Wednesday, March 14, 2012

(Sebaiknya) Jangan Bicara

Jangan bicara tentang cinta, sebelum merasakan sesaknya terbakar kebencian.
Jangan bicara tentang rindu , sebelum merasakan panasnya terbakar dendam.
Jangan bicara tentang keadilan, sebelum merasa pedihnya penganiayaan.
Jangan bicara tentang kejujuran, sebelum merasa kecewanya pengkhianatan.
Jangan bicara tentang kemerdekaan, sebelum merasakan pengapnya terpenjara tiran.
Jangan bicara tentang perjuangan, sebelum merasa derita luka- luka penjajahan.
Jangan bicara tentang kebenaran, sebelum merasa tersiksanya dalam kesesatan.
Jangan bicara tentang cahaya, sebelum merasa sengsaranya terjebak dalam kegelapan.
Jangan bicara tentang nikmat, sebelum merasakan pedihnya azab.
Sangat mudah untuk bicara, tapi sebelum merasakan apa- apa, kita tak pernah bisa berbuat apa- apa. Sebab suara hanya keluar dari pengetahuan dan prasangka belaka, qaala wa qiila, katanya dan katanya. Hanya simpati, bukan empati, hanya basa- basi, bukan setulus hati, hanya penghibur, bukan solusi.
Engkau di sana, aku di sini, kita tak pernah saling berbagi dan saling mengisi, kecuali hanya formalitas dan imitasi. Kita memang saudara, saling sapa, saling tatap muka, satu rumah, tapi saling terpisah dalam kamar yang berbeda.
Kita tak pernah benar- benar menjadi saudara, kecuali hanya kemasan luar saja. Sebab saudara sejati adalah seumpama satu jiwa, lahir dari rahim yang sama, kenyang yang sama, lapar yang sama, senang susah yang sama, nikmat siksa yang sama. Aku sakit engkau pun sakit, aku terluka engkaupun terluka, aku terbunuh engkaupun terbunuh. Sehidup semati, itulah satu jiwa. 
Hanya dengan cita rasa kita baru mamahami hakikat makna.
Hanya dengan  cita rasa kita bisa membedakan baik- buruk, benar- salah, cahaya- kegelapan, cinta- benci, rindu- dendam, tidak sebelum itu, tidak akan sempurna.
Hanya dengan  cita rasa kita benar- benar menjadi saudara.
Manusia seisi dunia sejatinya hanya satu. Satu dalam keragaman, ragam dalam kesatuan. Satu rupa, satu karya, satu spesies, satu tubuh, satu jiwa, satu nama,,, manusia…

Salam…
El Jeffry

No comments:

Post a Comment