuan manusia memahami keberadaan, kebenaran dan keyakinan. Dengan pengetahuan manusia mengenal Tuhan. Kepercayaan, keimanan, keyakinan. Akal-iman, akal pikiran berpadu dengan iman keyakinan, pilar kekuatan manusia mengalahkan musuh-musuhnya, termasuk setan dengan jerat-jerat lingkaran muslihatnya.

Setan adalah bagian dari ujian. Pergelaran panggung besar kehidupan, perputaran waktu, perjalanan sejarah, roda peradaban. Siang- malam, hitam- putih, kebenaran- kebatilan. Nikmat- siksa. Surga- neraka. Dinamika kehidupan manusia. Permainan unique Sang Sutradara. Setan adalah bagian dari rencana besar, manifestasi eksentrik rahmah Ar Rahim. Manusia diplot menjadi rahmatan lil alamin, rahmah alam semesta, menyebarkan cahaya kasih cinta.

Kegelapan diciptakan. Setan diturunkan. Genderang perang ditabuh sejak pertama kali Adam ditiupkan ruh, manusia pertama. Di bumi mayapada, arena resmi pertarungan sesungguhnya. Kegelapan setan untuk menguji cahaya manusia, seleksi-evolusi kehendak Pencipta, siapa yang menang, dialah sejatinya jawara.

Lingkaran setan adalah ujian besar. Siapa yang lolos dari jeratnya, dialah yang berhak menyandang juara, pembebasan siksa, kemenangan besar, pahala kebaikan, surga. Siapa yang kalah, terjerat siksa, kekalahan besar, balasan keburukan dosa, neraka. Orang berkata : “ Kenali musuhmu, maka kau akan dapat menaklukkannya. Dekati musuhmu, mendekat dan lebih dekat lagi, maka kau akan membongkar rahasia kekuatannya. “ Setan adalah musuh nyata. Setan adalah penyimpangan, pengingkaran, pembangkangan dan penyelewengan. Setan adalah keburukan-kejahatan.

Sesungguhnya kekuatan setan itu lemah, tak lebih dari tipu muslihat belaka. Yang kalah tak berdaya hanyalah mereka yang tertipu dengannya. Sebaik-baik strategi setan, masih lebih baik strategi manusia. Tentu dengan senjata pusaka akal dan iman. Logika dan keyakinan. Nalar dan kepercayaan. Gerak dua arah yang bekerja ke satu arah, seperti gunting tajam membelah kertas. Kombinasi sempurna power eksternal-internal, jasad-ruh, material-spiritual, zhahir-bathin, luar-dalam.

Akal-iman adalah cahaya-putih-kebenaran. Ia akan mengalahkan kegelapan-hitam-kebatilan. Lingkaran setan adalah sistem. Untuk menghancurkannya harus keluar dari sistem. Setan bekerja lewat nafsu-syahwat. Emosi, angan, obsesi, ambisi, ragam keinginan. Setan bekerja lewat tabiat, ketergesa-gesaan, kecerobohan, kelalaian, lupa, keluh kesah, keraguan, dan keputus asaan. Setan tak bisa dikalahkan dengan cara-cara setan. Akal-aman harus dikedepankan. Pengetahuan-keyakinan harus mengambil peran.

Datangi lingkaran setan dengan tenang, khusyu'-ikhlas, kendali emosi, redam amarah, buang kebencian, sisihkan ambisi dan obsesi, jaga kewaspadaan, ingatan, kesabaran, keyakinan, kesungguhan dan pantang menyerah pada keputus asaan. Bila cahaya datang, kegelapan pasti hilang. Bila kebenaran datang, kebatilan pasti tumbang. Bila putih datang, hitam terhapuskan. Tajamkan penglihatan, uraikan serabut lingkaran, temukan ujungnya, putuskan. Lingkaran akan terurai, pecahkan satu persatu, titik demi titik, sel demi sel, jengkal demi jengkal, hingga habis tuntas tak berbekas.

Lingkaran setan bekerja seperti rantai. Mata rantai utama terbuka, akan terbuka pula mata rantai selanjutnya. Lingkaran setan tumbuh bagai sebuah pohon, bongkar akarnya, maka seluruh dahan, cabang, ranting dan daun akan mati kering tak tumbuh lagi. Lingkaran setan mengalir seperti sungai. Tutup mata air di hulunya, keringlah seluruh air sampai di muara.

Lingkaran setan permasalahan selalu ada dalam kehidupan manusia di alam dunia, dalam satu jiwa, satu keluarga, satu komunitas warga, satu umat-bangsa-negara.  Temukan mata rantai utama, akar dan hulu, kunci rahasia dari kekuatan lingkaran setan. Selama belum ditemukan kunsi rahasia itu, lingkaran akan terus ada dan terus menjerat leher-leher kehidupan manusia.

Jangan biarkan lingkaran setan tumbuh dan berkembang. Waspadai benih- benih awal, munculnya mata rantai utama, akar awal dan hulu pertama. Perlindungan adalah pertahanan terkuat. Setan kebathilan-kegelapan tak berdaya menembus wilayah kekuasaan cahaya-kebenaran, benteng suci Sang Pencipta, Tuhan Pemilik kebenaran, Cahaya di atas segala cahaya. PadaNya tempat teraman bersandar, keselamatan dari bencana, dan dariNya pertolongan dan kekuatan penghancur lingkaran setan dengan segala bentuk, skala dan strateginya.

“ Katakanlah : Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia... “ ***


El Jeffry

No comments:

Post a Comment