Wednesday, March 14, 2012

KURSI PUN BERTANYA

Ada apa denganmu wahai manusia ? Dulu kau rebut aku dengan kepercayaan, lalu kuberi engkau kekuasaan, apa yang kau inginkan bisa kau dapatkan, puja- puji, penghormatan kiri kanan, kenyamanan, kenikmatan, kesenangan, semua yang tak kau dapatkan saat masih berdiri kelelahan. 

Tapi kini kaukhianati amanat yang kutitipkan. Adakah kau kira aku buta dan tuli ? Tidak, aku melihat dan mendengar, lebih tajam dari penglihatan dan pendengaranmu, sebab aku setia pada janji dan teguh memegang sumpah, tidak seperti engkau, gemar ingkar dan gemar melanggar. 

Ada apa denganmu wahai manusia ? Dengan setia aku memangkumu di gedung terhormat, tapi kau diam- diam bersekongkol di ruang rapat, tersembunyi dan tertutup rapat, bersekutu dengan setan- setan berdasi bersertifikat, rencana terselubung tjuan jahat, kau ciderai amanat rakyat, dengan bermacam aturan resmi sebagai alat, kau bungkus dengan bahasa apa saja tetaplah khianat, tetaplah terlaknat. 

Pemimpin yang zalim, engkau tak bisa berlepas dari apa yang terjadi, aku akan menyeretmu ke dalam kehancuran, hina dan sesal berkepanjangan, bila saatnya telah tiba.

Ada apa denganmu wahai manusia ? Dengan setia aku memangkumu di ruang persidangan, tapi kau putus perkara dengan aniaya, yang benar kau salahkan, yang salah kau benarkan, kau rusak neraca keadilan, kau korbankan si lemah tak berdosa, atas nama hukum pidana atau perdata, kau ketukkan palu, kau jatuhkan vonis- vonis palsu. 


Hakim yang zalim, aku akan menyeretmu ke dalam kehancuran, hina dan sesal berkepanjangan, bila saatnya telah tiba. 

Ada apa denganmu wahai manusia, gengan setia aku memangkumu di ruang pertemuan, kau gunakan aku untuk menyulut kebencian, dendam, perselisihan dan permusuhan, ghibah dan fitnah, tuduhan- tuduhan tanpa bukti yang sah, pergunjingan, perselingkuhan, pencemaran nama baik, cacian makian dan hujatan, demi pemenuhan nafsu dan hasrat, kata- kata kau umbar tanpa tertutup aurat. 


Majelis yang zalim, aku akan menyeret seluruh yang terlibat ke dalam kehancuran, hina dan sesal berkepanjangan, bila saatnya telah tiba.

Ada apa denganmu wahai manusia ? Aku dan semua kursi yang ada di dunia selalu bertanya, sebab kami telah mengemban amanat suci, memangkumu untuk menguji, sejauh mana keteguhanmu memegang janji, memenuhi hak- hak kami, kekuasaan dan kesempatan. Kami, kursi- kursi di seluruh dunia, alam semesta, semua berada dalam pengawasan kursi di atas arasy yang tinggi, akan senantiasa bersaksi dan terus bersaksi, sampai selesai segala urusan, bila saatnya telah tiba...***



El Jeffry

No comments:

Post a Comment